Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Kembali beroperasinya dua fasilitas pengolahan tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi momentum penting dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional. Operasional PT Smelting dan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, dinilai akan meningkatkan pengolahan konsentrat tembaga sekaligus memperkuat fondasi pengembangan industri turunan berbasis tembaga di dalam negeri.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch (IMEW), Ferdy Hasiman, menyambut positif kembali beroperasinya kedua fasilitas pengolahan tembaga milik PTFI tersebut.

“Ya tentu positif karena smelter tembaganya Freeport merupakan yang terbesar. Dengan begitu nanti pengolahan konsentratnya menjadi lebih optimal,” ujar Ferdy saat dihubungi.

Sekadar catatan, PT Smelting sebelumnya sempat dihentikan sementara sejak 8 Agustus 2026 untuk perbaikan fasilitas furnace, sementara Smelter Manyar kembali beroperasi setelah sebelumnya terdampak penghentian operasi pascainsiden di tambang Grasberg.

Berdasarkan laporan kuartal III 2026 Freeport-McMoRan (FCX), disebutkan kapasitas peleburan gabungan PTFI, termasuk PT Smelting, ditargetkan mampu menghasilkan hingga sekitar 800 ribu ton katoda tembaga per tahun.

Kapasitas tersebut menjadi salah satu penguatan penting dalam rantai nilai tembaga nasional, mulai dari pengolahan konsentrat hingga menghasilkan produk bernilai tambah.

Pemerintah melalui MIND ID yang saat ini menjadi pemegang saham Freeport Indonesia terus mendorong penguatan hilirisasi tembaga. Penguatan hilirisasi tembaga dari MIND ID tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk memastikan tembaga dari Indonesia tidak lagi sekadar diekspor dalam bentuk ore mentah, tetapi bahan baku industri atau produk hilir yang memberikan nilai ekonomi dan penerimaan negara yang lebih besar bagi Indonesia.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan pemulihan operasional fasilitas pengolahan Freeport menunjukkan perkembangan yang positif. Smelter Manyar kembali menerima konsentrat pada Agustus dan mulai memproduksi katoda tembaga pada September, setelah sebelumnya pasokan konsentrat yang terbatas diprioritaskan untuk PT Smelting.

Yusuf berharap peningkatan kapasitas smelter terus berlangsung secara bertahap seiring dengan pemulihan produksi tambang Grasberg yang ditarget pada akhir 2027.

Ia menilai periode pemulihan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem industri hilir tembaga nasional. Menurutnya, peningkatan kapasitas smelter perlu diikuti dengan pengembangan industri pengolahan lanjutan agar nilai tambah dari komoditas tembaga semakin besar berada di dalam negeri.

Kendati demikian, Yusuf tetap memberi catatan bahwa sekitar tiga perempat produksi katoda PT Smelting masih diekspor karena industri pengolahan katoda domestik belum cukup besar. Kondisi tersebut juga menunjukkan adanya peluang pengembangan industri turunan tembaga di Indonesia, yang nantinya akan diorkestrasi pemerintah melalui MIND ID.

“Persoalannya bukan sekadar ada atau tidak ada permintaan. Yang juga menentukan adalah harga, kepastian kontrak jangka panjang, spesifikasi produk, dan pola pasokan industri,” tutup Yusuf saat dihubungi.

Dia menekankan, Indonesia memiliki posisi strategis karena didukung cadangan tembaga yang besar. Namun, pengembangan industri hilir harus konsisten diarahkan pada produk bernilai tambah lebih tinggi seperti batang tembaga, kawat, kabel, hingga copper foil untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    BP Tapera Perkuat Sinergi Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Per 29 September 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP sebanyak 161.746 unit dengan nilai pembiayaan mencapai Rp20,139 triliun.Melalui audiensi ini, BP Tapera dan Kementerian Kehutanan diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam penyampaian informasi program KPR Subsidi FLPP, sehingga semakin banyak pegawai yang memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan untuk mewujudkan kepemilikan rumah pertama. Jakarta, 29 […]

  • Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

    Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Setelah 14 tahun menikah, Regi Datau percaya bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak selalu datang dari hadiah besar. Kadang, cukup dengan memastikan pasangan merasa dicintai, diperhatikan, dan nyaman menjadi dirinya sendiri. Jakarta, 22 Juni 2026 — Setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam merayakan hari pernikahan. Ada yang memilih liburan, makan malam romantis, atau memberikan hadiah istimewa. […]

  • Marketing HIT: Perbedaan antara Menarik Perhatian dan Membangun Kampanye

    Marketing HIT: Perbedaan antara Menarik Perhatian dan Membangun Kampanye

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta — Salah satu aturan sederhana dalam marketing modern adalah membuat iklan menjadi viral, baik melalui meme maupun selebritas. Orang-orang kemudian akan menyebarkan iklan tersebut melalui media sosial dan aplikasi pesan dengan cepat. Jenis marketing seperti ini terasa lebih organik dan mudah diterima karena banyak orang lain ikut membicarakan dan berinteraksi dengannya. Cara ini bekerja […]

  • Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

    Do Long Membuka Babak Baru Fashion Bridal Lewat The Prime di Vietnam Wedding Week 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Ho Chi Minh City, Agustus 2026 – Di Vietnam Wedding Week 2026, DO LONG BRIDAL memperkenalkan The Prime, membawa bahasa desain yang selama ini identik dengan glamour, kepercayaan diri, dan kekuatan visual ke dalam sebuah percakapan baru: fashion pengantin. Ditampilkan sebagai bagian dari Bridal Fashion Show 2026, koleksi ini menandai satu momen penting dalam eksplorasi […]

  • FisTx Jadi Perusahaan Akuakultur Pertama di Indonesia yang Produksi dan Terapkan Teknologi Nano untuk Atasi EHP, AHPND, WSSV hingga WFD pada Udang

    FisTx Jadi Perusahaan Akuakultur Pertama di Indonesia yang Produksi dan Terapkan Teknologi Nano untuk Atasi EHP, AHPND, WSSV hingga WFD pada Udang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Nano Silver dan Nano Disinfektan berbasis nanopartikel perak dan tembaga produksi Fistx Indonesia terbukti efektif menembus sel patogen tanpa memicu resistensi antibiotik, dan telah diaplikasikan di berbagai tambak komersial di Indonesia. Yogyakarta — FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, mengukuhkan diri sebagai perusahaan akuakultur pertama di Indonesia yang berhasil memproduksi […]

  • Public

    Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bittime menyoroti rencana OJK mengatur penawaran aset ditokenisasi di Indonesia sebagai langkah penting dalam perkembangan investasi digital. Melalui Bittime Tokenized US Stocks, investor dapat mengeksplorasi aset digital yang memberikan eksposur terhadap saham Amerika Serikat pilihan, seperti Apple (AAPLX), Nvidia (NVDAX), dan Tesla (TSLAX). Bittime menekankan pentingnya transparansi informasi, kejelasan struktur produk, edukasi, dan pemahaman risiko […]

expand_less