Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bitcoin Bertahan di US$78.000, September Jadi Ujian Besar Pasar Kripto

Bitcoin Bertahan di US$78.000, September Jadi Ujian Besar Pasar Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 30 Agustus 2026 — Bitcoin (BTC) memasuki akhir Agustus dengan volatilitas tinggi setelah sempat menembus level psikologis US$80.000. Setelah menyentuh area tertinggi di atas US$81.000 pada pekan lalu, Bitcoin kini diperdagangkan di kisaran US$78.300, menunjukkan pasar mulai melakukan konsolidasi setelah reli kuat sepanjang paruh kedua Agustus. Data CoinGecko mencatat rentang perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir berada di sekitar US$77.314 hingga US$78.310.

Pergerakan tersebut sekaligus menandai perubahan fokus pasar. Jika sebelumnya investor dibayangi pertanyaan apakah Bitcoin mampu kembali menembus US$80.000, perhatian kini bergeser pada apakah level tersebut dapat direbut kembali dan dipertahankan di tengah ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat.

Dalam Market Outlook FLOQ, Bitcoin sebelumnya tercatat mengalami reli sekitar 26% dari level US$62.700 pada 12 Agustus hingga menyentuh US$81.235, dengan US$80.000 menjadi level psikologis penting bagi kelanjutan tren. Namun, FLOQ juga telah mengingatkan bahwa posisi long yang semakin padat dan volume yang mulai melandai membuat Bitcoin rentan terhadap koreksi.

Risiko tersebut mulai terlihat setelah pidato Ketua The Fed, Kevin Warsh di Jackson Hole pada 28 Agustus. Warsh menegaskan inflasi AS masih berada di atas target 2% dan menyebut perkembangan inflasi dalam beberapa bulan terakhir belum cukup menunjukkan perbaikan tren yang berarti. Ia juga menekankan bahwa The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi tidak bergerak menuju target dengan kecepatan yang memadai.

Pasar merespons pernyataan tersebut sebagai sinyal yang cenderung hawkish. Bitcoin sempat turun ke bawah US$77.000 sebelum kembali stabil di area US$78.000 pada akhir pekan.

CEO & Founder FLOQ Yudhono Rawis, menilai koreksi setelah Bitcoin menembus US$80.000 tidak serta-merta menghilangkan prospek positif aset kripto, namun menunjukkan bahwa fase berikutnya akan sangat ditentukan oleh fundamental makro dan kekuatan permintaan investor.

“Reli Bitcoin sepanjang Agustus menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset kripto masih sangat kuat. Namun, setelah gagal bertahan di atas US$80.000, pasar sekarang masuk ke fase pembuktian. Investor perlu melihat apakah permintaan spot dan arus dana institusional tetap mampu menyerap volatilitas yang datang dari kebijakan The Fed,” ujar Yudho.

Arus Dana Institusional Jadi Penopang

Salah satu faktor yang menopang reli Bitcoin sepanjang Agustus adalah kembalinya arus modal institusional melalui produk exchange-traded fund (ETF) kripto.

Market Outlook FLOQ mencatat ETF Bitcoin dan Ethereum di Amerika Serikat membukukan sekitar US$2,71 miliar inflow bersih pada pekan yang berakhir 24 Agustus, menjadi salah satu pekan terkuat sepanjang 2026. Bitcoin mengambil porsi terbesar dengan sekitar US$1,92 miliar.

Meski demikian, tren tersebut mulai menunjukkan tanda pendinginan. Data Farside Investors menunjukkan ETF Bitcoin spot AS mencatat net outflow sekitar US$201,9 juta pada 28 Agustus, setelah beberapa hari sebelumnya konsisten membukukan arus masuk positif.

Menurut Yudho, perubahan tersebut membuat data ETF menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam beberapa pekan ke depan.

“Penting saat ini bukan hanya melihat Bitcoin naik atau turun dalam satu hari. Pasar perlu melihat apakah demand institusional tetap konsisten. Jika arus ETF kembali positif ketika Bitcoin berada di area US$77.000–US$80.000, itu bisa menjadi indikasi bahwa investor besar masih melihat koreksi sebagai kesempatan untuk membangun posisi,” tuturnya.

September Bisa Jadi Bulan Penentu

Memasuki September, pasar kripto diperkirakan masih akan menghadapi sederet katalis makroekonomi.

Data ketenagakerjaan AS untuk Agustus dijadwalkan dirilis pada 4 September, disusul Consumer Price Index (CPI) Agustus pada 11 September. Keduanya akan menjadi data penting menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026.

Kombinasi data tenaga kerja, inflasi dan respons The Fed berpotensi menentukan apakah investor kembali meningkatkan eksposur ke aset berisiko seperti Bitcoin atau justru mengambil posisi lebih defensif.

Hal ini menjadi semakin penting setelah Warsh menegaskan bahwa The Fed tidak ingin terlalu bergantung pada forward guidance. Ia menilai pasar seharusnya lebih banyak mengambil kesimpulan sendiri berdasarkan perkembangan ekonomi dibanding hanya menunggu sinyal mengenai langkah bank sentral berikutnya.

Dalam konteks tersebut, volatilitas Bitcoin menjelang keputusan FOMC berpotensi tetap tinggi.

“September kemungkinan menjadi bulan yang jauh lebih data driven. Pasar akan sangat sensitif terhadap angka tenaga kerja dan inflasi AS. Jika data menunjukkan ekonomi mulai mendingin tanpa inflasi kembali melonjak, ruang bagi aset berisiko untuk kembali menguat akan terbuka. Sebaliknya, inflasi yang tetap tinggi dapat memperpanjang tekanan terhadap Bitcoin dan aset kripto lainnya,” jelas Yudho.

US$80.000 Masih Jadi Level Kunci

Dalam jangka pendek, area US$80.000–US$81.000 diperkirakan tetap menjadi zona penting untuk Bitcoin. Keberhasilan menembus dan bertahan di atas area tersebut dapat memperkuat kembali momentum bullish.

Sebaliknya, selama Bitcoin masih berada di bawah US$80.000, pasar berpotensi tetap bergerak dalam fase konsolidasi sembari menunggu katalis berikutnya.

Outlook FLOQ sebelumnya juga menempatkan arus ETF sebagai salah satu sinyal positif utama bagi tren jangka menengah Bitcoin, meskipun investor tetap perlu mewaspadai koreksi setelah kenaikan harga yang cepat dalam waktu singkat.

Yudho menilai investor sebaiknya tidak menjadikan satu level harga sebagai satu-satunya dasar keputusan investasi.

“Untuk beberapa minggu ke depan, pertanyaannya bukan sekadar apakah Bitcoin bisa kembali ke US$80.000. Yang lebih penting adalah apakah US$80.000 nantinya dapat berubah dari resistance menjadi support. Kalau itu terjadi bersamaan dengan arus institusional yang kuat dan kondisi makro yang lebih kondusif, struktur pasar untuk kuartal berikutnya akan menjadi jauh lebih menarik,” pungkas Yudho.

Agenda ekonomi AS yang padat sepanjang September, arah Bitcoin dalam beberapa pekan mendatang berpotensi menjadi barometer penting bagi sentimen pasar aset digital menuju kuartal terakhir 2026.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli, menjual, atau memperdagangkan aset digital. Harga aset digital dapat berubah dengan cepat dan memiliki risiko kerugian.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

    Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Tanyakan pada orang tua mana pun di Indonesia, apa hal paling berharga dalam hidup mereka. Jawabannya hampir selalu sama: anak. Namun di balik cinta sebesar itu, ada satu pertanyaan yang sering kita tunda: apakah masa depan mereka akan tetap terlindungi jika suatu hari kita tak lagi ada di sisi mereka? Pertanyaan itu menjadi semakin relevan […]

  • Rayakan KAI Expo 2026, KAI Bandara Hadirkan Promo Tiket hingga 30 Persen

    Rayakan KAI Expo 2026, KAI Bandara Hadirkan Promo Tiket hingga 30 Persen

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 04 September 2026 – Dalam rangka memeriahkan KAI Expo 2026, KAI Bandara menghadirkan promo spesial berupa diskon hingga 30% bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan kereta api bandara di wilayah operasional Yogyakarta dan Sumatera Utara. Promo ini menjadi bagian dari semangat KAI Bandara untuk memberikan nilai tambah sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, […]

  • Jalan-Jalan dengan Mobil Baru, BRI Finance Siap Wujudkan Impianmu dengan Bunga Mulai dari 3,97%

    Jalan-Jalan dengan Mobil Baru, BRI Finance Siap Wujudkan Impianmu dengan Bunga Mulai dari 3,97%

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – Libur panjang menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian, mulai dari mengunjungi keluarga hingga menikmati waktu bersama orang terdekat di berbagai destinasi. Bagi sebagian orang, kendaraan pribadi tetap menjadi pilihan untuk mendukung perjalanan karena memberikan keleluasaan dalam menentukan waktu, rute, dan tujuan. Kebutuhan akan kendaraan tersebut sejalan dengan perkembangan pasar otomotif […]

  • KAI Logistik Tingkatkan Daya Saing KA Kontainer, Perkuat Logistik Berkelanjutan

    KAI Logistik Tingkatkan Daya Saing KA Kontainer, Perkuat Logistik Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan logistik berbasis kereta api yang andal. Hingga periode berjalan tahun ini, layanan angkutan KA Kontainer berhasil mencatatkan volume 1.193.688 ton atau setara dengan hampir 60 ribu truk, dengan pencapaian bulanan tertinggi pada Mei sebesar 267.390 ton. Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary mengungkapkan, […]

  • Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Sudirman Semanggi Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

    Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Sudirman Semanggi Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa semakin meriah di lingkungan BRI BO Sudirman Semanggi. Dalam rangka memeriahkan momentum kemerdekaan, BRI BO Sudirman Semanggi menghiasi area kantor dengan dekorasi bernuansa merah putih yang menghadirkan suasana penuh semangat nasionalisme. Beragam ornamen khas kemerdekaan menghiasi sejumlah area kantor, dipadukan dengan warna merah dan putih […]

  • Permudah Kepemilikan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Padang dan Payakumbuh

    Permudah Kepemilikan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Promo Bunga 0% di Padang dan Payakumbuh

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas yang tinggi, didukung oleh aktivitas perdagangan, pariwisata, serta budaya merantau yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan sarana transportasi yang andal, baik untuk menunjang aktivitas usaha maupun kebutuhan keluarga sehari-hari. Melihat potensi tersebut, PT […]

expand_less