Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bittime menyoroti perkembangan CLARITY Act setelah Senat AS gagal memajukan RUU regulasi aset digital tersebut. Di tengah dinamika regulasi dan pasar kripto global, Bittime Futures turut menjadi bagian dari ekosistem Bittime untuk perdagangan kontrak futures aset kripto dengan posisi long maupun short.

Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyoroti perkembangan terbaru pergerakan perdagangan di pasar kripto serta peluang bagi investor setelah Digital Asset Market CLARITY Act belum memperoleh dukungan yang cukup untuk melanjutkan proses pembahasannya di Senat Amerika Serikat. 

Bittime turut mencermati perkembangan CLARITY Act sebagai bagian dari dinamika regulasi aset digital di Amerika Serikat. Berdasarkan pemberitaan dari Reuters, Senat AS pada 15 September 2026 waktu AS gagal memajukan CLARITY Act setelah voting prosedural menghasilkan 50 suara berbanding 49. 

Hasil tersebut berada di bawah ambang tiga perlima suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses pembahasan. Catatan resmi Senat AS mencatat bahwa cloture on the motion to proceed terhadap H.R. 3633 ditolak.

Voting tersebut merupakan proses prosedural dan bukan penolakan final terhadap keseluruhan RUU. Reuters juga melaporkan bahwa Senator Thom Tillis mengubah suaranya menjadi “no” dalam voting tersebut, sehingga RUU masih dapat dipertimbangkan kembali melalui proses berikutnya.

CLARITY Act sendiri dirancang untuk membentuk kerangka regulasi federal bagi aset digital, termasuk mengatur pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Regulasi Menjadi Bagian Penting dari Perkembangan Industri

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan bahwa perkembangan CLARITY Act menunjukkan proses pembentukan kerangka regulasi aset digital masih berlangsung secara dinamis.

“Perkembangan CLARITY Act menunjukkan bahwa pembentukan kerangka regulasi aset digital membutuhkan proses dan pembahasan yang cukup kompleks. Meskipun procedural vote terbaru belum memungkinkan RUU tersebut untuk maju, pembahasan mengenai struktur pasar dan pembagian kewenangan regulator tetap menjadi bagian penting dari perkembangan industri aset digital,” ujar Ryan.

Sebelum voting, terdapat sejumlah perubahan pada rancangan CLARITY Act. Berdasarkan rilis resmi Senator Cynthia Lummis pada 14 September 2026, versi terbaru RUU tersebut mencakup 126 perubahan substantif hasil pembahasan bipartisan. Perubahan antara lain mencakup ketentuan mengenai stablecoin, etika, peran jaksa agung negara bagian dalam penegakan aturan, serta pembaruan terhadap Blockchain Regulatory Certainty Act.

Bitcoin dan Ethereum Melemah di Tengah Perkembangan Clarity Act

Perkembangan regulasi tersebut berlangsung di tengah pergerakan pasar kripto yang mengalami tekanan. Berdasarkan data dari CoinMarketCap, pada 16 September 2026 pagi, Bitcoin berada di kisaran US$75.513, turun 3,07% dalam 24 jam dan 4,10% dalam tujuh hari.

Sementara itu, Ethereum berada di kisaran US$2.400, turun 4,58% dalam 24 jam dan 3,65% dalam tujuh hari.

Pergerakan harga aset kripto tidak dapat dikaitkan hanya dengan perkembangan CLARITY Act karena pasar dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam laporan Reuters terkait reaksi pasar setelah voting Senat, Bitcoin dan sejumlah saham terkait kripto dilaporkan mengalami tekanan setelah voting tersebut.

Ryan menambahkan bahwa perkembangan regulasi perlu dilihat sebagai salah satu bagian dari dinamika pasar secara keseluruhan.

“Regulasi bukan satu-satunya faktor yang menentukan pergerakan harga aset kripto. Karena itu, pemahaman terhadap kondisi pasar, karakteristik aset, serta risiko dari setiap produk tetap menjadi bagian penting bagi pelaku pasar,” jelasnya.

Perdagangan Derivatif Menjadi Bagian dari Dinamika Pasar Kripto Global

Perkembangan pasar kripto global tidak hanya tercermin dari perdagangan spot, tetapi juga dari aktivitas di pasar derivatif, di mana pelaku pasar dapat mengambil posisi long maupun short berdasarkan ekspektasi terhadap pergerakan harga.

Sejalan dengan berkembangnya berbagai instrumen dalam pasar aset digital, Bittime menyediakan Bittime Futures yang memberikan akses kepada pengguna untuk memperdagangkan kontrak futures aset kripto.

Berbeda dengan perdagangan spot yang melibatkan pembelian atau penjualan aset secara langsung, futures memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan pergerakan harga suatu aset melalui kontrak. Pengguna dapat mengambil posisi long maupun short, sementara penggunaan leverage dapat meningkatkan eksposur sekaligus memperbesar potensi kerugian.

Karena itu, penggunaan futures perlu disertai pemahaman terhadap mekanisme kontrak, leverage, margin, volatilitas, serta risiko yang melekat pada perdagangan derivatif. Bittime Futures merupakan bagian dari ekosistem perdagangan aset digital Bittime yang penggunaannya perlu disesuaikan dengan pemahaman dan toleransi risiko masing-masing pengguna.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026

    Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Peningkatan Pertumbuhan Arus Curah Kering pada Semester I 2026

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Medan, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan arus bongkar muat komoditas curah kering di Branch Belawan selama Semester I Tahun 2026. Hingga akhir Juni 2026, total arus curah kering yang dilayani mencapai 2,95 juta ton, meningkat sekitar 7,66 persen […]

  • SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial

    SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SCANDIA resmi membuka toko keduanya di Kota Makassar yang berlokasi di Trans Studio Mall Makassar (TSM), Lantai LGM, sebagai bagian dari komitmen untuk semakin dekat dengan pelanggan dan memperluas akses terhadap pilihan furniture serta sofa recliner modern. Grand Opening yang berlangsung meriah ini dimeriahkan dengan berbagai promo spesial, pembagian bantal gratis untuk 50 pengantri pertama, […]

  • Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    Pengguna LRT Jabodebek Meningkat Seiring Kebutuhan untuk Mobilitas Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Penggunaan transportasi publik di wilayah Jabodebek menunjukkan peningkatan dengan pola perjalanan yang semakin beragam. Hal tersebut terlihat dari jumlah pengguna LRT Jabodebek periode Januari–Juli 2026 yang mencapai 19.079.347 pengguna, meningkat 21% dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 15.772.638 pengguna. Pertumbuhan terjadi pada hari kerja maupun akhir pekan, dengan periode Januari–Juli 2026, rata-rata pengguna LRT […]

  • ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

    ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Berbekal 16 tahun pengalaman di bidang cybersecurity, ITSEC Asia menghadirkan akademi berbasis praktik yang menggabungkan cybersecurity, AI dan teknologi simulasi untuk membangun talenta digital Indonesia JAKARTA, 10 Agustus 2026 – PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan cybersecurity dengan pengalaman 16 tahun, resmi meluncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di kantor pusat ITSEC […]

  • Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Juni 2025 – Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan […]

  • BRI Finance Dukung Kepemilikan Kendaraan melalui Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Makassar

    BRI Finance Dukung Kepemilikan Kendaraan melalui Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026 Makassar

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Makassar, 19 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali berpartisipasi dalam BRI Consumer Expo 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Trans Studio Mall Makassar. Melalui ajang ini, BRI Finance menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan dengan penawaran suku bunga kompetitif untuk memudahkan masyarakat memiliki kendaraan impian. Sebagai bagian dari sinergi BRI […]

expand_less