Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 – week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 – 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat.

Menurut Yudhono Rawis, CEO & Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi.

“Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat,” ujar Yudho.

Secara teknikal, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. Area US$57.800 – 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut.

Di sisi makro, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli.

“Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto,” jelas Yudho.

Perhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya.

“Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor,” kata Yudho.

Sementara itu, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 – 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar.

“Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan,” tambahnya.

Selain faktor pasar, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus.

“Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto,” ujar Yudho.

Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio.

FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.

Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik per 3 Juli 2026 dan bertujuan sebagai informasi pasar. Seluruh informasi bukan merupakan rekomendasi investasi maupun ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Investor diharapkan melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Finance Sambangi Jayapura Lewat BRI Consumer Expo 2026 dengan Beragam Penawaran Pembiayaan

    BRI Finance Sambangi Jayapura Lewat BRI Consumer Expo 2026 dengan Beragam Penawaran Pembiayaan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jayapura, 12 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut berpartisipasi dalam gelaran BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung pada 12–13 Juni 2026 di Mall Jayapura Lantai 1. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian expo konsumer yang diselenggarakan oleh BRI untuk menghadirkan solusi finansial terpadu bagi masyarakat, mulai dari kebutuhan hunian, kendaraan, hingga […]

  • Avenew Hadirkan AveXchange 2026, PMO Exchange Pertama di Indonesia untuk Mengungkap “The X Factor of PMO”

    Avenew Hadirkan AveXchange 2026, PMO Exchange Pertama di Indonesia untuk Mengungkap “The X Factor of PMO”

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Berdasarkan penelitian PMO di Indonesia terbaru, sebesar 40% proyek di berbagai industri terancam gagal akibat tata kelola yang tidak efektif, sehingga tantangan PMO kini bergeser dari sekadar standarisasi proses menjadi pencipta nilai bisnis. Menjawab tantangan tersebut, Avenew Indonesia menyelenggarakan AveXchange 2026: The X Factor of PMO, forum pertukaran PMO pertama di Indonesia yang akan dilaksanakan […]

  • Public

    OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan yang layak hingga daerah pelosok, OCBC Syariah berkolaborasi dengan Rumah Wakaf menggelar program edukasi inklusif bertajuk AMAL Menyala Negeriku. Berlangsung pada 23 – 25 September 2026, program ini memadukan perbaikan sarana pendidikan serta pembekalan keterampilan dan literasi dasar bagi 88 siswa serta 18 tenaga pendidik dan staf […]

  • KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026

    KAI Bandara Layani Lebih dari 2,1 Juta Penumpang di Sumatera Utara Selama Semester I 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat layanan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara melayani sebanyak 2,2 juta penumpang selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 2,35% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 2 juta penumpang, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan tepat waktu. […]

  • Public

    Jawab Tantangan Dinamika Ekonomi Global, BINUS @Medan Luncurkan Joint Degree Digital Business Bersama Asia University Taiwan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Medan, 25 September 2026 — Perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi digital global yang kian pesat menuntut hadirnya talenta masa depan yang adaptif, berwawasan luas, serta memiliki daya saing internasional. Memahami urgensi tersebut, BINUS @Medan menggelar perhelatan strategis yaitu peluncuran Program Joint Degree Digital Business hasil kolaborasi dengan Asia University Taiwan. Acara ini dihadiri oleh pimpinan […]

  • Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

    Transportasi Perkotaan untuk Masa Depan dan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Dari perjalanan, operasional, hingga kebiasaan pengguna. Kebutuhan mobilitas masyarakat terus berkembang seiring dengan aktivitas perkotaan yang semakin beragam. Semakin banyak orang yang perlu berpindah dari satu tempat ke tempat lain, semakin besar pula kebutuhan terhadap transportasi yang mampu melayani mobilitas sekaligus memperhatikan lingkungan. Di tengah kebutuhan tersebut, transportasi publik memiliki peran yang semakin penting. Bukan […]

expand_less