Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Libur Sekolah Dongkrak Mobilitas Masyarakat, Ini 5 Kereta Api Favorit Keberangkatan Daop 2 Bandung

Libur Sekolah Dongkrak Mobilitas Masyarakat, Ini 5 Kereta Api Favorit Keberangkatan Daop 2 Bandung

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Info Daop 2 Bd

Senin, 6 Juli 2026

Libur Sekolah Dongkrak Mobilitas Masyarakat, Ini 5 Kereta Api Favorit Keberangkatan Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 6 Juli 2026 – Tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah mendorong peningkatan volume pelanggan kereta api keberangkatan awal dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Sejumlah kereta api bahkan mencatat tingkat okupansi yang melampaui 100 persen, menandakan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk berbagai tujuan perjalanan.

Berdasarkan data operasional KAI Daop 2 Bandung, lima kereta api dengan jumlah pelanggan terbanyak selama periode libur sekolah adalah

– KA Sangkuriang,

– KA Kahuripan,

– KA Malabar,

– KA Papandayan, dan

– KA Mutiara Selatan.

KA (7044) Sangkuriang menjadi kereta api dengan tingkat okupansi tertinggi. Dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 7.040 kursi selama periode tersebut, KA relasi Bandung-Ketapang PP ini melayani sebanyak 19.997 pelanggan atau mencatat okupansi mencapai 284,0 persen.

Posisi berikutnya ditempati KA (70) Malabar relasi Bandung–Malang PP yang melayani 18.768 pelanggan dari kapasitas 8.320 tempat duduk, dengan tingkat okupansi sebesar 225,6 persen.

Selanjutnya, KA Kahuripan (274) relasi Kiaracondong–Blitar PP melayani 23.707 pelanggan dari kapasitas 11.872 tempat duduk atau mencatat okupansi 199,7 persen.

KA (129) Papandayan relasi Garut-Gambir PP juga menjadi salah satu favorit masyarakat dengan jumlah pelanggan mencapai 14.013 orang dari kapasitas 7.520 tempat duduk atau okupansi sebesar 186,3 persen.

Sementara itu, KA (72) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP melayani 13.934 pelanggan dari kapasitas 8.320 tempat duduk, dengan tingkat okupansi mencapai 167,5 persen.

Selain kereta api favorit, sejumlah relasi perjalanan juga menjadi tujuan utama pelanggan selama musim libur sekolah. Lima relasi dengan permintaan tertinggi yakni

– Bandung–Gambir,

– Bandung–Yogyakarta,

– Kiaracondong–Kutoarjo,

– Kiaracondong–Lempuyangan, serta

– Bandung–Surabaya Gubeng.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya okupansi sejumlah kereta api menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan transportasi kereta api.

“Selama masa libur sekolah, kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan. Tingginya tingkat okupansi pada sejumlah kereta api juga menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat untuk berwisata maupun untuk bersilaturahmi bersama keluarga,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa tingginya angka okupansi tidak berarti terjadi kelebihan kapasitas tempat duduk, melainkan merupakan akumulasi jumlah pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan (dinamis), sehingga satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu rangkaian perjalanan.

“KAI menerapkan sistem penjualan tiket sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia pada setiap segmen perjalanan. Dengan demikian, seluruh pelanggan tetap memperoleh tempat duduk sesuai tiket yang dimiliki, meskipun secara akumulatif tingkat okupansi dapat melebihi 100 persen,” jelasnya.

KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi selama masa libur sekolah. KAI akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak di 131 Unit Kerja, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Kompetitif

    BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak di 131 Unit Kerja, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut mendukung penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026 yang berlangsung secara serentak pada 6–10 Juli 2026 di 131 Unit Kerja BRI. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BRI Group dalam memperluas akses pembiayaan kendaraan sekaligus menghadirkan berbagai penawaran menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan […]

  • Bukan Sekadar Patuh Regulasi, Dunia Usaha Didorong Jadikan Perlindungan Anak Strategi Bisnis

    Bukan Sekadar Patuh Regulasi, Dunia Usaha Didorong Jadikan Perlindungan Anak Strategi Bisnis

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Perlindungan anak perlu menjadi bagian dari tata kelola dan strategi bisnis, bukan sekadar kewajiban untuk memenuhi regulasi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan KPAI, BINUS Business School, IGCN, pemerintah, dan dunia usaha, para pemangku kepentingan mendorong penguatan kolaborasi untuk membangun ekosistem bisnis yang ramah anak dan bebas dari eksploitasi. Diskusi menekankan pentingnya integrasi prinsip […]

  • Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

    Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 – week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 – 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar […]

  • BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

    BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    JAKARTA, 22 Juli 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan VRITIMES sukses menyelenggarakan forum diskusi interaktif Teras BSKDN (Temu Ramah Aspirasi Strategis) bertajuk “Strategi Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Korporat & Portal Media Humas Pemprov”. Forum ini menyoroti pentingnya modernisasi strategi komunikasi publik pimpinan daerah di […]

  • Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    Kopi, Catur, dan Visi Besar, Kedekatan Yulius Selvanus yang Mengubah Wajah Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle B01
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Manado, BATALYONWARTA.COM Dalam panggung pemerintahan daerah, publik terbiasa melihat sosok pemimpin yang sibuk merancang kebijakan dari balik meja atau sekadar hadir memotong pita peresmian. Namun, ada kalanya pendekatan birokrasi yang kaku itu luluh oleh gaya kepemimpinan yang lebih humanis dan menyentuh akar rumput. Di Sulawesi Utara, ritme kepemimpinan yang berbeda itu tengah ditunjukkan oleh Gubernur […]

  • Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

    Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (30/6). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, arah pergerakan logam mulia masih cenderung bearish karena tekanan jual belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Meskipun harga telah mencapai area support penting, peluang penurunan dinilai masih terbuka selama belum ada sinyal teknikal maupun sentimen […]

expand_less