Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Lebih Teliti Jaga Barang Bawaan Selama Perjalanan Kereta Api

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Lebih Teliti Jaga Barang Bawaan Selama Perjalanan Kereta Api

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Info Daop 2 Bd

Kamis, 2 Juli 2026

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Lebih Teliti Jaga Barang Bawaan Selama Perjalanan Kereta Api

Bandung (Jawa Barat), 2 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan dan memastikan barang bawaan tidak tertinggal, baik saat berada di stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api. Imbauan ini disampaikan seiring masih ditemukannya ratusan barang milik pelanggan yang tertinggal setiap bulannya.

Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 1.479 barang temuan yang tertinggal di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api. Dari jumlah tersebut, terdapat 16 barang berupa makanan, 926 barang biasa seperti pakaian, helm, dan perlengkapan pribadi lainnya, serta 527 barang berharga yang meliputi telepon seluler, laptop, uang tunai, hingga perhiasan. Total estimasi nilai barang yang berhasil diamankan mencapai Rp899.972.000.

Seluruh barang yang ditemukan ini diamankan oleh petugas dan dikelola sesuai prosedur Lost and Found yang berlaku di lingkungan KAI. Barang-barang tersebut didata, disimpan, dan diupayakan untuk dikembalikan kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi kepemilikan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya jumlah barang tertinggal menjadi pengingat bagi seluruh pelanggan agar lebih teliti sebelum meninggalkan lokasi baik saat di dalam kereta maupun saat berada di area stasiun.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan agar selalu melakukan pengecekan kembali barang bawaannya sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. Luangkan beberapa saat untuk memastikan tidak ada barang yang tertinggal di rak bagasi, di bawah tempat duduk, maupun di area sekitar tempat duduk. Langkah sederhana ini dapat mencegah hilangnya barang-barang berharga yang tentunya sangat penting bagi pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, KAI terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui sistem penanganan barang tertinggal yang profesional, cepat, dan akuntabel. Petugas di stasiun maupun awak kereta secara rutin melakukan pemeriksaan setelah perjalanan selesai untuk mengamankan barang-barang yang ditemukan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar setiap barang yang ditemukan dapat kembali kepada pemiliknya. Namun demikian, kewaspadaan pelanggan tetap menjadi faktor utama untuk mencegah terjadinya barang tertinggal selama perjalanan,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung menjelaskan terkait ketentuan masa penyimpanan barang temuan sesuai jenisnya. Untuk makanan yang mudah basi, masa penyimpanan berlaku selama 1 x 24 jam, sedangkan makanan kering disimpan hingga 7 x 24 jam. Barang biasa seperti pakaian atau perlengkapan pribadi disimpan selama 1 bulan, sementara barang berharga seperti laptop, telepon seluler, uang tunai, dan perhiasan disimpan hingga 3 bulan.

Apabila barang temuan telah melewati batas waktu penyimpanan dan tidak diambil oleh pemiliknya, maka KAI akan melakukan tindak lanjut sesuai ketentuan. Barang berupa makanan akan dimusnahkan dengan dibuang ke tempat pengelolaan sampah, barang biasa disalurkan kepada lembaga sosial, sedangkan barang berharga akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Bagi pelanggan yang merasa kehilangan barang selama menggunakan layanan kereta api, dapat segera melaporkan kepada petugas stasiun terdekat atau menghubungi Contact Center KAI 121. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang barang dapat segera ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pelanggan untuk membiasakan melakukan pengecekan barang sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun dengan memastikan seluruh barang pribadi telah terbawa. Dengan meningkatnya kesadaran pelanggan, diharapkan barang tertinggal dapat dihindari sehingga perjalanan menggunakan kereta api menjadi semakin aman, nyaman, dan menyenangkan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kabupaten Tangerang, 18 Oktober 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi menutup gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada Minggu, (18/10). Selama lima hari pelaksanaan, pameran dagang terbesar di Indonesia ini mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 22,94 miliar, atau 31,1 persen melampaui target USD 17,5 miliar. TEI ke-41 digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD […]

  • Public

    Solusi Pasca Kebijakan Meta 1 Oktober dengan WA Coexistence, Amankah?

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Perubahan tarif WhatsApp pada 1 Oktober 2026 membuat bisnis perlu lebih cermat mengelola biaya […]

  • Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

    Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    e Signature membantu perusahaan mempercepat proses administrasi dengan mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik dan tanda tangan manual. Selain memangkas waktu penyelesaian dokumen dari hitungan hari menjadi menit, penggunaan tanda tangan elektronik juga meningkatkan efisiensi operasional sehingga perusahaan dapat bekerja lebih cepat, hemat biaya, dan lebih kompetitif di era digital. Penyelesaian dokumen fisik seringkali menyita waktu […]

  • Public

    BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BRI BO Gunung Sahari melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Gunung Sahari. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat dengan semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme. Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati […]

  • Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

    Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dalam pelayanan pelanggan (customer service), perusahaan memantau berbagai metrik, salah satunya adalah Average Handling Time (AHT) dan memastikan setiap panggilan telepon diangkat dalam hitungan detik. Namun, apakah respons cepat benar-benar menjamin kepuasan pelanggan? Belum tentu. Kecepatan tanpa kualitas interaksi hanya akan menghasilkan penyelesaian masalah secara dangkal. Untuk mencapai service excellence sejati, bisnis harus melangkah lebih jauh dari sekadar respons […]

  • Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut. SEMARANG-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan […]

expand_less