Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto

Bittime Soroti Pengaruh Data Ekonomi AS terhadap Pergerakan Harga Kripto

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bittime menyoroti pengaruh data ekonomi Amerika Serikat dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed terhadap pergerakan pasar kripto. Bittime juga mengingatkan pentingnya memahami karakteristik, leverage, dan risiko produk aset digital, terutama di tengah tingginya aktivitas perdagangan derivatif global.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai perkembangan ekonomi global menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor untuk memahami pergerakan pasar aset kripto.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada 11 September 2026 pagi, Bitcoin berada di kisaran US$76.695, melemah 1,88% dalam 24 jam terakhir dan 5,00% dalam sepekan. Sementara itu, Ethereum berada di sekitar US$2.452, terkoreksi 0,51% dalam 24 jam dan 2,16% dalam sepekan.

Pergerakan tersebut berlangsung ketika investor masih mencermati berbagai perkembangan ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Mengapa Data Makro Diperhatikan Investor?

Data seperti Consumer Price Index (CPI), Non-Farm Payrolls (NFP), dan keputusan Federal Reserve (The Fed) menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah suku bunga. Ketika data ekonomi berbeda dari perkiraan pasar, investor dapat menyesuaikan kembali pandangan mereka terhadap kebijakan moneter.

Perubahan ekspektasi tersebut kemudian dapat memengaruhi imbal hasil obligasi, nilai dolar AS, dan minat investor terhadap aset berisiko. Riset International Monetary Fund (IMF) pada 2023 yang berjudul “The Crypto Cycle and US Monetary Policy” menunjukkan bahwa pengetatan kebijakan moneter AS dapat memengaruhi pasar kripto melalui perubahan risk appetite investor. IMF juga menemukan bahwa meningkatnya keterkaitan pasar kripto dengan pasar saham terjadi seiring masuknya investor institusional ke pasar kripto.

Dengan demikian, reaksi pasar terhadap suatu data tidak selalu bergantung pada apakah angkanya naik atau turun. Investor juga melihat bagaimana data tersebut dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya serta apa dampaknya terhadap kebijakan moneter ke depan.

“Investor perlu memahami bahwa pasar tidak hanya bereaksi terhadap apakah suatu data ekonomi naik atau turun, tetapi juga bagaimana data tersebut dibandingkan dengan ekspektasi dan apa artinya terhadap kebijakan moneter ke depan. Karena itu, data makro juga menjadi salah satu pertimbangan, bukan satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi,” ujar Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn.

Pergerakan Pasar Kripto

Investor dan trader global tidak hanya mencermati data makroekonomi Amerika Serikat, tetapi juga perkembangan aktivitas perdagangan aset kripto di pasar spot dan derivatif. Pasar derivatif merupakan salah satu bagian dari aktivitas perdagangan aset kripto global.

Berdasarkan laporan CoinMarketCap berjudul August Exchange Monthly Report, 11 bursa yang dipantau mencatat total volume perdagangan spot dan derivatif sekitar US$4,23 triliun pada Agustus 2026, meningkat 12,3% dibandingkan Juli 2026. Dari total tersebut, perdagangan spot menyumbang sekitar 13,8%, sedangkan perdagangan derivatif mencapai sekitar 86,2%, atau setara dengan US$3,65 triliun.

Laporan tersebut juga mencatat volume perdagangan derivatif sekitar 6,25 kali dari volume perdagangan spot pada Agustus 2026. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai komposisi aktivitas perdagangan aset kripto pada bursa yang dipantau CoinMarketCap selama periode tersebut.

Data tersebut menggambarkan bahwa pasar derivatif memiliki aktivitas perdagangan yang besar sekaligus memiliki risiko yang perlu dipahami oleh pelaku pasar. Perubahan harga yang cepat dapat memengaruhi posisi futures, terutama pada transaksi yang menggunakan leverage. Karena itu, pemahaman terhadap mekanisme produk dan manajemen risiko menjadi bagian penting sebelum melakukan transaksi.

“Setiap produk aset digital memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, investor perlu memahami cara kerja produk, termasuk penggunaan leverage dan pengelolaan posisi, sebelum melakukan transaksi. Pemahaman tersebut dapat membantu investor menyesuaikan penggunaan produk dengan kebutuhan dan tingkat pemahamannya,” pungkas Ryan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online

    5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membuka Rekening Online

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Membuka rekening online langsung aktif memang semakin mudah dilakukan. Namun sebelum memilih layanan perbankan digital, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar pengalaman bertransaksi tetap nyaman dan sesuai kebutuhan. Saat ini, proses pembukaan rekening tidak lagi harus dilakukan di kantor cabang. Cukup menggunakan smartphone dan koneksi internet, calon nasabah sudah bisa membuka rekening dalam […]

  • Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    Kemendagri Gelar Forum Diskusi Aktual, Perkuat Peran Pemda dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 – Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual (FDA) di Hotel Horison, Menteng, Kota Jakarta Pusat. Diskusi strategis ini mengangkat tema “Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Cek Kesehatan Gratis”, sebuah langkah nyata untuk memastikan […]

  • Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

    Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 19 September 2026 — Dalam momentum World Heart Day 2026, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) memperkenalkan Advanced Lipid Profile, pemeriksaan yang membantu memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara lebih komprehensif dan personal. Tidak hanya melihat kadar kolesterol dan trigliserida, Advanced Lipid Profile mengintegrasikan sejumlah parameter lipid dan faktor klinis untuk membantu dokter dan […]

  • Public

    Bank Mandiri Taspen dan KIW Perkuat Sinergi Lewat Penandatanganan MoU

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SEMARANG, 24 September 2026 – PT Bank Mandiri Taspen dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Hotel Somerset, Semarang, Kamis (24/9/2026). MoU ini ditujukan sebagai fondasi kolaborasi antarkorporasi jangka panjang. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Panji Irawan dan Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) […]

  • Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

    Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, 16 September 2026 – Duluin menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam rangka memperkuat layanan payroll, pengelolaan tenaga kerja, serta kesejahteraan finansial pekerja di Indonesia. Kolaborasi ini menggabungkan kapabilitas perbankan BTN dengan solusi teknologi yang dikembangkan.  Duluin hadir untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan secara lebih terintegrasi. Dalam […]

  • BRI Kantor Kas RS Mintoharjo Hadir Penuhi Kebutuhan Layanan Perbankan Pengelola, Karyawan, Pasien, dan Masyarakat Umum

    BRI Kantor Kas RS Mintoharjo Hadir Penuhi Kebutuhan Layanan Perbankan Pengelola, Karyawan, Pasien, dan Masyarakat Umum

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BRI Region 6 terus memperluas jangkauan layanan perbankan dengan menghadirkan Kantor Kas (KK) di Rumah Sakit Mintoharjo. Kehadiran BRI KK RS Mintoharjo merupakan wujud komitmen perseroan dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan bagi pengelola rumah sakit, karyawan, pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum di sekitar kawasan rumah sakit. Sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang melayani […]

expand_less