Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » SEC Buka Jalan bagi Tokenisasi Saham AS, Bittime Cermati Perkembangan Pasar

SEC Buka Jalan bagi Tokenisasi Saham AS, Bittime Cermati Perkembangan Pasar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bittime, Gerbang Indonesia Menuju Aset Global yang terdaftar dan diawasi OJK, mencermati perkembangan Tokenized US Stocks setelah SEC memberikan jalur regulasi sementara untuk perdagangan saham yang ditokenisasi. Seiring persiapan regulasi tokenisasi RWA di Indonesia, Bittime terus mengikuti perkembangan aset global sekaligus menghadirkan akses terhadap 34 Tokenized U.S. Stocks bagi pengguna Indonesia dengan mengedepankan kepatuhan, edukasi, dan pemahaman risiko.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), sebagai Gerbang Indonesia Menuju Aset Global, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus mencermati perkembangan global Tokenized US Stocks seiring meningkatnya perhatian terhadap penggunaan teknologi blockchain untuk merepresentasikan aset keuangan tradisional. 

Perkembangan tersebut berlangsung ketika regulator di berbagai negara mulai mengeksplorasi kerangka pengaturan untuk aset yang ditokenisasi. Di Amerika Serikat, U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) memberikan jalur regulasi sementara dan bersyarat bagi venue tertentu untuk memfasilitasi perdagangan saham yang ditokenisasi. Sementara di Indonesia, OJK juga tengah menyiapkan kerangka regulasi terkait penawaran aset ditokenisasi atau tokenisasi Real World Asset (RWA). 

“Perkembangan Tokenized U.S. Stocks menunjukkan bahwa tokenisasi semakin menjadi bagian dari diskusi mengenai masa depan akses terhadap aset global. Bagi Indonesia, perkembangan ini penting untuk dicermati seiring dengan munculnya kerangka regulasi yang mulai disiapkan untuk aset yang ditokenisasi. Bittime akan terus mengikuti perkembangan tersebut dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, edukasi, dan pemahaman risiko,” ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn. 

SEC Berikan Jalur Sementara untuk Tokenized Stocks

Dalam pengumuman resminya pada 17 September 2026, SEC memberikan temporary, conditional exemptive relief selama lima tahun kepada sejumlah venue tertentu untuk memfasilitasi perdagangan saham National Market System (NMS) yang ditokenisasi.

Dalam kerangka tersebut, saham yang ditokenisasi melalui venue yang memenuhi ketentuan harus memberikan hak dan keistimewaan yang sama kepada pemegangnya seperti saham tradisional dari kelas yang setara. Untuk saham yang ditokenisasi oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan perusahaan penerbit, venue juga wajib memberikan pemberitahuan kepada penerbit dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan pasar tokenized stocks secara global. Berdasarkan data RWA.xyz per 16 September 2026, distributed value tokenized stocks mencapai sekitar US$2,92 miliar, dengan sekitar 3,63 juta holders dan 1,99 juta active addresses. RWA.xyz juga mencatat ribuan aset tokenized stocks dalam cakupan datanya.

Potensi Regulasi Tokenized RWA di Indonesia

Perkembangan tokenized RWA secara global juga berlangsung seiring dengan persiapan kerangka regulasi di Indonesia. Dalam Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan April 2026, OJK menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyusun Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) tentang Penawaran Aset Ditokenisasi atau Tokenisasi Real World Asset (RWA).

Menurut OJK, pengaturan tersebut ditujukan untuk mengatur Aset Keuangan Digital yang merepresentasikan aset nyata dalam bentuk digital melalui mekanisme tokenisasi. 

Substansi yang disiapkan antara lain mencakup kriteria RWA yang dapat ditokenisasi, tata cara penyelenggaraan penawaran aset ditokenisasi, proses perizinan, pelindungan konsumen, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan keuangan oleh penerbit token. Penyusunan RPOJK tersebut merupakan tindak lanjut atas kelulusan sejumlah peserta Sandbox OJK yang mengembangkan model bisnis tokenisasi RWA.

“Kerangka regulasi yang jelas menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan aset yang ditokenisasi. Seiring inovasi global yang terus berkembang, arah regulasi di Indonesia juga menjadi faktor penting untuk memastikan pengembangan RWA berjalan dengan tata kelola, transparansi, dan pelindungan konsumen yang memadai,” kata Ryan.

Di tingkat global, perkembangan tokenized stocks juga menunjukkan pertumbuhan aktivitas. Berdasarkan RWA Report 2026 dari CoinGecko Research, kapitalisasi pasar tokenized stocks mencapai US$486,69 juta pada akhir Maret 2026, sementara volume perdagangan spot tokenized stocks mencapai US$15,12 miliar pada kuartal pertama 2026.

Bittime Ikuti Perkembangan Akses Aset Global

Perkembangan tren global Tokenized US Stock juga tercermin dalam aktivitas Tokenized US Stocks di Bittime. Berdasarkan laporan Bittime mengenai perkembangan RWA, transaksi Tokenized U.S. Stocks di Bittime meningkat 2,5 kali lipat pada Juli 2026 dibandingkan Juni 2026.

Saat ini, Bittime menyediakan 34 Tokenized U.S. Stocks, yang memberikan akses kepada pengguna Indonesia terhadap aset digital yang merepresentasikan saham sejumlah perusahaan global. Beberapa aset Tokenized US Stock yang tersedia di Bittime antara lain MSTRX, CRCLX, TSLAX, NVDAX, dan SPYX. 

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya Bittime sebagai Gerbang Indonesia Menuju Aset Global untuk mengikuti perkembangan akses terhadap berbagai aset global melalui ekosistem aset digital, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Pertumbuhan transaksi Tokenized U.S. Stocks menunjukkan adanya minat terhadap akses aset global melalui ekosistem digital. Seiring Indonesia mempersiapkan kerangka regulasi RWA, Bittime akan terus mengikuti perkembangan global dengan tetap mengedepankan kepatuhan, edukasi, dan pemahaman risiko agar pengguna dapat memahami karakteristik produk sebelum melakukan transaksi,” tutup Ryan.

Tokenized stocks tetap memiliki sejumlah risiko, termasuk perubahan nilai aset acuan, likuiditas, struktur penerbitan dan kustodian, serta risiko pasar dan teknologi. Pengguna perlu memahami struktur, mekanisme, karakteristik, dan ketentuan yang berlaku pada masing-masing produk sebelum melakukan transaksi.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

    ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Tangerang, 08 Juli 2026 – Sebagai penyelenggara pameran bisnis internasional (B2B) terbesar di Rusia, ITE Group terus memperluas kolaborasi dengan negara-negara yang memiliki potensi ekspor tinggi, termasuk Indonesia. Melihat pertumbuhan perdagangan bilateral yang semakin kuat serta daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global, ITE Group memilih Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam pengembangan […]

  • Miliki Mobil Bekas Berkualitas Lebih Mudah, BRI Finance Hadirkan Promo di Mini Expo OLXMobbi Medan

    Miliki Mobil Bekas Berkualitas Lebih Mudah, BRI Finance Hadirkan Promo di Mini Expo OLXMobbi Medan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Medan, 2 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui penyelenggaraan Mini Expo Mobil Bekas BRI Finance x OLXMobbi. Kegiatan ini berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di Kantor Cabang BRI Lubuk Pakam, Medan, dengan menghadirkan berbagai pilihan kendaraan bekas berkualitas yang didukung […]

  • Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

    Dukung Program Mandiri Energi Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Singkong di Lampung

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bandar Lampung – PTPN I Regional 7, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), membuka peluang kerja sama bagi investor untuk pengembangan budidaya singkong di Provinsi Lampung. Sebanyak lebih dari 10 ribu hektare lahan tersedia di Unit Kerja Kebun Kedaton, Bergen, Way Berulu, Way Lima, Tulungbuyut, dan Bungamayang guna mendukung implementasi Program Mandiri Energi […]

  • Public

    BP Tapera Perkuat Sinergi Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Per 29 September 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP sebanyak 161.746 unit dengan nilai pembiayaan mencapai Rp20,139 triliun.Melalui audiensi ini, BP Tapera dan Kementerian Kehutanan diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam penyampaian informasi program KPR Subsidi FLPP, sehingga semakin banyak pegawai yang memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan untuk mewujudkan kepemilikan rumah pertama. Jakarta, 29 […]

  • Dari Perkampungan Urban Jakarta Mendunia: Ikon Rock Legendaris Shirley Manson (Garbage) Kenakan Label Fashion Berkesadaran Asal Indonesia, Fuguku, di Atas Panggung

    Dari Perkampungan Urban Jakarta Mendunia: Ikon Rock Legendaris Shirley Manson (Garbage) Kenakan Label Fashion Berkesadaran Asal Indonesia, Fuguku, di Atas Panggung

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA — Juni 2026 — Brand lifestyle berkesadaran (conscious brand) asal Indonesia, Fuguku, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Ikon musik rock legendaris Shirley Manson, vokalis utama dari band alternative rock ternama dunia, Garbage, terlihat menguasai panggung stadion dengan balutan busana wearable art bertekstur “berduri” yang menjadi ciri khas Fuguku dalam tur penampilan […]

  • FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

    FLOQ dan ASTER Tandatangani MoU di Indonesia Blockchain Week 2026 Perluas Akses Web3 di Indonesia

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Platform perdagangan aset kripto, FLOQ dan ASTER menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas akses pengguna Indonesia terhadap produk dan ekosistem Web3. Kerja sama yang sedang dikembangkan mencakup eksplorasi program referral, aktivasi komunitas, perluasan dukungan jaringan ASTER, serta mengeksplorasi model integrasi yang sesuai dengan lanskap aset digital Indonesia. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan MoU ini menjadi langkah bersama untuk mengembangkan momentum ASTER yang telah terbentuk di ekosistem FLOQ sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Sejak resmi terdaftar di FLOQ pada […]

expand_less