Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, 28 September 2026 – Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya yang tumbuh dari berbagai latar belakang sejarah, etnis, agama, dan tradisi yang hidup berdampingan di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari identitas bangsa, tetapi juga terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dan interaksi antarmasyarakat. Salah satu bentuk keberagaman yang memiliki perjalanan panjang dalam sejarah Indonesia adalah budaya Peranakan Tionghoa, yang telah berinteraksi dan berakulturasi dengan berbagai budaya lokal di Indonesia.

Pemahaman mengenai budaya dan keberagaman menjadi semakin relevan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin terbuka dan dinamis. Budaya tidak hanya dapat dipelajari melalui catatan sejarah atau pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman melihat, mencoba, berdiskusi, dan berinteraksi secara langsung dengan berbagai bentuk ekspresi budaya. Pendekatan tersebut dapat membantu generasi muda memahami bahwa keberagaman bukan sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang terus berkembang.

Melihat pentingnya ruang pembelajaran tersebut, BINUS @Malang melalui Center of Excellence – Center of BINUS Digital Culture (CBCD) menyelenggarakan Local Culture and Interfaith Expo pada 28 September 2026. Mengangkat budaya Peranakan Tionghoa, kegiatan ini menghadirkan rangkaian seminar, workshop, diskusi, serta pameran yang terbuka bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Sebagai Kampus Digital Technopreneur, BINUS @Malang terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan dan teknologi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memahami berbagai persoalan dan dinamika yang ada di masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai sejarah dan identitas budaya Peranakan Tionghoa di Indonesia, tetapi juga dapat mengenal berbagai bentuk ekspresi budaya melalui seni lukis, kaligrafi, permainan tradisional, kuliner, literatur, hingga berbagai benda yang merepresentasikan kehidupan sehari-hari.

Campus Director BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., mengatakan bahwa pengenalan budaya melalui pengalaman langsung dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang lebih luas. “Ketika kita berbicara tentang keberagaman budaya, mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui dari sisi teori atau sejarahnya. Mereka juga perlu memiliki kesempatan untuk melihat, merasakan, dan berinteraksi secara langsung dengan budaya tersebut. Melalui kegiatan seperti Local Culture and Interfaith Expo, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang lebih terbuka, di mana budaya dapat dipahami melalui dialog, karya, pengalaman, dan interaksi. Harapannya, pengalaman tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas dan mendorong mahasiswa untuk menghasilkan kontribusi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Robertus Tang Herman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi seminar “Identitas Peranakan Tionghoa di Indonesia” bersama Toni Dian Efendi, yang membahas identitas serta seni lukis tradisional Tionghoa. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk melihat perjalanan budaya Peranakan Tionghoa sekaligus memahami berbagai bentuk ekspresi seni yang berkembang di dalamnya. Dilanjutkan dengan Workshop Chinese Painting bersama Chen Xin dan Tim Hakka. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat seni lukis tradisional Tionghoa sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Peserta juga diajak mengenal Chinese Calligraphy melalui workshop bersama Chen Xin dan Tim Hakka, sehingga dapat berinteraksi langsung dengan salah satu bentuk seni yang memiliki nilai sejarah dan budaya dalam masyarakat Tionghoa. Sementara itu, sesi terakhir menghadirkan Bambang AW dan Sri Pandanari dalam Bedah Buku Lintas Sejarah Etnis Tionghoa di Malang. Diskusi ini membahas sastra Tiongkok dan relevansinya dalam konteks Indonesia, sekaligus mengangkat perjalanan sejarah serta keberadaan etnis Tionghoa dalam perkembangan masyarakat Malang.

Tidak hanya menghadirkan seminar dan workshop, Local Culture and Interfaith Expo juga menyediakan area pameran yang dapat dikunjungi sepanjang kegiatan. Pengunjung dapat menemukan book corner, book sale, Mahjong Game Corner, Chinese Chess, Koa Forecast, Chinese Peranakan Food & Beverage, painting exhibition, photo exhibition, hingga koleksi classic costume and daily life stuff. Berbagai area tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal budaya melalui beragam bentuk pengalaman, mulai dari literatur dan karya seni hingga permainan, makanan, pakaian, serta benda-benda keseharian.

Melalui Local Culture and Interfaith Expo, BINUS @Malang menghadirkan ruang pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan akademik, budaya, kreativitas, dan interaksi sosial. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang mendorong mahasiswa untuk melihat keberagaman secara lebih kontekstual dan memahami bagaimana budaya terus berkembang di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar mengenalkan satu bentuk budaya, kegiatan ini menjadi ruang untuk membuka percakapan dan mempertemukan berbagai perspektif. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat semakin memahami nilai keberagaman serta melihat bagaimana pengetahuan, kreativitas, dan interaksi dapat diterjemahkan menjadi kontribusi yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

Local Culture and Interfaith Expo terbuka untuk umum dan menjadi salah satu bentuk komitmen BINUS @Malang sebagai Kampus Digital Technopreneur dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan masyarakat. Melalui ruang-ruang seperti ini, proses belajar tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya pengalaman, dialog, dan kontribusi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HUT RI ke-81, Oxygen.id Hadirkan Promo Spektakuler “Merdeka Bayar 17.845” bagi Pelanggan Baru

    Sambut HUT RI ke-81, Oxygen.id Hadirkan Promo Spektakuler “Merdeka Bayar 17.845” bagi Pelanggan Baru

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 — Di tengah semakin beragamnya aktivitas digital masyarakat, koneksi internet menjadi bagian penting dalam mendukung pekerjaan, pembelajaran, komunikasi, hingga hiburan sehari-hari. Koneksi yang cepat dan stabil membantu berbagai aktivitas digital berjalan lebih nyaman, mulai dari bekerja dan belajar dari rumah, melakukan video call, hingga menikmati streaming dan gaming bersama keluarga.  Guna mendukung […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 370
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura

    Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juli 2026 – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi industri konstruksi melalui implementasi Lean Construction. Komitmen tersebut diwujudkan dengan berpartisipasi dalam The 34th Annual Conference of the International Group for Lean Construction (IGLC34) yang diselenggarakan di National University […]

  • Peruri Properti Gandeng GEMA Worldwide untuk Mengembangkan Creative Hub Berbasis Kolaborasi Komunitas

    Peruri Properti Gandeng GEMA Worldwide untuk Mengembangkan Creative Hub Berbasis Kolaborasi Komunitas

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 Juli 2026 — Industri kreatif Indonesia terus menunjukkan peran strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan ruang yang mampu mempertemukan kreator, komunitas, pelaku usaha, hingga institusi dalam satu ekosistem kolaboratif, konsultan marketing terintegrasi, GEMA Worldwide fasilitasi Peruri Properti untuk mengambil langkah awal dengan membuka ruang dialog bersama […]

  • Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyiapkan Sistem ERP di Cabang Baru

    Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyiapkan Sistem ERP di Cabang Baru

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan sistem ERP di cabang baru bergantung pada kompleksitas sistem, jumlah pengguna, dan kebutuhan integrasi. Dengan perencanaan yang tepat, proses implementasi dapat dilakukan lebih cepat dan minim gangguan terhadap operasional. Lokasi cabang baru sudah disewa dan renovasi berjalan sesuai jadwal. Tanggal pembukaan pun sudah diumumkan kepada pelanggan. Namun, pertanyaan soal kesiapan […]

  • Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    Dari Kota Kreatif, Mahasiswa BINUS @Bandung Bangun Bisnis Parfum dengan Ciri Khas yang Berbeda

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bandung, 6 Juli – Di tengah berkembangnya industri gaya hidup dan personal care di Indonesia, bisnis parfum lokal menunjukkan pertumbuhan yang semakin menjanjikan. Meningkatnya minat konsumen terhadap produk parfum dengan karakter dan identitas yang kuat membuka peluang baru bagi para pelaku usaha untuk menghadirkan konsep yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Bagi sebagian entrepreneur muda, […]

expand_less