Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat karena didukung oleh kombinasi sinyal teknikal dan sentimen fundamental yang cenderung positif. Menurut Dupoin Futures, selama tekanan beli tetap bertahan dan belum muncul sentimen negatif yang signifikan, harga emas masih berpotensi melanjutkan reli menuju level resistance berikutnya.

Dalam analisis teknikal yang dirilis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe H1 masih menunjukkan struktur bullish yang sehat. Harga mampu bertahan di atas area Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang kembali berfungsi sebagai dynamic support. Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk mengubah arah tren utama, sementara buyer masih mendominasi pergerakan pasar.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa setiap kali harga mengalami koreksi, area support tersebut mampu memicu munculnya kembali aksi beli dari pelaku pasar. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap emas masih relatif tinggi, sehingga peluang kenaikan dalam jangka pendek tetap terbuka. Dupoin Futures menilai kondisi tersebut sebagai salah satu sinyal bahwa tren bullish masih berada dalam jalur yang sehat.

Selain itu, Dupoin Futures juga melihat adanya perubahan fungsi resistance menjadi support setelah harga berhasil menembus area penting pada perdagangan sebelumnya. Dalam analisis teknikal, perubahan struktur seperti ini umumnya menjadi konfirmasi bahwa tren naik masih berpotensi berlanjut. Selama harga tetap bertahan di atas area support baru tersebut, Dupoin Futures memperkirakan peluang kenaikan masih lebih besar dibandingkan risiko pelemahan.

Tidak hanya itu, analisis Dupoin Futures juga menunjukkan bahwa pola higher low masih terus terbentuk pada grafik H1. Struktur tersebut mencerminkan bahwa setiap koreksi menghasilkan titik terendah yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Menurut Dupoin Futures, pola seperti ini biasanya menjadi salah satu ciri bahwa kekuatan buyer masih mendominasi dan tren naik belum kehilangan momentumnya.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, harga emas berpotensi menguji area resistance di level 4.136 dalam waktu dekat. Apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang meningkat, maka peluang kenaikan diperkirakan akan berlanjut menuju target berikutnya di kisaran 4.165. Meski demikian, Dupoin Futures tetap mengingatkan pelaku pasar agar mewaspadai kemungkinan koreksi jangka pendek mengingat harga telah mengalami kenaikan yang cukup konsisten dalam beberapa sesi terakhir.

Dari sisi indikator, Dupoin Futures juga mencermati pergerakan Stochastic yang masih mengarah naik menuju area overbought. Walaupun indikator tersebut telah memasuki zona jenuh beli, menurut Dupoin Futures belum terdapat sinyal pembalikan arah yang cukup kuat untuk mengindikasikan perubahan tren. Selama indikator tersebut masih bergerak sejalan dengan kenaikan harga, momentum bullish dinilai masih memiliki peluang untuk berlanjut.

Selain faktor teknikal, Dupoin Futures menilai bahwa pergerakan harga emas juga mendapat dukungan dari kondisi fundamental global. Pelemahan dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan daya tarik emas di pasar internasional. Ketika nilai dolar melemah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaan terhadap logam mulia cenderung meningkat.

Lebih lanjut, Dupoin Futures melihat bahwa penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi katalis positif bagi harga emas. Ketika imbal hasil obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga menjadi lebih rendah. Situasi ini biasanya mendorong investor untuk kembali meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven seperti emas.

Menurut Dupoin Futures, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih akomodatif juga menjadi sentimen yang perlu diperhatikan. Apabila bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal penurunan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang dan berpotensi memberikan ruang bagi harga emas untuk melanjutkan penguatan.

Di sisi lain, Dupoin Futures juga menilai bahwa ketidakpastian ekonomi global serta meningkatnya risiko geopolitik masih menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai. Dalam situasi pasar yang penuh ketidakpastian, investor umumnya cenderung mengalihkan sebagian asetnya ke emas sehingga mampu menopang pergerakan harga.

Meski prospek jangka pendek masih terlihat positif, Dupoin Futures mengingatkan investor untuk tetap mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti inflasi, ketenagakerjaan, PMI, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, apabila data tersebut menunjukkan pelemahan ekonomi, peluang penurunan suku bunga akan semakin besar sehingga dapat memperkuat kenaikan harga emas. Sebaliknya, jika data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid dan mendorong penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi, maka ruang kenaikan emas berpotensi menjadi lebih terbatas dan memicu koreksi sementara sebelum melanjutkan arah pergerakan berikutnya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    Minat Investor Indonesia terhadap Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn pada Tokenized US Stocks

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Minat investor Indonesia terhadap aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan teknologi, serta perubahan arah kebijakan moneter mendorong semakin banyak investor untuk melirik peluang investasi di luar pasar domestik, termasuk saham-saham perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di […]

  • BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%

    BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Pekanbaru, 18 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali memperkuat sinergi bersama BRI Group dengan berpartisipasi dalam BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bali Pavilion Pekanbaru yang akan berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Bali Pavilion Pekanbaru. Melalui ajang ini, BRI Finance menghadirkan berbagai penawaran pembiayaan kendaraan yang kompetitif guna memberikan kemudahan […]

  • Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

    Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Tanyakan pada orang tua mana pun di Indonesia, apa hal paling berharga dalam hidup mereka. Jawabannya hampir selalu sama: anak. Namun di balik cinta sebesar itu, ada satu pertanyaan yang sering kita tunda: apakah masa depan mereka akan tetap terlindungi jika suatu hari kita tak lagi ada di sisi mereka? Pertanyaan itu menjadi semakin relevan […]

  • Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

    Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026 Jakarta (28/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan tol Jasa Marga Group dalam mengantisipasi potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur sekolah Juni-Juli 2026. Jasa Marga memastikan kesiapsiagaan personel, penguatan kapasitas transaksi di gerbang tol, pematangan skenario […]

  • Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    Tren Motor Premium Terus Tumbuh, BRI Finance Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Mudah

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, 18 Juni 2026 – Sepeda motor premium kini tidak lagi sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Kehadiran berbagai model maxi scooter hingga sport bike semakin diminati karena menawarkan kombinasi desain modern, performa tinggi, kenyamanan berkendara, serta fitur yang mendukung mobilitas aktif sehari-hari. Perubahan tren tersebut turut mendorong pertumbuhan […]

  • 5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak perusahaan mulai mencari CRM setelah menghadapi masalah yang sebenarnya muncul akibat pertumbuhan bisnis. Semakin banyak pelanggan yang datang, semakin besar pula […]

expand_less