Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dengan dukungan pembiayaan, ketersediaan pasokan rumah, serta kemudahan akses informasi, penyaluran FLPP diharapkan dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak MBR di Kabupaten Subang.

Subang, 5 Oktober 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan
Rakyat (BP Tapera) terus mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kabupaten Subang. Upaya tersebut dilakukan
bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BRI, serta
Pemerintah Kabupaten Subang untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian
layak dan terjangkau.

SEVP Micro Business Empowerment BRI Muhammad Candra Utama
menyampaikan bahwa BRI terus mendukung sektor perumahan, baik dari sisi
pembiayaan masyarakat maupun pelaku usaha. Hingga 1 Oktober 2026, BRI mencatat
penyaluran pembiayaan program perumahan sekitar Rp12,54 triliun kepada 85.539
debitur.

Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan dapat memperkuat
kemampuan masyarakat dalam memiliki rumah sekaligus mendorong kapasitas pelaku
usaha yang terlibat dalam pembangunan perumahan.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menyambut
baik program tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi, industri, investasi,
dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang perlu diikuti dengan
peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Perkembangan kawasan industri juga dinilai mendorong
peningkatan kebutuhan hunian, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah
dan pekerja di sekitar kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa kebijakan di
sektor perumahan harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Dalam dialog
bersama peserta, Maruarar menggali kondisi pelaku ekosistem perumahan, mulai
dari pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan hingga pelaku usaha lainnya.

Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya perlu
diberikan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah, tetapi juga kepada
pelaku usaha di sisi penyediaan agar pembangunan rumah dapat berlangsung lebih
cepat.“Mari kita berlomba-lomba bahagiakan rakyat,” ujar Maruarar.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho
menyampaikan bahwa target penyaluran FLPP tahun 2026 sebesar 350 ribu unit.
Hingga 4 Oktober 2026, realisasinya telah mencapai 166.938 unit atau 47,69
persen dari target. Jawa Barat mencatat realisasi tertinggi sebanyak 39.140
unit, sementara Kabupaten Subang telah merealisasikan 1.115 unit rumah subsidi.

Kabupaten Subang juga memiliki pasokan sebanyak 1.678 unit
rumah dalam berbagai tahapan, mulai dari booking, kavling, pembangunan hingga
siap huni. Secara nasional, BP Tapera memperkuat ekosistem pembiayaan melalui
kerja sama dengan 43 bank penyalur dan 22 asosiasi pengembang.

“BP Tapera terus mendorong percepatan penyaluran FLPP dengan
memperkuat dukungan dari pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan seluruh
pemangku kepentingan. Kabupaten Subang memiliki potensi besar, didukung
pertumbuhan kawasan industri, investasi, serta ketersediaan pasokan rumah yang
dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan
terjangkau,” ujar Heru.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi
Kusuma menambahkan, masyarakat dapat memanfaatkan Sikumbang dan aplikasi Tapera
Mobile untuk mencari informasi rumah subsidi, melakukan simulasi pembiayaan,
serta mengakses proses pengajuan KPR FLPP melalui bank penyalur.

“BP Tapera ingin memastikan masyarakat semakin mudah
memahami dan mengakses KPR FLPP, mulai dari mencari rumah yang sesuai,
mengetahui persyaratan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan KPR
melalui bank penyalur. Kami berharap berbagai kemudahan yang tersedia dapat
semakin membuka akses MBR untuk memiliki rumah pertama yang layak dan
terjangkau,” ujar Sid.

Dengan dukungan pembiayaan, ketersediaan pasokan rumah,
serta kemudahan akses informasi, penyaluran FLPP diharapkan dapat semakin
optimal dan menjangkau lebih banyak MBR di Kabupaten Subang.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonet Gabungkan Internet dan AI Credit dalam Satu Layanan untuk Dukung Aktivitas Bisnis

    Indonet Gabungkan Internet dan AI Credit dalam Satu Layanan untuk Dukung Aktivitas Bisnis

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Indonet menghadirkan layanan bundling Internet dan AI Credit yang memungkinkan pelanggan mendapatkan AI Credit secara gratis saat berlangganan Internet Dedicated Indonet. Jakarta, 14 September 2026 — Pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam aktivitas kerja terus meningkat, namun akses terhadap AI dan konektivitas internet masih menjadi dua kebutuhan yang berjalan terpisah. Untuk mendukung produktivitas pelanggan, Indonet kini […]

  • BRI Region 6 Gelar TOT Business Continuity Management dengan Simulasi Penggunaan Peralatan Keselamatan

    BRI Region 6 Gelar TOT Business Continuity Management dengan Simulasi Penggunaan Peralatan Keselamatan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BRI Region 6 kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat melalui pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Business Continuity Management (BCM). Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Operational Risk Group Kantor Pusat BRI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan ini menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi […]

  • Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

    Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Rebranding Resmi Digelar 16 September 2026, Hadirkan Konsep Urban Stay dan Pengalaman Hospitality yang Lebih Segar Makassar, 16 September 2026 – Horison Inn Artha Kencana Makassar resmi memasuki babak baru melalui rebranding dan bergabungnya hotel ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management (MGM). Langkah strategis ini menandai penguatan jaringan Horison Hotels Group di kawasan Indonesia […]

  • Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

    Kinerja BRI Finance Menguat, Laba Tumbuh 89% hingga Juli 2026

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas pembiayaan, efisiensi operasional, dan pengelolaan risiko. Pencapaian tersebut diraih di tengah dinamika industri pembiayaan dan perubahan lanskap pasar yang terus berkembang. […]

  • Apa yang Membuat Sebuah Bangunan Bertahan Puluhan Tahun? Waringin Megah Percaya Jawabannya adalah Kualitas

    Apa yang Membuat Sebuah Bangunan Bertahan Puluhan Tahun? Waringin Megah Percaya Jawabannya adalah Kualitas

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Yang semakin dibutuhkan adalah bangunan yang mampu memberikan nilai dalam jangka panjang melalui kualitas konstruksi yang konsisten, efisiensi operasional, dan ketahanan terhadap perubahan. Di tengah pertumbuhan pembangunan di Indonesia, tantangan industri konstruksi tidak lagi hanya menyelesaikan proyek tepat waktu atau menekan biaya. Yang semakin dibutuhkan adalah bangunan yang mampu memberikan nilai dalam jangka panjang melalui […]

  • Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Indonesia tengah mempercepat digitalisasi ekosistem kepabeanan dan perdagangan. Namun, perkembangan sistem pemerintah belum selalu diikuti oleh kesiapan sistem bisnis untuk terhubung dan beradaptasi. Dengan berbagai platform pemerintah yang memiliki fungsi dan persyaratan berbeda, pelaku usaha masih menghadapi tantangan seperti input data manual, duplikasi informasi, rekonsiliasi data, serta kompleksitas integrasi teknis. Artikel ini membahas tantangan struktural […]

expand_less