Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mimika, 29 Juli 2026 – Menembus pegunungan terjal
sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung
dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap
melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi
kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang
menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua
Pegunungan.

Misi tersebut tidak berlangsung dengan mudah. Lokasi
kejadian berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo dengan
kondisi geografis yang didominasi pegunungan terjal dan akses yang sangat
terbatas. Meski dihadapkan pada medan yang berat dan berbagai tantangan di
lapangan, prajurit TNI tetap melakukan penyisiran secara bertahap demi
memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi dengan layak.

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Yudha
Airlangga,
menjelaskan bahwa proses pencarian diawali
dengan ditemukannya jejak darah yang mengarah ke lokasi para korban. “Kami
menemukan jejak darah terlebih dahulu, kemudian menelusurinya hingga mengarah
ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung sekitar pukul 11.20 hingga
11.40 WIT, pasukan kami mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata OPM hingga
terjadi kontak tembak. Mereka sudah menunggu kami, namun seluruh personel mampu
mengantisipasi situasi tersebut sehingga misi kemanusiaan tetap dapat dilanjutkan.”

Setelah situasi berhasil dikendalikan, prajurit TNI
akhirnya menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban yang diketahui merupakan
pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan istrinya,
Pam Wendakwe. Sementara itu, satu korban lainnya yang merupakan seorang
perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam proses pencarian, sedangkan
identitas lengkapnya masih terus didalami oleh aparat.

Mayjen TNI Yudha
Airlangga
, menegaskan
bahwa keselamatan warga sipil selalu menjadi prioritas utama dalam setiap
pelaksanaan tugas. “Sebagai seorang prajurit, kami
sudah memahami setiap risiko dalam menjalankan tugas. Namun, ketika yang kami
hadapi adalah warga sipil yang menjadi korban kekerasan, kami tidak bisa
tinggal diam. Medannya berat, cuacanya tidak bersahabat, bahkan kami sempat
mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata. Tidak ada satu pun prajurit yang
mundur. Prioritas kami hanya satu, memastikan para korban dapat dievakuasi dan
kembali kepada keluarganya dengan layak. Tidak boleh ada rasa takut yang
mengalahkan nilai kemanusiaan.”

Saat ditemukan, kondisi kedua jenazah sangat memprihatinkan
dan menunjukkan adanya tindakan yang tidak manusiawi. Setelah berhasil
dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban dibawa ke RSUD Dekai sekitar
pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak
keluarga dan pihak berwenang. Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung
oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai bentuk perhatian terhadap
penanganan para korban.

Dalam kesempatan yang sama, Mayjen Yudha Airlangga
turut membantah tegas narasi yang disebarkan kelompok OPM yang menyebut para
korban merupakan bagian dari intelijen TNI. Menurutnya, tudingan tersebut sama
sekali tidak berdasar dan hanya memperkeruh situasi. Ia menegaskan bahwa para
korban adalah warga sipil Orang Asli Papua yang menjadi korban tindak
kekerasan, sehingga sudah sepatutnya memperoleh perlindungan, penghormatan, dan
penanganan yang layak sebagai sesama anak bangsa.

Di balik keberhasilan
operasi tersebut, tersimpan dedikasi dan pengorbanan para prajurit yang rela
mempertaruhkan keselamatan demi menunaikan misi kemanusiaan. Menembus medan
ekstrem, menghadapi cuaca yang tidak menentu, hingga tetap bertahan di bawah ancaman
kelompok bersenjata, mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak
hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga yang
menjadi korban dapat memperoleh pertolongan. Bagi Satgas Habema, setiap nyawa
masyarakat Papua adalah amanah yang harus diperjuangkan, dan selama masih ada
warga yang membutuhkan bantuan, prajurit akan terus hadir di garis terdepan,
apa pun risiko yang harus dihadapi.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Program AI Upskilling Productivity for Business & SME dorong pelaku usaha memahami dan mengimplementasikan AI secara strategis dalam workflow bisnis. Malang, 29 Agustus 2026 – Penguatan kemampuan dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) menjadi bagian penting dalam mendorong kesiapan bisnis menghadapi perubahan cara kerja di era digital. Melalui AI Upskilling Productivity for Business & SME, Telkom […]

  • PV Resmi Dirilis! Kisah Bersama Meru Berkembang Seiring Anda Bekerja di Muv-Luv Girls Garden Mellow Days, Rilis 2026

    PV Resmi Dirilis! Kisah Bersama Meru Berkembang Seiring Anda Bekerja di Muv-Luv Girls Garden Mellow Days, Rilis 2026

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    DESK GARDEN PROJECT telah membuka halaman Steam Store dan versi demo “Muv-Luv Girls Garden Mellow Days” pada 1 September. Game petualangan pendukung produktivitas untuk PC ini memungkinkan pemain bekerja atau belajar bersama Meru Momozono dari “Muv-Luv Girls Garden”. Game ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026 dan akan mendukung bahasa Jepang, Inggris, dan Tionghoa Sederhana. Saat […]

  • Public

    USDJPY Berpotensi Melemah ke 156.598, Ini Analisis Dupoin Futures

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pergerakan USDJPY masih menghadapi dinamika antara ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Dolar AS masih mendapatkan dukungan dari prospek suku bunga The Federal Reserve (The Fed), tetapi secara teknikal USDJPY mulai menunjukkan potensi pelemahan setelah harga belum mampu menembus zona supply pada timeframe H4. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, USDJPY berpotensi kembali mengalami pelemahan […]

  • Public

    Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Mengelola aset di usia muda tidak selalu berarti langsung membeli banyak instrumen investasi. Langkah awalnya justru memahami kondisi keuangan, menentukan tujuan, dan mengetahui fungsi dari setiap aset yang dimiliki. Ketika penghasilan mulai meningkat, sebagian dana dapat dialokasikan untuk kebutuhan saat ini, dana darurat, dan tujuan keuangan jangka panjang. Dengan pembagian tersebut, aset yang dimiliki dapat […]

  • Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) mencatatkan keberhasilan dalam proyek East Coast Rail Link (ECRL) Feeder Station (FS) 10 di Malaysia di Gombak, Selangor. Pencapaian ini menjadi bagian dari rekam jejak PLN NPC dalam mengerjakan proyek infrastruktur ketenagalistrikan berskala internasional dengan tingkat kompleksitas teknis yang tinggi. Proyek ECRL FS 10 Gombak yang […]

  • TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

    TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Intan Jaya, Papua Tengah, 20 Juli 2026 – Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya. […]

expand_less