Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026

Lima Buku Cerita Anak Bawa Kisah Perempuan Penjaga Hutan ke Indonesia International Book Fair 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lima buku cerita anak seri Women Forest Defenders diluncurkan di Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026, Rabu (30/9/2026), di Panggung Children’s Book Festival, Jakarta International Convention Center (JICC). Peluncuran ini diselenggarakan IIBF 2026, Let’s Read, dan The Asia Foundation lewat talk show Women Forest Defenders: Watching the Forest, Growing the Future. Tiga perempuan penjaga hutan, Ani Tasriah dan Tessa Pranisti dari Sumatera Selatan serta Lilik Ernawati dari Nusa Tenggara Barat, hadir dan berbagi pengalaman mereka menjaga hutan. Kelima buku, yaitu Perempuan Penjaga Rimba, Berebut Jambu Hutan, Komang dan Benih Harapan, Ke Mana Burung-Burung Pergi?, dan Menanti Rayeuk Pulang, ditulis dan diilustrasikan oleh penulis dan ilustrator Indonesia. Buku-buku ini mengajak anak mengenal hutan dan peran perempuan dalam merawatnya. Seri ini terbit melalui Let’s Read, perpustakaan digital buku cerita anak gratis dari The Asia Foundation. Program Women Forest Defenders sendiri mencatat 171 perempuan aktif menjaga hutan dan 42 perempuan di posisi pengambil keputusan di empat provinsi. Kelima buku bisa dibaca gratis di letsreadasia.org.

Jakarta, 30 September 2026 – Seekor kijang tiba-tiba masuk ke kebun, Kero berulah saat Diah memetik jambu hutan, burung-burung menghilang dari kebun, dan Inong menanam hutan agar sahabat gajahnya pulang. Cerita-cerita ini kini hadir dalam lima buku cerita anak seri Women Forest Defenders yang diluncurkan di Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026. Tiga perempuan penjaga hutan, Ani Tasriah dan Tessa Pranisti dari Sumatera Selatan serta Lilik Ernawati dari Nusa Tenggara Barat, hadir langsung dan bercerita tentang pengalaman mereka menjaga hutan dalam talk show Women Forest Defenders: Watching the Forest, Growing the Future. Acara ini diselenggarakan IIBF 2026, Let’s Read, dan The Asia Foundation di Panggung Children’s Book Festival, Jakarta International Convention Center (JICC).

Kelima buku mengajak anak mengenal hutan dari sudut pandang yang dekat dengan keseharian mereka. Perempuan Penjaga Rimba karya Shahfira Alif dengan ilustrasi Ayesha Sophie bercerita tentang Amina yang belajar merawat kebun bersama Nining dan bertanya-tanya mengapa seekor kijang masuk ke kebun mereka. Berebut Jambu Hutan karya Lina Nurdiana dengan ilustrasi Dinda Ayu mengikuti Diah yang memetik jambu hutan di hutan adat untuk dibuat selai, sambil menghadapi ulah Kero.

Komang dan Benih Harapan karya Nurma Anita dengan ilustrasi Tiara Wulandari mengangkat nilai inklusi melalui Komang yang belajar merawat bibit bersama Bibi Santhi di Rumah Bibit. Dua buku karya Maya Lestari GF melengkapi seri ini. Ke Mana Burung-Burung Pergi? dengan ilustrasi Eri Patmasari mengajak anak mencari tahu mengapa burung menghilang dari kebun. Menanti Rayeuk Pulang dengan ilustrasi Felia Febriany G bercerita tentang Inong yang ikut menanam pohon di hutan agar sahabat gajahnya kembali.

Ani Tasriah berasal dari Desa Penyandingan dan Tessa Pranisti dari Desa Kota Padang, keduanya di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dengan pendampingan Pilar Nusantara (PINUS) Sumatera Selatan. Desa Kota Padang berada di kawasan Semende, yang memiliki adat tunggu tubang, yaitu tradisi yang menitipkan rumah dan kebun keluarga kepada anak perempuan tertua. Lilik Ernawati berasal dari Desa Karang Sidemen, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan pendampingan KONSEPSI NTB.

Ketiganya adalah bagian dari Women Forest Defenders, program The Asia Foundation di 4 provinsi (Sumatera  Barat, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara) dan level Nasional yang menghubungkan kelompok perempuan, lembaga adat, organisasi lokal, wirausaha sosial, dan pemerintah. Di empat provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Barat, program ini mencatat 24.292 hektare hutan yang pengelolaannya melibatkan kelompok perempuan secara aktif. Sebanyak 171 perempuan aktif menjaga hutan, 42 perempuan duduk di posisi pengambil keputusan, dan 16 usaha yang dipimpin perempuan telah menghasilkan pendapatan (The Asia Foundation, 2026).

“Hutan memberi kita banyak buah dan makanan yang lezat. Kalau ingin terus bisa menikmatinya, kita harus belajar menjadi anak yang bertanggung jawab: mengambil secukupnya, merawat pohonnya, dan tidak merusak rumah satwa yang tinggal di hutan,” ujar Women Forest Defenders dari Desa Penyandingan, Sumatera Selatan, Ani Tasriah.

“Untuk anak-anak kami, ingatlah bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas laki-laki. Perempuan juga bisa turun ke hutan, bersuara, mengambil keputusan, dan memimpin,” ujar Women Forest Defenders dari Desa Kota Padang, Sumatera Selatan, Tessa Pranisti.

Tessa berharap buku-buku ini bisa menumbuhkan keberanian anak perempuan sejak kecil. “Jangan pernah merasa kecil karena kamu perempuan. Dari tangan dan keberanianmu, hutan dan kehidupan bisa tetap terjaga. Tumbuhlah menjadi generasi yang berani memimpin, tetapi tetap rendah hati menjaga bumi tempat kita hidup,” katanya.

Hal serupa dijalani Lilik Ernawati di Karang Sidemen. Lewat KUPS Cempaka Empat yang ia pimpin, kelompok perempuan di desanya mengelola kopi, madu, dan ekowisata dari hutan desa, termasuk mengolah salak dan nangka hutan yang dulu tidak dilirik orang. Bagi Lilik, hutan yang dijaga hari ini adalah warisan untuk anak-anak kelak.

“Di tangan perempuan, hutan dijaga, dilindungi, dan diwariskan. Mari rawat hutan dengan cinta, agar hijaunya tetap menjadi cerita bagi anak cucu kita,” ujar Ketua KUPS Cempaka Empat, Desa Karang Sidemen, Nusa Tenggara Barat, Lilik Ernawati.

Seri ini diterbitkan bersama Let’s Read, inisiatif The Asia Foundation yang membangun perpustakaan digital buku cerita anak gratis untuk kawasan Asia dan Pasifik. Let’s Read melanjutkan Books for Asia, program terlama The Asia Foundation yang berjalan sejak 1954. Buku di Let’s Read dibuat bersama penulis dan ilustrator lokal, bisa dibaca di situs dan aplikasi, disimpan untuk dibaca tanpa internet, atau dicetak untuk sekolah dan komunitas.

“Selama ini, cerita perempuan penjaga hutan lebih banyak kami sampaikan kepada pembuat kebijakan dan mitra. Lewat seri buku ini, kami ingin anak-anak juga mengenalnya sejak dini. Kalau anak tahu siapa yang menjaga hutan di sekitar mereka, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang ikut menjaganya,” ujar Country Representative The Asia Foundation Indonesia, Hana Satriyo.

“Seri buku ini kami persembahkan untuk para perempuan penjaga hutan, atas kepemimpinan dan pengetahuan yang mereka wariskan kepada generasi berikutnya. Kami berharap anak-anak dapat mengenal kerja perawatan hutan yang dilakukan perempuan di komunitas dan memahami bahwa hutan adalah rumah bagi banyak kehidupan,” tambah Program Officer The Asia Foundation, Dorta Pardede.

Peluncuran ini menjadi bagian dari Children’s Book Festival di IIBF 2026, pameran buku yang diselenggarakan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) sejak 1980. Tahun ini IIBF berlangsung 30 September sampai 4 Oktober 2026 di JICC dengan semangat “Read Today, Lead Tomorrow”.

Peluncuran buku ini menutup hari yang panjang bagi Ani, Tessa, dan Lilik. Siang harinya, mereka hadir di Jamuan Puan Rimba di Jakarta bersama empat perempuan penjaga hutan lain dari Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Pada 3 sampai 4 Oktober 2026, mereka akan membawa cerita yang sama ke Bangkok Climate Action Week 2026.

Kelima buku ini bisa dibaca gratis di letsreadasia.org. Orang tua dan guru bisa membacakannya di rumah atau di kelas, sambil mengenalkan anak pada hutan dan para perempuan yang setia menjaganya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

    OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 24 Agustus 2026 – OSL Indonesia resmi merayakan OSL Indonesia Official Grand Launch melalui “OSL’s Obsession Night: Where Global Compliance Meets Relentless Innovation” pada 19 Agustus lalu, di Bali. Dihadiri sekitar 350 tamu yang terdiri dari stakeholders industri, mitra strategis, regulator, KOL, media, komunitas, dan pelaku ekosistem aset digital, OSL’s Obsession Night menghadirkan suasana […]

  • Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah

    Menyatukan Laporan Puluhan Cabang Tanpa Menunggu Rekap Manual dari Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kelola laporan dari puluhan cabang secara terpusat tanpa menunggu proses rekap manual dari masing masing daerah. Data yang terintegrasi membantu mempercepat pelaporan, meningkatkan akurasi, dan memudahkan manajemen mengambil keputusan. Tanggal sepuluh sudah lewat, tetapi laba bulan lalu belum diketahui. Kantor pusat masih menunggu berkas dari beberapa cabang di daerah. Setiap cabang mengirim format berbeda, sebagian […]

  • Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

    Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta (25/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasionalnya sepanjang Juni 2026 sebagai aksi nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, kegiatan seremoni diselenggarakan di Travoy Rest KM 792A Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (24/06). Hadir dalam […]

  • Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan

    Perkuat Pilar Sosial ESG, Pelindo Multi Terminal Tempatkan SDM sebagai Pusat Perubahan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

     Medan, Juni  2026 — Sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari pilar sosial (Social) dalam roadmap keberlanjutan perusahaan. Penguatan kapasitas, ketangguhan, dan kemampuan adaptasi […]

  • Dianggap Suami Idaman, Regi Datau Terbang Lintas Negara demi Kejutan Anniversary untuk Ayu Dewi

    Dianggap Suami Idaman, Regi Datau Terbang Lintas Negara demi Kejutan Anniversary untuk Ayu Dewi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Berpegang pada prinsip “Happy Wife, Happy Life”, Regi Datau menyiapkan kejutan istimewa berupa sebuah truk yang dipenuhi skin booster favorit sang istri. Jakarta, 22 Juni 2026 — Perayaan anniversary Ayu Dewi dan Regi Datau tahun ini menghadirkan cerita yang tak biasa. Bukan sekadar makan malam romantis atau hadiah mewah, Regi memilih memberikan sesuatu yang sangat […]

  • NPURE Ultra-Light Cleansing Oil – Solusi untuk Kulit Sehat dan Bercahaya

    NPURE Ultra-Light Cleansing Oil – Solusi untuk Kulit Sehat dan Bercahaya

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Pembersih Wajah All-in-One: Ultra-Light, Ultra-Clean, Effortless & Zero Drama Jakarta, 25 Agustus 2026 – NPURE sebagai brand skincare lokal Indonesia unggulan dan bersertifikasi halal, menjadi solusi effortless & zero drama, untuk membersihkan dan menjaga kelembapan kulit. Salah satu varian unggulan yaitu NPURE Ultra-Light Cleansing Oil. Menggabungkan pendekatan bahan-bahan alami dengan inovasi dan formulasi teruji secara […]

expand_less