Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat INNOPROM 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Partisipasi Indonesia Buka Pintu Kemitraan Industri dengan Eurasia

Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). INNOPROM 2026 yang akan berlangsung pada 6-9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur. “Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya.

SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia. Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. “Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta (24/6).

Indonesia memasuki INNOPROM 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia. Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg. Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia. Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT). Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN).

Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material. Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar. Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, INNOPROM 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anik Yulius Selvanus Sambut Hangat Kunjungan Kerja Titiek Soeharto di Sulut

    Anik Yulius Selvanus Sambut Hangat Kunjungan Kerja Titiek Soeharto di Sulut

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle B01
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kehangatan terasa di VIP Room Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (6/6/2026), saat Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menyambut kedatangan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto, bersama rombongan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Ny. Anik Yulius Selvanus menyampaikan ucapan […]

  • Respons Bencana, BRI Finance Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sulawesi Tengah

    Respons Bencana, BRI Finance Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Sulawesi Tengah

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Palu, 19 Juni 2026 – Pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Selain menyebabkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur di sejumlah daerah, bencana tersebut juga menghambat akses distribusi logistik menuju beberapa wilayah yang membutuhkan bantuan segera. Berdasarkan […]

  • Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pekerja BRI Branch Office Veteran turut berpartisipasi dalam Jakarta Kreatif Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran para pekerja dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk memperluas wawasan, menggali inspirasi, serta memperkuat semangat inovasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Jakarta Kreatif Festival 2026 menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari […]

  • Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

    Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Inspeksi struktur bawah air di kedalaman sedang seperti lambung kapal, tiang jetty, dan infrastruktur pelabuhan membutuhkan visibilitas yang tinggi di kondisi perairan yang sering keruh dan kurang cahaya. ROV dengan pencahayaan dan kemampuan imaging yang memadai menjadi kebutuhan utama untuk inspeksi yang efektif. FIFISH E-Master hadir sebagai underwater drone untuk inspeksi visual yang mampu beroperasi […]

  • BRI Finance Salurkan Bantuan, Dukung Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Sigi

    BRI Finance Salurkan Bantuan, Dukung Pemulihan Pasca Gempa di Kabupaten Sigi

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Palu, 19 Juni 2026 – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026 menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala. Berdasarkan analisis BMKG, gempa tektonik yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Palu tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu dan tidak berpotensi tsunami. Di […]

  • Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

    Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, 22 Juli 2026 – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional dan mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Berbagai faktor, termasuk potensi perubahan harga bahan bakar minyak (BBM), dinilai dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Corporate Secretary […]

expand_less