Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR — Bali Tech Week 2026 menjadwalkan lebih dari 900 pertemuan bisnis untuk mempertemukan startup, investor, dan perusahaan teknologi, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara. Pengalaman India dalam mengembangkan infrastruktur perdagangan digital terbuka melalui Open Network for Digital Commerce (ONDC) turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam forum teknologi tersebut.

Berlangsung pada 19 hingga 23 Oktober 2026, Bali Tech Week menghadirkan pelaku industri, pendiri startup, investor, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk memperkuat konektivitas bisnis dan mendorong inovasi digital. Bagi Indonesia dan India, forum ini juga membuka ruang pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan infrastruktur digital serta peluang kerja sama dalam ekonomi digital.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Edwin Hidayat Abdullah mengatakan Bali Tech Week menjadi momentum untuk menghubungkan berbagai pelaku ekosistem digital yang selama ini kerap berinteraksi melalui forum dan agenda terpisah.

Melalui pertemuan lintas sektor, berbagai gagasan dan potensi kerja sama diharapkan dapat berkembang menjadi proyek serta peluang bisnis yang memberikan manfaat nyata.

“Bali Tech Week merupakan wujud nyata dari upaya bersama untuk membangun ekosistem digital Indonesia. Pemerintah, industri, pendiri startup, investor, akademisi, dan komunitas memiliki peran masing-masing dalam memajukan ekosistem ini. Ketika kita bertemu lintas sektor, kita dapat menemukan mitra, memecahkan masalah, dan mengubah ambisi bersama menjadi kerja nyata,” ujar Edwin dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026).

Melalui Bali Tech Week, Kemkomdigi ingin memastikan pertemuan antarpelaku industri tidak berhenti pada diskusi atau pameran teknologi. Rangkaian kegiatan dirancang untuk membuka ruang pertemuan bisnis, penjajakan investasi, diskusi kebijakan, serta pertukaran pengalaman antara peserta dari dalam dan luar negeri.

Salah satu bentuk konkret kolaborasi tersebut hadir melalui HUB.ID, program yang mempertemukan startup, investor, dan perusahaan untuk menjembatani inovasi dengan kebutuhan bisnis. Dalam rangkaian Bali Tech Week 2026, lebih dari 900 pertemuan formal telah dijadwalkan melalui HUB.ID, di samping pertemuan informal yang turut membuka peluang kerja sama baru.

“Program ini dirancang agar koneksi yang terbangun dapat memberikan manfaat. Bali Tech Week bukan hanya rangkaian diskusi atau ajang menampilkan teknologi, melainkan ruang untuk pertemuan terarah, penjajakan bisnis, pembahasan kebijakan, dan pertukaran gagasan antara peserta lokal dan internasional,” ucap Edwin.

Pengalaman India dalam Pengembangan Pasar Digital Terbuka

Dimensi kerja sama digital India dan Indonesia turut tercermin dalam sesi fireside chat bertajuk “Designing Open & Interoperable Digital Markets: What We Can Learn from ONDC”. Sesi yang berlangsung pada 19 Oktober 2026 di Garuda Stage, Ballroom 2, sebagai bagian dari program Fair Digital Markets ini menghadirkan Thampy Koshy, dengan Alvin Evander sebagai moderator.

Thampy Koshy dikenal atas perannya dalam pengembangan ONDC, inisiatif India yang mengembangkan jaringan perdagangan digital terbuka dan interoperabel. Pendekatan tersebut memungkinkan berbagai pelaku usaha dan platform terhubung dalam ekosistem perdagangan digital, dengan tujuan memperluas akses dan partisipasi pelaku pasar.

Pembahasan mengenai ONDC relevan dengan upaya Indonesia mengembangkan infrastruktur digital yang dapat menghubungkan pelaku usaha dan memperluas akses terhadap pasar. Salah satu inisiatif yang mengusung pendekatan tersebut adalah Indonesia Open Network (ION), jaringan perdagangan digital terbuka di Indonesia yang mengadaptasi arsitektur ONDC dari India.

ION dikembangkan untuk mendukung interoperabilitas dalam ekosistem perdagangan digital, sehingga pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), berpeluang menjangkau pasar melalui konektivitas yang lebih luas. Pengalaman India melalui ONDC menjadi salah satu referensi dalam memahami bagaimana pendekatan berbasis jaringan terbuka dapat diterapkan untuk mendukung perkembangan ekonomi digital.

Keterlibatan Thampy Koshy dalam Bali Tech Week memberikan ruang bagi pertukaran gagasan mengenai pengembangan pasar digital terbuka, sekaligus memperluas diskusi tentang peluang penerapan pendekatan serupa di Indonesia. Pembahasan ini juga menempatkan interoperabilitas dan konektivitas bisnis sebagai bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem perdagangan digital lintas negara.

Mempertemukan Ekosistem Digital Regional dan Global

Bali Tech Week 2026 berlangsung selama lima hari dengan menghadirkan 13 kegiatan utama yang membahas beragam bidang, mulai dari startup dan investasi, gim, kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), keamanan siber, aset digital, pengembangan perusahaan, hingga kebijakan digital. Setiap kegiatan memiliki fokus dan komunitas tersendiri, tetapi terhubung dalam satu momentum untuk memperluas jejaring dan peluang kolaborasi.

Penyelenggaraan perdana ini menargetkan keterlibatan luas dari komunitas teknologi nasional dan internasional. Bali Tech Week menghadirkan rata-rata 1.800 peserta setiap hari, dengan 27 persen di antaranya berasal dari luar negeri dan keterwakilan lebih dari 35 negara.

Rangkaian kegiatan juga melibatkan lebih dari 200 pembicara, lebih dari 80 startup, serta lebih dari 100 investor, dengan dukungan 13 mitra penyelenggara acara.

Edwin menilai keberagaman peserta tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Bali Tech Week. Pertemuan berbagai pengalaman, pasar, dan gagasan dapat membantu pelaku ekosistem digital mengenali kebutuhan satu sama lain, memperluas akses terhadap mitra strategis, serta membuka jalan bagi inovasi Indonesia untuk berkembang di tingkat regional maupun global.

Semangat tersebut tercermin dalam tema Bali Tech Week 2026, “Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further”. Tema ini menegaskan pentingnya menghubungkan potensi, talenta, dan kekuatan lokal Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah agar manfaat ekonomi digital dapat tumbuh lebih merata.

“Kepada para pendiri dan inovator Indonesia, saya berharap Anda meninggalkan Bali dengan jejaring baru, perspektif yang lebih luas, dan peluang untuk menjangkau pasar regional maupun global. Bagi investor dan pemimpin bisnis, semoga pertemuan ini mempertemukan Anda dengan orang-orang dan gagasan yang layak ditindaklanjuti setelah kegiatan berakhir,” tutur Edwin.

Melalui rangkaian pertemuan bisnis dan diskusi lintas sektor, Bali Tech Week 2026 diharapkan dapat mendorong terbentuknya kemitraan yang menghubungkan inovasi dengan kebutuhan pasar. Bagi Indonesia dan India, pertukaran pengalaman dalam pengembangan infrastruktur perdagangan digital juga membuka ruang untuk memperkuat konektivitas bisnis dan menjajaki peluang kolaborasi dalam ekonomi digital regional.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    KAI Bandara Layani 5,1 Juta Penumpang pada Triwulan III 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PT Railink selaku operator layanan KAI Bandara mencatat sebanyak 5,1 juta penumpang telah menggunakan layanan KAI Bandara selama periode Triwulan III tahun 2026. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan transportasi kereta api bandara di wilayah Sumatera Utara dan Yogyakarta. Dari total tersebut, sebanyak 3,2 juta penumpang tercatat menggunakan layanan KAI Bandara di […]

  • IFG Life Bukukan Laba Bersih Rp482 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Kinerja Operasional pada 2025

    IFG Life Bukukan Laba Bersih Rp482 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Kinerja Operasional pada 2025

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Agustus 2026 – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Secara konsolidasi, IFG Life membukukan laba bersih Rp482,12 miliar, meningkat 162,9% dibanding tahun 2024. Pendapatan jasa asuransi juga tumbuh 11,7% menjadi Rp6,56 triliun, dengan total aset mencapai Rp32,84 triliun serta Risk-Based […]

  • Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    12th IRGCE 2026 Reaches Historic 600-Booth Milestone Ahead of September Event Kuala Lumpur, 30 June 2026 — The 12th International Rubber Glove Conference and Exhibition (12th IRGCE 2026) theme “Synergising Innovations: Redefine the Future of the Glove Ecosystem.” has already reached a historic milestone. A record-breaking 600 booths have been taken up by exhibitors from […]

  • Public

    Zentara Jelaskan Pentingnya Menghubungkan Threat Detection dengan Respons Keamanan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Banyak Security Operations Center menghadapi tantangan bukan karena kekurangan alert, melainkan karena volume alert yang harus dianalisis dapat melebihi kapasitas tim untuk melakukan investigasi secara mendalam. Alert keamanan membutuhkan konteks sebelum dapat menjadi keputusan. Analis perlu mengetahui indikator serangan, aset yang terdampak, aktivitas pengguna, kemungkinan eksploitasi, serta konsekuensi terhadap […]

  • Public

    Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar”, ujar Sofyan. Jakarta, 7 Oktober 2026 – PAM JAYA mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat […]

  • Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental

    Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Telkom AI Center melalui Telkom AI Connect Bali menggelar pelatihan Python Fundamental untuk membekali talenta digital dengan keterampilan analisis data melalui pembelajaran teori dan praktik. Denpasar 27 Agustus 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan talenta digital dalam bidang analisis data, salah satu program AI Connect yang diinisiasi Telkom sukses diselenggarakan pada tanggal 10 […]

expand_less