Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

Indonesia Bidik Investasi dan Alih Teknologi melalui Kemitraan Perkapalan dengan Rusia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Indonesia dan Rusia memperkuat penjajakan kerja sama industri perkapalan melalui forum Building an Indonesia–Russia Shipbuilding Partnership: Developing Maritime Industrial Cooperation for Indonesia, Russia and the ASEAN Market yang digelar di Indonesia Pavilion, Hall 4, pada ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia. Forum tersebut menjadi wadah bagi pelaku industri kedua negara untuk menjajaki peluang investasi, alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan produksi bersama guna meningkatkan daya saing industri maritim Indonesia serta memperluas akses ke pasar ASEAN.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kerja sama industri perkapalan dengan Rusia menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kapasitas industri maritim melalui investasi, alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kolaborasi produksi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri perkapalan nasional sekaligus memperluas akses ke pasar ASEAN. “Indonesia memandang kerja sama industri perkapalan dengan Rusia sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri maritim nasional,” ujar Agus dalam keterangannya pada forum tersebut (8/7).

Forum tersebut mempertemukan asosiasi industri perkapalan dan komponen kapal dari Indonesia dengan perusahaan-perusahaan galangan kapal Rusia untuk membahas peluang kolaborasi bisnis dan pengembangan teknologi. Diskusi dipandu oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Feby Setyo Hariyono. Penyelenggaraan forum ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama perkapalan Indonesia–Rusia pada Desember 2025. Kesepakatan tersebut menjadi dasar pengembangan kolaborasi di bidang pembangunan kapal, teknologi maritim, rekayasa kelautan, pengembangan SDM industri, dan investasi.

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki kebutuhan besar terhadap industri perkapalan yang mampu mendukung distribusi logistik, transportasi antarpulau, sektor perikanan, kegiatan energi lepas pantai, hingga pemerataan pembangunan ekonomi. Di sisi lain, Rusia memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan industri perkapalan, mulai dari desain dan pembangunan kapal niaga hingga teknologi sistem propulsi dan rekayasa maritim. Karakteristik tersebut menjadikan kedua negara memiliki potensi kerja sama yang saling melengkapi. Peluang kolaborasi juga diperkirakan semakin terbuka setelah ditandatanganinya Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA) yang diharapkan dapat memperkuat perdagangan, investasi, kemitraan industri, serta pertukaran teknologi antara Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Dalam forum tersebut, kedua negara membahas berbagai peluang kerja sama, antara lain pembangunankapa l penumpang dan feri, kapal logistik, kapal perikanan, kapal patroli, kapal pendukung lepas pantai, pengembangan industri komponen kapal, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja industri maritim. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin RI, Tri Supondy, mengatakan Indonesia dan Rusia memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi dalam membangun industri perkapalan yang lebih kompetitif. Indonesia menawarkan pasar yang besar dan kapasitas industri yang terus berkembang, sementara Rusia memiliki keunggulan teknologi serta pengalaman dalam pengembangan berbagai jenis kapal.

“Kami berharap forum ini menghasilkan kolaborasi konkret antarpelaku industri, mulai dari alih teknologi, pengembangan sumber daya manusia, investasi, hingga joint production yang dapat memperkuat industri perkapalan nasional dan memperluas akses ke pasar ASEAN,” ujar Tri.

Melalui forum ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi industri di sektor maritim melalui kemitraan yang saling menguntungkan dengan Rusia. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan proyek-proyek konkret yang mampu mempercepat transformasi industri perkapalan nasional, meningkatkan penguasaan teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur maritim yang melayani pasar domestik maupun kawasan ASEAN.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiayaan Mobil Bekas Jadi Motor Pertumbuhan, BRI Finance Catat Kenaikan 169,34 Persen

    Pembiayaan Mobil Bekas Jadi Motor Pertumbuhan, BRI Finance Catat Kenaikan 169,34 Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juni 2026 – Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan yang diminati karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dan fleksibel. Tren tersebut turut mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan bekas di Indonesia, termasuk di PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”). Hingga Februari 2026, BRI Finance mencatat penyaluran […]

  • Your Paradise Bali 2026 x Tropical Temptation Beach Club

    Your Paradise Bali 2026 x Tropical Temptation Beach Club

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Festival musik internasional selama tiga hari di Tropical Temptation Beach Club, Pantai Melasti Awal Agustus nanti, suasana Pantai Melasti akan terasa berbeda. dengan hadirnya musik elektronik, wellness, dan atmosfer beach club dalam satu akhir pekan. Selama tiga hari, Tropical Temptation Beach Club akan menjadi lokasi festival musik butik internasional yang selama lebih dari satu dekade dikenal […]

  • INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, INTI – Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026), pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, akan diselenggarakan pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Untuk penyelenggaraan penting ini, penyelenggara telah bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai official host. Acara ini akan mempertemukan para pemimpin industri, inovator, startup, investor, […]

  • Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

    Delapan Pelabuhan Ikuti GSPI ASRI 2026, Menko Pangan: Green and Smart Port Perkuat Efisiensi Logistik Pangan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Gresik, 15 Juli 2026 – Antusiasme operator pelabuhan dalam mengadopsi konsep Green and Smart Port (GSP) terus meningkat. Hal itu tercermin dari keikutsertaan delapan pelabuhan dalam Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026, program asesmen yang mendorong transformasi pelabuhan menjadi lebih efisien, terdigitalisasi, aman, dan ramah lingkungan. Program yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pangan […]

  • Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Net
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mampu mempercepat adopsi teknologi sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam InnoVibes 2026, forum inovasi yang diinisiasi oleh DKST ITB sebagai wadah kolaborasi antara […]

  • KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

    KAI Bandara Edukasi 61.852 Masyarakat Yogyakarta Melalui Program Edutrain Hingga Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan budaya keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Hingga Juni 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 61.852 peserta di wilayah Yogyakarta, menjadikannya wilayah dengan jumlah peserta Edutrain terbesar dari total 96.389 peserta yang mengikuti program serupa di seluruh area operasional KAI […]

expand_less