Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Binance memperluas akses terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk aktivitas perdagangan aset kripto. Pada Senin, 19 Oktober 2026, platform pertukaran kripto tersebut membuka layanan Binance AI Pro bagi seluruh pengguna sekaligus menghadirkan opsi gratis, setelah sebelumnya menjalankan layanan tersebut dalam tahap beta berbayar sejak Maret 2026.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengubah ide trading yang ditulis menggunakan bahasa sehari-hari menjadi strategi perdagangan otomatis tanpa perlu memiliki kemampuan pemrograman. Pengguna cukup menjelaskan aset yang ingin diperdagangkan, kondisi pasar yang menjadi acuan, serta parameter dan batas risiko yang diinginkan. Sistem kemudian menyusun strategi dalam bentuk alur kerja visual yang dapat ditinjau dan disunting sebelum digunakan.

Mengutip laporan Unchained Crypto pada 19 Oktober 2026, Binance AI Pro tersedia melalui situs web dan aplikasi Binance tanpa memerlukan pendaftaran terpisah. Layanan ini mendukung strategi perdagangan di pasar spot dan kontrak berjangka USDS-M, meskipun ketersediaannya tetap mengikuti pembatasan wilayah yang berlaku.

Binance AI Pro Permudah Pembuatan Strategi Trading

Kehadiran Binance AI Pro menjadi bagian dari perkembangan pemanfaatan AI dalam industri aset digital. Jika sebelumnya teknologi AI banyak digunakan untuk merangkum informasi dan membantu analisis pasar, kini teknologi tersebut juga mulai dimanfaatkan untuk menyusun serta menjalankan strategi perdagangan.

Melalui Binance AI Pro, pengguna dapat menjelaskan pendekatan trading yang ingin diterapkan, termasuk aset kripto yang dipilih, kondisi yang memicu transaksi, dan batas risiko. AI kemudian menerjemahkan instruksi tersebut menjadi alur kerja yang bisa diperiksa dan disesuaikan oleh pengguna.

Fitur ini ditujukan untuk memperluas akses terhadap pembuatan strategi trading yang sebelumnya kerap membutuhkan keterampilan teknis. Meski demikian, kemudahan penggunaan tidak serta-merta menjamin strategi yang dihasilkan akan memberikan keuntungan.

Binance menyatakan bahwa layanan tersebut dirancang agar pengguna tetap memiliki kendali dalam setiap tahapan. Strategi tidak akan dijalankan menggunakan dana sungguhan sebelum mendapatkan persetujuan pengguna.

Pengguna Bisa Menguji Strategi Sebelum Trading

Salah satu fitur utama Binance AI Pro adalah paper trading, yakni simulasi perdagangan menggunakan dana hipotetis. Melalui fitur ini, pengguna dapat mencoba strategi yang telah dibuat sebelum memutuskan untuk menerapkannya pada transaksi nyata.

Pengujian tersebut dapat membantu pengguna memahami bagaimana strategi bekerja berdasarkan kondisi yang disimulasikan. Namun, hasil simulasi tidak menjamin performa yang sama ketika strategi digunakan di pasar sesungguhnya, terutama karena harga aset kripto dapat berubah dengan cepat.

Binance juga menyediakan pemeriksaan terhadap kode yang dihasilkan AI. Akan tetapi, pemeriksaan ini hanya memastikan bahwa logika strategi dapat berjalan tanpa kesalahan teknis. Pemeriksaan tersebut tidak menilai profitabilitas, kualitas strategi, maupun potensi kinerjanya.

Dengan demikian, strategi yang lolos pemeriksaan teknis belum tentu efektif atau menguntungkan. Pengguna tetap perlu mengevaluasi asumsi yang digunakan, memahami risiko transaksi, dan tidak menjadikan keluaran AI sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan.

Binance membatasi setiap pengguna hingga maksimal 10 strategi secara keseluruhan. Batas tersebut mencakup strategi yang masih berupa simulasi, sudah dijalankan secara langsung, maupun hanya menghasilkan sinyal perdagangan.

Dana Trading Dipisahkan untuk Membatasi Risiko

Selain memperluas akses, Binance menerapkan sejumlah mekanisme pengendalian untuk membatasi kewenangan AI terhadap dana pengguna.

Strategi yang dijalankan menggunakan dana sungguhan memanfaatkan akun khusus bernama AI Strategy Account. Akun ini merupakan subakun yang terpisah dari saldo utama pengguna. Dana harus dipindahkan secara manual oleh pengguna ke akun tersebut sebelum strategi dapat mulai bertransaksi.

Binance menyatakan bahwa agen AI tidak memiliki kemampuan untuk mentransfer dana keluar ke alamat eksternal. Pengguna juga dapat menyetujui, menghentikan sementara, atau menonaktifkan strategi kapan saja.

Jika pengguna mengubah logika strategi, perubahan tersebut akan disimpan sebagai versi baru yang kembali membutuhkan persetujuan sebelum dijalankan. Mekanisme ini dimaksudkan agar perubahan strategi tidak langsung diterapkan tanpa sepengetahuan pengguna.

Meski demikian, pemisahan akun dan pembatasan akses bukan berarti risiko perdagangan sepenuhnya hilang. Strategi otomatis tetap dapat mengalami kerugian akibat pergerakan pasar yang tidak sesuai dengan asumsi awal.

Persaingan AI di Industri Investasi Semakin Ketat

Langkah Binance mencerminkan persaingan yang semakin berkembang dalam menghadirkan fitur AI untuk investor ritel. Platform keuangan mulai mengintegrasikan teknologi tersebut tidak hanya untuk menyajikan informasi, tetapi juga membantu pengguna membangun alur kerja investasi yang lebih otomatis.

Unchained Crypto juga menyoroti langkah Robinhood yang memperkenalkan agen trading berbasis AI pada akhir September 2026. Perkembangan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam aktivitas perdagangan mulai menjadi salah satu area persaingan ant platform.

Namun, semakin besarnya kemampuan AI untuk menjalankan tindakan secara otomatis juga meningkatkan pentingnya transparansi, pembatasan akses, dan pemahaman pengguna terhadap risiko. Teknologi dapat membantu menyederhanakan proses, tetapi keputusan investasi tetap memerlukan pertimbangan yang matang.

Pantau Pergerakan Aset Investasi Bersama Nanovest

Perkembangan AI dalam trading menunjukkan bagaimana teknologi terus mengubah cara investor memantau dan mengakses pasar keuangan. Meski berbagai alat baru dapat membantu proses analisis, investor tetap perlu memahami karakteristik setiap aset, menyesuaikan keputusan dengan profil risiko, serta melakukan riset sebelum bertransaksi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika tertarik mulai berinvestasi di saham AS atau mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengakses instrumen tersebut dalam satu aplikasi. Investor pemula juga dapat mulai berinvestasi dengan nominal mulai dari Rp5.000.

Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menyediakan perlindungan terhadap risiko kejahatan siber melalui Asuransi Sinarmas, sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai layanan Nanovest dapat diakses melalui situs resmi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan

    BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BRI Region 6 menyelenggarakan program Operational Enhancement Project (OEP) bagi para Manager Operasional & Layanan (MOL) dari berbagai unit kerja di wilayah Region 6. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas pengelolaan operasional dan layanan di seluruh jaringan kerja BRI. Pelaksanaan pendidikan OEP dirancang untuk membekali […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle B01
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Public

    Menteri PKP Apresiasi Kinerja Tiga Kedeputian BP Tapera, Realisasi FLPP Capai 178.211 Unit

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Melalui rapat evaluasi ini, Kementerian PKP dan BP Tapera mendorong seluruh ekosistem perumahan memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kendala ditindaklanjuti dengan solusi yang konkret serta terukur. Dengan dukungan perbankan, pengembang, dan asosiasi, percepatan realisasi FLPP diharapkan semakin optimal hingga akhir 2026, sekaligus memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Jakarta, 9 […]

  • Menjawab Dinamika Perdagangan Dunia, BINUS @Bekasi Hadirkan Program S1 Global Trade Management

    Menjawab Dinamika Perdagangan Dunia, BINUS @Bekasi Hadirkan Program S1 Global Trade Management

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Gandeng Kementerian Perdagangan dan Praktisi Ekspor-Impor dalam Peluncuran Program Baru BEKASI, 16 September 2026 — BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa BINUS @Bekasi sekaligus menjadi respon atas dinamika perdagangan internasional […]

  • Public

    Strategi Jhonny Thio Doran Pilih 23 Mall Semarang untuk Ekspansi JETE & Doran Gadget

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jhonny Thio Doran, CEO JETE dan Doran Gadget, memperkuat jaringan ritel teknologi di Jawa Tengah melalui pembukaan dua gerai di 23 Mall Semarang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memanfaatkan potensi kawasan komersial baru sekaligus memperluas jangkauan pasar. Semarang – Mengembangkan jaringan ritel bukan hanya soal menambah jumlah toko, tetapi juga memahami potensi […]

  • KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa Tumbuh Positif

    KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang hingga Agustus 2026, KA Srilelawangsa Tumbuh Positif

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PT Railink atau KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna layanan kereta api bandara hingga periode Januari–Agustus 2026. Berdasarkan data tersebut, KAI Bandara melayani sebanyak 4.647.947 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 dengan jumlah 4.639.062 penumpang. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sebagai salah satu pilihan mobilitas yang aman, […]

expand_less