Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Multi-Level BoM Odoo membantu pabrik mengelola struktur komponen dan sub-rakitan secara bertingkat dalam satu sumber data. Dengan struktur yang terpusat, risiko salah komponen, penggunaan versi lama, dan keterlambatan produksi dapat dikurangi.

Produk rakitan jarang berdiri dari satu lapis komponen. Ada sub-rakitan, ada bagian yang dibeli, ada pula yang diproduksi sendiri. Karena itu multi-level BoM Odoo menjadi perhatian pabrik yang produknya kompleks. Satu kesalahan kecil di lapis bawah merambat ke seluruh produk.

Dampaknya terasa langsung di lantai produksi. Rakitan harus dibongkar ketika komponennya ternyata keliru. Jadwal pengiriman bergeser, sedangkan bahan terlanjur terpakai. Biaya perbaikan jarang tercatat sebagai kerugian yang jelas.

Akar masalahnya sering berada di dokumen, bukan di keterampilan operator. Daftar material tersimpan pada beberapa berkas berbeda. Revisi desain dikirim lewat pesan singkat, lalu terlewat oleh satu regu. Produksi pun berjalan memakai versi lama tanpa disadari.

Perbaikannya dimulai dari satu sumber data yang disepakati. Struktur produk disusun berjenjang, bukan sebagai daftar panjang. Banyak produsen menata ulang strukturnya bersama penyedia jasa software ERP. Perubahan di satu tingkat langsung terbaca oleh tingkat di atasnya.

Kenapa Produk Bertingkat Mudah Salah Komponen

Daftar Material yang Tersebar di Banyak Berkas

Tim desain, pembelian, dan produksi kerap memegang berkas masing-masing. Ketiganya mirip, tetapi tidak pernah benar-benar sama. Perbedaan kecil muncul setiap kali ada penyesuaian desain. Pemeriksaan silang baru dilakukan setelah barang gagal dirakit.

Revisi yang Tidak Sampai ke Lantai Produksi

Perubahan komponen biasanya diumumkan secara lisan. Dokumen cetak di meja kerja tidak ikut diperbarui. Operator memakai lembar lama karena itulah yang tersedia. Kesalahan seperti ini berulang pada setiap perubahan desain.

Dua Cara Menyusun Struktur Bertingkat

Pemilihan bentuk struktur menentukan cara sistem memperlakukan sub-rakitan:

• Kit membuat komponennya langsung terurai pada dokumen induk

• Sub-rakitan sesungguhnya memiliki perintah produksi tersendiri

• Kit tidak menyimpan nilai persediaan atas rakitannya

• Sub-rakitan tercatat sebagai stok yang bisa disimpan

Kit untuk Rakitan yang Tidak Disimpan

Bentuk kit cocok untuk paket yang dirakit saat pengiriman. Tidak ada perintah produksi terpisah untuk rakitannya. Komponen langsung diambil dari gudang sesuai dokumen induk. Pilihan ini menyederhanakan proses pada produk yang jarang berubah.

Sub-Rakitan untuk Komponen yang Punya Stok

Sub-rakitan dipakai ketika bagian tersebut diproduksi lebih dulu. Stoknya disimpan, lalu dipakai pada beberapa produk berbeda. Biaya produksinya terhitung tersendiri sebelum masuk ke induk. Perencanaan kapasitas juga menjadi lebih terbaca.

Cara Menata Multi-Level BoM Odoo dari Bawah ke Atas

Penyusunan sebaiknya dimulai dari tingkat terdalam. Struktur induk baru disusun setelah sub-rakitannya selesai didefinisikan. Urutan kerjanya umumnya seperti berikut:

1. Daftarkan komponen beli beserta satuan dan pemasoknya

2. Susun struktur untuk tiap sub-rakitan yang diproduksi sendiri

3. Tentukan bentuknya, apakah kit atau rakitan dengan perintah produksi

4. Rangkai sub-rakitan tersebut ke dalam struktur produk induk

5. Uji satu perintah produksi percobaan sebelum dipakai penuh

Multi-level BoM Odoo sebaiknya diuji memakai produk yang paling sering dirakit. Kesalahan struktur lebih cepat terlihat pada produk bervolume tinggi. Perluasan ke model lain dikerjakan setelah polanya terbukti berjalan. Cara bertahap ini menghindari kekacauan data di tengah musim produksi.

Laporan Struktur dan Akumulasi Biaya

Struktur berjenjang dapat ditampilkan sebagai laporan bertingkat. Laporan itu memperlihatkan komponen sampai lapis terdalam. Biaya tiap tingkat ikut terakumulasi menuju produk induk. Perhitungan harga jual pun berpijak pada angka yang bisa ditelusuri.

Ketika Satu Komponen di Lapis Bawah Berubah

Perubahan pada sub-rakitan memengaruhi semua produk yang memakainya. Sifat ini menguntungkan, tetapi juga berisiko bila tanpa kendali. Karena itu perubahan teknis perlu melewati jalur persetujuan. Odoo menyediakan modul perubahan teknis untuk mencatat riwayatnya.

Waktu Produksi yang Menumpuk di Tiap Tingkat

Tenggat produksi sering meleset karena perhitungan waktunya terlalu sederhana. Waktu pengerjaan induk bukan satu-satunya angka yang berlaku. Sub-rakitan menambah waktu tunggu tersendiri di setiap tingkat. Penjadwalan yang mengabaikan hal ini selalu berakhir dengan lembur.

Vendor ERP berpengalaman biasanya menguji struktur memakai pesanan nyata. Simulasi tersebut memperlihatkan titik tersempit pada rantai produksi. Hasilnya dipakai menyesuaikan waktu tunggu dan aturan pengisian ulang. Jadwal pengiriman menjadi lebih realistis sejak awal.

Merapikan Multi-Level BoM Odoo Sebelum Volume Naik

Struktur produk yang rapi adalah fondasi perencanaan produksi. Selama fondasinya benar, penambahan model baru tidak menimbulkan kekacauan. Kesalahan komponen menyusut karena semua pihak membaca sumber sama. Tim produksi pun berhenti menebak versi mana yang berlaku.

Penataan ini menuntut kesepakatan istilah antar divisi. Nama komponen harus seragam antara gambar teknik dan sistem. Penyedia jasa software ERP biasanya membantu menyamakan penamaan sejak awal. Langkah kecil itu mencegah duplikasi kode yang sulit dibersihkan kemudian.

i2C Studio mendampingi produsen menyusun struktur tersebut sejak audit lapangan. Sebagai vendor ERP berstatus Odoo Silver Partner dari Bandung, timnya memetakan alur perakitan lebih dulu. Konfigurasi disusun setelah tingkatan produknya disepakati bersama tim teknik. Diskusi awal biasanya cukup untuk menilai kesiapan data produk Anda.

1. Kapan sebaiknya memakai bentuk kit dibanding sub-rakitan biasa?

Pakai kit bila rakitannya tidak disimpan sebagai stok dan tidak butuh perintah produksi.

2. Apakah perubahan komponen otomatis berlaku pada semua produk induk?

Ya, karena struktur induk merujuk pada sub-rakitan yang sama.

3. Apakah biaya sub-rakitan ikut terhitung dalam harga pokok produk induk?

Ikut, karena biaya tiap tingkat terakumulasi sampai ke produk induk.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN Group Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif

    PTPN Group Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan. Dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang dihadiri langsung Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri Indarti serta ratusan Kepala Program Studi di Universitas […]

  • Public

    Nvidia Siapkan Buyback US$150 Miliar, Terbesar dalam Sejarah

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Nvidia kembali menjadi sorotan pasar setelah perusahaan chip asal Amerika Serikat tersebut mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau share buyback senilai US$150 miliar. Nilai tersebut menjadi penambahan otorisasi buyback terbesar dalam sejarah perusahaan dan mempertegas keyakinan Nvidia terhadap prospek jangka panjang industri kecerdasan buatan (AI). Keputusan tersebut diumumkan pada Senin, 28 September 2026. Dengan tambahan […]

  • Public

    BINUS UNIVERSITY Terpilih sebagai Satu-Satunya Universitas di Indonesia dalam Kiro Students, Buka Akses AI Development Eksklusif bagi Binusian

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 September 2026 — Kesempatan untuk mengenal dan mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) semakin terbuka bagi Binusian. BINUS University terpilih sebagai satu-satunya universitas di Indonesia dalam program Kiro Students, sebuah program dari Amazon Web Services (AWS) yang memberikan akses kepada mahasiswa untuk menggunakan Kiro, AI-powered development environment yang dirancang untuk mendukung proses pengembangan perangkat […]

  • BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat […]

  • Polda NTT Perkuat Sinergi Indonesia, Australia, dan Timor-Leste Jaga Perbatasan

    Polda NTT Perkuat Sinergi Indonesia, Australia, dan Timor-Leste Jaga Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 7 Agustus 2026 – Polda Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat keamanan wilayah perbatasan melalui Trilateral Meeting antara Polri, Australian Federal Police (AFP), dan Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kerja sama tiga negara dalam menghadapi ancaman kejahatan lintas negara yang semakin kompleks serta […]

  • 6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    6 Hal yang Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan […]

expand_less