Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan

TAMBAK MERDEKA DARI KAPORIT DAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA: FisTx Disinfection System Hadirkan Standar Baru Budidaya Berkelanjutan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FisTx Indonesia perkenalkan sistem sterilisasi air tambak 3 lapis tanpa bahan kimia berbahaya, menjawab keresahan industri udang nasional soal limbah kaporit dan seruan ahli untuk inovasi teknologi air baku dalam negeri

YOGYAKARTA, – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi memperkenalkan FisTx Disinfection System (FDS) — sistem sterilisasi air tambak terpadu yang memadukan tiga teknologi non-kimia: Baskara UV, Cakra Elektrolisis, dan Nano Disinfektan. Peluncuran ini diusung dengan tema “Tambak Merdeka dari Kaporit”, mengajak industri udang nasional untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada bahan kimia berbahaya dalam sterilisasi air budidaya.

Fakta yang Jarang Disorot: Kaporit Termasuk Limbah B3

Selama puluhan tahun, kaporit (kalsium hipoklorit) menjadi andalan petambak udang untuk mensterilkan air tambak. Namun ada fakta yang jarang dibicarakan secara terbuka di industri: begitu melewati masa pakai, tumpah, atau dibuang, kaporit termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) karena sifat pengoksidasinya yang kuat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Risiko ini bukan sekadar teori di atas kertas. Pada Februari 2025, Kompas.com melaporkan insiden keracunan di Bekasi setelah bubuk kaporit yang dibuang sembarangan ke selokan memicu gangguan pernapasan pada beberapa warga sekitar. Sebuah pengingat nyata bahwa bahan kimia yang selama ini dianggap “biasa” digunakan di tambak menyimpan risiko serius jika penggunaannya tidak tepat.

Di luar isu limbah B3, ketergantungan pada kaporit juga membebani petambak secara ekonomi. Berdasarkan data lapangan FisTx, dosis kaporit standar 30 ppm untuk kolam seluas 1.000 m² dapat menghabiskan biaya hingga Rp 44 juta per siklus, dengan biaya sterilisasi mencapai Rp 1.200 per m³. Residu klorin yang tersisa juga kerap menghambat pertumbuhan mikroba baik (beneficial bacteria) dan memicu kembalinya bakteri Vibrio yang resisten setelah efek kaporit memudar.

Seruan Pakar: Saatnya Inovasi Sterilisasi Air Tanpa Bahan Kimia

Keresahan ini turut disuarakan kalangan pakar dan praktisi senior industri udang nasional. Dr. Hasanuddin Atjo, petambak udang senior sekaligus Dewan Pakar Shrimp Club Indonesia (SCI) dan pelopor sistem budidaya supra-intensif serta two-step nursery, dalam artikel opininya di All Fish News (Oktober 2025) menegaskan bahwa “Teknologi treatment air baku untuk budidaya perlu menjadi perhatian.”

Dalam tulisan yang sama, Dr. Atjo mendorong lahirnya inovasi infrastruktur sterilisasi air dalam negeri yang terjangkau — ia secara spesifik menyebut teknologi UV dan elektrolisis — sebagai jalan keluar agar industri budidaya udang nasional tidak lagi bergantung pada bahan kimia dalam proses sterilisasi air baku.

FisTx Disinfection System: Jawaban atas Seruan Itu

FisTx Disinfection System (FDS) dirancang menjawab persis seruan tersebut, dengan memadukan tiga teknologi non-kimia dalam satu sistem perlindungan berlapis — dari air pertama kali masuk ke tambak hingga hari panen tiba:

1. Baskara UV — sterilisasi air input menggunakan sinar UV-C pada panjang gelombang 253,7 nanometer, dengan umur lampu hingga 12.000 jam (empat kali lebih tahan lama dibanding lampu UV standar), tanpa residu kimia apa pun.

2. Cakra Elektrolisis — teknologi electrochemical oxidation yang menghasilkan disinfektan alami (HOCl) langsung dari air, dengan efektivitas 80–90%, dan tetap bekerja optimal bahkan pada kondisi air keruh — melengkapi keterbatasan UV di air dengan kekeruhan tinggi.

3. Nano Disinfektan — disinfektan cair berbasis 150.000 ppm ion nano tembaga yang bekerja merusak membran sel bakteri, virus, dan alga secara langsung, terbukti efektif mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90%, tanpa risiko resistensi, serta aman dicampurkan ke pakan maupun air sepanjang siklus budidaya.

Hasil di lapangan mendukung klaim ini. Di Tambak Agro Udang Manis, Bali, penerapan Baskara UV mendongkrak total panen dari 8,76 ton menjadi 13,6 ton, dengan ukuran udang panen membaik signifikan. Uji laboratorium independen oleh PT Suri Tani Pemuka (JAPFA) Animal Health & Laboratory Service di Banyuwangi turut mengonfirmasi perbaikan kualitas air pasca-instalasi teknologi FisTx, dengan salah satu kolam mitra mencatat survival rate 82% pada siklus panen pertama pasca implementasi Cakra Elektrolisis.

Petambak yang menggunakan Nano Disinfektan di Pangandaran, Bali, dan Lampung juga melaporkan keberhasilan menekan wabah EHP dan menjaga survival rate di atas 85% pada siklus-siklus berikutnya. Mas Bayu, Petambak di Pangandaran. “Bakteri vibrio dulu jadi masalah utama di tambak kami. Sekarang bisa kami kendalikan dengan Nano Disinfektan. Kami berhasil pertahankan SR di atas 85% selama 4 siklus terakhir. Ini jadi produk standar wajib di semua kolam tambak kami.”

“Tambak Merdeka dari Kaporit”: Momentum Kemerdekaan untuk Budidaya Berkelanjutan

Memperkenalkan FDS sengaja diusung berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk menegaskan pesan yang lebih besar: kemandirian teknologi akuakultur nasional. Setelah lebih dari lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara (Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain), dengan lebih dari 40.000 unit produk terdistribusi kepada lebih dari 1.500 pembudidaya serta kontribusi pada peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6% di lokasi yang mengadopsi teknologinya, FisTx menempatkan FDS sebagai bukti bahwa solusi biosekuriti tambak kelas dunia bisa lahir dari inovasi anak bangsa tanpa harus bergantung pada bahan kimia impor maupun praktik lama yang berisiko.

“Kemerdekaan bagi kami bukan hanya soal lepas dari penjajahan, tapi juga lepas dari ketergantungan pada cara-cara lama yang sudah terbukti berisiko bagi lingkungan dan kesehatan. FisTx Disinfection System adalah komitmen kami agar petambak Indonesia punya pilihan sterilisasi air yang lebih aman, lebih murah dalam jangka panjang, dan diciptakan oleh anak bangsa sendiri.” — Rico Wisnu Wibisono, CEO FisTx Indonesia

Tentang FisTx Indonesia

FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah Solusi Teknologi Akuakultur Terlengkap & Nomor 1 di Indonesia asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara. Lini produk FisTx mencakup Baskara UV, Cakra Elektrolisis, Nano Disinfektan, AquaSupport, TipTopp Pond, dan Nawasena Test Kit.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye FIFA World Cup 2026™

    CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye FIFA World Cup 2026™

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    ● Melalui kampanye FIFA World Cup 2026™, CLEAR Men Ultra menginspirasi laki-laki untuk tampil percaya diri dengan rambut dan kulit kepala yang sehat serta bebas ketombe ● FIFA World Cup 2026™ menjadi turnamen terbesar dengan sejumlah catatan rekor Keterangan foto: CLEAR bersama Ganindra Bimo, Tio Prasetyo, serta konsumen CLEAR menyaksikan pertandingan quarter final Belgia vs […]

  • Libur Sekolah 2026 Dorong Lonjakan Mobilitas, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Liburan Keluarga

    Libur Sekolah 2026 Dorong Lonjakan Mobilitas, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Liburan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Juli 2026 – Memasuki periode libur sekolah pada akhir Juni hingga Juli 2026, mobilitas masyarakat diperkirakan mengalami peningkatan signifikan. InJourney Airports memproyeksikan sebanyak 5,46 juta penumpang akan melakukan perjalanan melalui 37 bandara selama periode 29 Juni–11 Juli 2026, meningkat hampir 10 persen dibandingkan hari normal. Peningkatan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan […]

  • BRI KKB Expo 2026 Resmi Digelar di Malang, Tawarkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    BRI KKB Expo 2026 Resmi Digelar di Malang, Tawarkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Malang, 9 Juli 2026 – Masyarakat Malang dan berbagai wilayah di Jawa Timur kini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mewujudkan rencana memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan BRI KKB Expo 2026. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) sebagai bagian dari BRI Group menghadirkan beragam promo pembiayaan kendaraan, penawaran menarik dari dealer rekanan, serta layanan konsultasi pembiayaan selama […]

  • Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan kinerja, transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Kinerja solid Perseroan sepanjang 2025 menjadi landasan bagi BRI untuk kembali memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui pembagian dividen. Dalam […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing UMKM Kopi melalui Program TJSL PTPN I

    Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing UMKM Kopi melalui Program TJSL PTPN I

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Holding Perkebunan Nusantara melalui Sub Holding PTPN I (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan mesin roasting kopi kepada UMKM binaan di Kabupaten Pesawaran, Lampung, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sekretaris Perusahaan […]

  • Investasi pada Pendidikan Tinggi, BRI Danareksa Sekuritas Konsisten Dukung Generasi Masa Depan melalui Pemberian Beasiswa Berkelanjutan

    Investasi pada Pendidikan Tinggi, BRI Danareksa Sekuritas Konsisten Dukung Generasi Masa Depan melalui Pemberian Beasiswa Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyalurkan beasiswa Rp120.050.000 kepada 12 mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi negeri melalui Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) pada tahun ini, menandai kolaborasi keempat yang telah membantu 49 mahasiswa dengan total bantuan Rp476.517.920 sejak dimulai. Program TJSL ini bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas melalui pelatihan […]

expand_less