Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (17/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk sebagai mentor untuk Command Center Management dalam program Marketing Center of Excellence (CoE) yang diinisiasi PT Danantara Asset Management. Marketing CoE merupakan rangkaian program yang dirancang sebagai sarana transfer pengetahuan, pertukaran praktik terbaik, serta penguatan kapabilitas pelayanan lintas BUMN dalam rangka mendorong internalisasi budaya Melayani Sepenuh Hati (MSH) secara berkelanjutan. Dua fokus area Jasa Marga dalam program mentoring ini adalah Integrated Service Monitoring dan Incident & Crisis Response Management.

Kegiatan yang mengusung tema “Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust” diselenggarakan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, pada Rabu (15/07). Empat BUMN yang menjadi Mentee dalam program ini adalah PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh perwakilan dari 22 BUMN sektor pelayanan publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen DAM, Managing Director Human Capital Agus Dwi Handaya dan SD Chief Marketing Officer Dendi T. Danianto. Turut hadir dari Jasa Marga, Direktur Utama Rivan A. Purwantono bersama jajaran Direksi secara lengkap, Group Head dan Direksi Anak Perusahaan serta para Roadster Jasa Marga yang hadir baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa sekitar 3,5 juta kendaraan yang setiap hari melintasi jalan tol Jasa Marga Group mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan (value creation). Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pengguna jalan.

Menurut Rivan, pengalaman layanan kepada pelanggan dibangun melalui kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika lalu lintas jalan tol secara tepat. Ketika terjadi kepadatan, diperlukan penataan lalu lintas yang didukung informasi secara waktu nyata agar layanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan. “Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,” ujar Rivan.

Jasa Marga Tollroad Command Center tidak hanya berfungsi sebagai sumber data lalu lintas dan suara pelanggan, tetapi juga mendukung proses pengolahan serta analisis data melalui sistem kendali yang terintegrasi. “Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat menjadi ruang berbagi wawasan dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas layanan publik,” tambah Rivan.

Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management Agus Dwi Handaya mengatakan bahwa Jasa Marga memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pergerakan manusia, barang, dan aktivitas ekonomi nasional. Dalam pengelolaan jalan tol, keterlambatan beberapa menit dapat menimbulkan risiko, sementara keputusan yang tepat dapat segera memulihkan kelancaran, keamanan, serta kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari akuntabilitas perusahaan.

“Pemanfaatan teknologi melalui dashboard yang andal membantu memperjelas prioritas dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan satu kerangka kendali yang semakin kuat, sehingga kolaborasi BUMN yang terjalin tidak berhenti pada sharing session, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas bersama,” ujar Agus Dwi Handaya.

Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management Dendi T. Danianto menjelaskan, Jasa Marga terpilih sebagai mentor bagi BUMN dalam program Marketing CoE karena memiliki karakteristik layanan publik yang tidak dimiliki oleh BUMN lainnya. Dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan layanan Center 133 yang melayani sekitar 3,5 juta kendaraan setiap harinya, Jasa Marga membangun kecepatan respons sebagai implementasi nyata dari layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Namun, orientasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelanggan, namun juga perlu dimulai dari internal perusahaan dengan menempatkan karyawan sebagai bagian penting dari ekosistem layanan. Karena itu, penguatan employee experience perlu dibangun melalui pelibatan karyawan untuk saling berbagi inspirasi, pembelajaran, dan praktik terbaik. Untuk itulah program Marketing Center of Excellence hadir sebagai ruang untuk belajar, mengadaptasi, dan mengimplementasikan praktik terbaik. Dengan semangat tersebut, antar BUMN dapat bersama-sama memperkuat kapabilitas untuk menjadi organisasi yang semakin customer-obsessed,” ujar Dendi.

Program dilanjutkan dengan sesi Learning Experience yang disampaikan oleh Direktur Layanan Jasa Marga Yaya Ruhiya dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, serta site visit yang memperlihatkan proses bisnis JMTC.

Sebagai BUMN yang mengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus berbagi pengetahuan dan memperkuat sinergi antar-BUMN. Hal ini sejalan dengan upaya Perseroan dalam mendukung terwujudnya ekosistem layanan publik yang terintegrasi, adaptif, dan berstandar tinggi.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Ponsel Penanda Tangan Hilang, Seberapa Aman Dokumen Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Ponsel penanda tangan yang hilang dapat menimbulkan risiko keamanan bagi dokumen perusahaan. Tim perlu mengetahui langkah pengamanan yang tepat agar akses dan proses tanda tangan digital tetap terkendali. Direktur menelepon pagi-pagi, kabarnya ponselnya tertinggal di taksi semalam. Di ponsel itu terpasang aplikasi yang dipakai menandatangani dokumen perusahaan. Kejadian ponsel penanda tangan hilang seperti ini membuat […]

  • FLOQ Catat 1,8 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Keuangan On-Chain Bersama AWS

    FLOQ Catat 1,8 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Keuangan On-Chain Bersama AWS

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Agustus 2026 — Pertumbuhan jumlah investor kripto dan perkembangan teknologi blockchain membuka peluang baru bagi transformasi aset digital di Indonesia. Founder dan CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis,menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto telah berkembang menjadi bagian dari industri jasa keuangan yang lebih luas.  Dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026, Yudhono menyampaikan bahwa Indonesia saat ini memiliki lebih dari 20 juta investor aset kripto. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 juga telahmencapai lebih dari Rp400 triliun, sementara sekitar satu dari 14 penduduk Indonesia tercatat telah berinvestasi pada aset kripto.  “Ini bukan lagi hanya cerita tentang kripto. Ini sudah menjadi cerita tentang industri jasa keuangan,” ujar Yudho dalam presentasinya di AWS Summit Jakarta 2026 dapa Kamis, 6 Agustus 2026.  Menurut Yudho, tingkat penetrasi aset kripto di Indonesia yang masih berada di kisaran 7% menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri masih terbuka lebar. Peluang tersebut juga semakin besar seiringberkembangnya stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA), serta integrasi kecerdasan buatan dengan sistem keuangan berbasis blockchain.  Secara global, nilai transaksi stablecoin disebut telah mencapai sekitar US$33 triliun sepanjang 2025, tumbuh 72% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, nilai aset dunia nyata yang telah ditokenisasi dan ditempatkan secara on-chain telah melampaui US$35 miliar.  Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa teknologi blockchain tidak lagi terbatas pada perdagangan aset kripto. Infrastruktur on-chain mulai digunakan untuk pembayaran, tokenisasi surat berharga, dana investasi, komoditas, deposito, hingga pengembangan sistem keuangan yang dapat diprogram.  “Pertanyaannya bagi Indonesia bukan lagi apakah layanan keuangan akan bergerak secara on-chain, tetapi siapa yang akan membangun jembatan menuju ekosistem tersebut,” kata Yudho.  Pertumbuhan FLOQ  Di tengah pertumbuhan industri tersebut, FLOQ mencatat perkembangan bisnis yang signifikan sejak proses pembangunan platform dimulai pada Januari 2025. Perusahaan kemudian meluncurkan platformnya pada Mei 2025 atau sekitar empat bulan setelah proses pengembangan dimulai.  Pada hari peluncuran, platform FLOQ menerima lebih dari 600.000 trafik secara bersamaan. FLOQ juga menjadi aplikasi dengan jumlah unduhan tertinggi di Indonesia pada […]

  • Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 September 2026 — PT Akulaku Finance Indonesia, turut mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bersama Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI). Bantuan dengan total senilai Rp75 juta tersebut merupakan kontribusi bersama tiga perusahaan dalam naungan Akulaku Group, yaitu PT Akulaku Finance Indonesia, […]

  • Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif

    Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan pertumbuhan positif pada layanan angkutan retail melalui KALOG Express sepanjang Semester I 2026. Perusahaan berhasil mengelola sebanyak 34.651 ton barang retail atau meningkat 17 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 29.573 ton. Pertumbuhan tersebut menunjukkan […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Terima Kunjungan Duke Corporate Education

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Terima Kunjungan Duke Corporate Education

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menerima kunjungan delegasi Duke Corporate Education (Duke CE) dalam rangka company visit yang bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pengembangan kepemimpinan, inovasi, serta implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) pada sektor perkebunan. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan transformasi […]

  • SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik

    SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Denpasar, (7/7) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem industri halal nasional melalui penyerahan Sertifikat Halal kepada Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik yang berada di bawah naungan Hotel Grand Santhi Denpasar. Sertifikat diserahkan langsung oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, kepada General Manager Hotel Grand Santhi, […]

expand_less