Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate

Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wedding Trend Survey Report 2025 dari platform industri Bridestory terhadap 5.000 calon pengantin mencatat pergeseran signifikan ke arah pernikahan yang lebih terkurasi: sebanyak 42% pasangan kini memilih jumlah tamu menengah (101–300 orang) guna menciptakan suasana yang lebih hangat (intimate), dan 13,6% responden secara spesifik merencanakan destination/staycation wedding di kawasan penyangga seperti Bogor, Bandung, dan Bali. Minat terhadap venue terbuka (outdoor/resort) juga terus menguat di angka 10%–15%, menggeser dominasi ballroom konvensional di pusat kota.

JAKARTA / BOGOR — Format
resepsi pernikahan konvensional berdurasi 2–3 jam yang padat dan terburu-buru
kini kian bergeser. Pasangan modern di Indonesia tercatat semakin meminati
konsep Wedding Weekend—rangkaian perayaan multi-hari (multi-day
experience
) yang menggabungkan akomodasi, seremoni, dan momen santai
bersama lingkaran terdekat di satu lokasi.

Fenomena ini sejalan dengan data Wedding
Trend Survey Report 2025
dari platform industri Bridestory terhadap
5.000 calon pengantin. Riset tersebut mencatat pergeseran signifikan ke arah
pernikahan yang lebih terkurasi: sebanyak 42% pasangan kini memilih jumlah
tamu menengah (101–300 orang)
guna menciptakan suasana yang lebih hangat (intimate),
dan 13,6% responden secara spesifik merencanakan destination/staycation
wedding
di kawasan penyangga seperti Bogor, Bandung, dan Bali. Minat
terhadap venue terbuka (outdoor/resort) juga terus menguat di angka
10%–15%, menggeser dominasi ballroom konvensional di pusat kota.

Berbeda dengan format pesta di
aula perkotaan atau hotel transit yang kerap menuntut tamu berpindah-pindah
lokasi dan terburu-buru waktu, format wedding weekend dirancang sebagai
perayaan 3 hari 2 malam (atau 2 hari 1 malam). Tamu keluarga dan sahabat dapat
menikmati alur mulai dari welcome dinner santai di hari pertama, prosesi
inti di hari kedua, hingga sesi sarapan perpisahan (farewell brunch)
sebelum check-out di hari ketiga.

Tuntutan Koordinasi &
Manajemen Logistik Tamu

Kendati menawarkan pengalaman
yang berkesan dan santai, para pengamat industri mengingatkan bahwa
kompleksitas eksekusi wedding weekend jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pesta satu malam.

“Perubahan preferensi
generasi sekarang sangat jelas: mereka ingin quality time, bukan sekadar
salaman di pelaminan lalu bubar. Namun, format wedding weekend adalah ujian
logistik,”
ungkap Rina Kusuma, perwakilan dari Asosiasi
Pengusaha Jasa Penyelenggara Pernikahan (APPGINDO). “Tantangan terbesar
bukan pada dekorasi, melainkan alur akomodasi: distribusi kamar, titik kumpul
keluarga dari luar kota, akses vendor, hingga rencana darurat cuaca (rain
backup plan). Tanpa pembagian informasi terpadu, tamu justru bisa bingung meskipun
menginap di venue yang sama.”

Resort Penyangga Jadi
Alternatif Favorit: Integrasi Alam dan Akomodasi

Tingginya permintaan ini memicu
naiknya popularitas resort di wilayah sejuk dan mudah dijangkau dari Jakarta.
Wilayah Rancamaya di Bogor Selatan, misalnya, menjadi salah satu koridor yang
banyak dilirik karena menawarkan aksesibilitas cepat dari tol Jagorawi namun
menyajikan lanskap alam terbuka dan ketenangan pegunungan.

Di area ini, sejumlah properti
mulai mengoptimalkan fasilitasnya untuk mengakomodasi format terintegrasi.
Salah satu contohnya adalah Amanuba Hotel & Resort Rancamaya, yang
memadukan ruang perayaan semi-terbuka dengan kapasitas kamar residensial untuk
keluarga. Integrasi ini memungkinkan pasangan mengelola seluruh mata
acara—mulai dari prosesi pra-nikah, akad/pemberkatan, resepsi malam, hingga
istirahat keluarga—tanpa kendala mobilitas antarlokasi.

Penyelenggaraan format ini
dinilai berhasil jika pasangan dan wedding organizer mengedepankan tiga
pilar logistik:

 Pusat Informasi Terpadu: Distribusi satu
panduan ringkas (digital itinerary) kepada tamu berisi jadwal,
alokasi kamar, dress code, dan narahubung darurat. Kesiapan Teknis & Cadangan Ruang:
Verifikasi daya listrik, batas kebisingan (sound limit), jalur
akses vendor, serta area cadangan ruangan (indoor backup) saat
cuaca hujan. Waktu Pemulihan (Recovery Time):
Penataan jadwal yang memberi jeda istirahat cukup bagi pasangan dan orang
tua sebelum memasuki acara puncak.

Pergeseran ke arah wedding
weekend
diprediksi terus menguat hingga 2026 seiring bertambahnya pasangan
yang memandang pernikahan bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momen
liburan bersama yang personal bagi orang-orang terdekat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

    Cara Mengatur Jadwal Pembayaran Tagihan Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Setiap bulan, ada berbagai tagihan yang perlu dibayar. Mulai dari listrik, air, internet, hingga tagihan kartu kredit. Kalau tidak dicatat dengan baik, tanggal jatuh tempo yang berbeda bisa membuat pengeluaran terasa lebih berat. Mengatur jadwal pembayaran sejak awal bulan dapat membantu kamu mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan dan kapan tagihan harus dibayar. Cara ini […]

  • Film Baby Udon Bagikan First Look, Perjuangan Fanny dan Hajime Kondoh Mendapatkan Buah Hati Di Tengah Sakit Kanker

    Film Baby Udon Bagikan First Look, Perjuangan Fanny dan Hajime Kondoh Mendapatkan Buah Hati Di Tengah Sakit Kanker

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Film BABY UDON mengangkat kisah nyata Fanny Kondoh dan Hajime Kondoh tentang cinta, perjuangan memiliki anak, serta perjuangan melawan kanker. Jakarta, 2 Juli 2026 – Perjalanan content creator, Fanny Kondoh, dalam membangun keluarga kecilnya bersama sang suami, Hajime Kondoh, pernah menyentuh hati jutaan orang. Dari pertemuan pertama dengan suami, hingga menjadi pejuang dua garis yang […]

  • Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

    Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia. Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap […]

  • Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Rabu, 24 Juni 2026 Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen Bandung (Jawa Barat), 24 Juni 2026 – Tingginya animo masyarakat terhadap KA Cikuray semakin terlihat setelah kereta tersebut mulai beroperasi menggunakan rangkaian baru yang terdiri dari Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani […]

  • Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Masyarakat

    Tiga Tahun Berturut-turut Meningkat, KA Srilelawangsa Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    PT Railink yang mengoperasikan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai mencatat tren positif jumlah penumpang dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik sebagai pilihan perjalanan yang aman, nyaman, terjangkau, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di Sumatera Utara. Berdasarkan data PT Railink, jumlah penumpang KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai terus […]

  • 5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Papua, 21 Juli 2026 – Upaya menyelamatkan generasi muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit berhasil menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditanam di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa menjaga Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan […]

expand_less