Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh T Koshy*

Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada agenda-agenda besar yang biasa menyertai kunjungan kenegaraan. Akan ada pembicaraan mengenai perdagangan, investasi, kerjasama strategis, hingga dinamika geopolitik Indo-Pasifik. Namun, dampak terbesar dari hubungan Indonesia dan India justru mungkin akan dirasakan oleh pelaku usaha kecil di Yogyakarta, pedagang tekstil di Solo, atau pemilik warung di berbagai daerah di Indonesia.

Dampak tersebut datang dari sesuatu yang mungkin tidak banyak mendapat sorotan, yakni Indonesia Open Network atau ION.

Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025 ketika beliau menjadi tamu utama perayaan Hari Republik India. Selain menghasilkan berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, perdagangan, dan farmasi, kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama pengembangan digital.

Kerja sama tersebut kini mulai menghasilkan langkah nyata. Pada Februari 2026, Kementerian UMKM bersama Kementerian Komunikasi dan Digital meluncurkan ION, sebuah jaringan perdagangan digital berbasis protokol terbuka yang terinspirasi dari pengalaman India melalui Open Network for Digital Commerce (ONDC).

Yang menarik, ION sejak awal memang dirancang sebagai jembatan Indonesia dan India. Di dalam dewan penasihatnya terdapat tokoh-tokoh Indonesia seperti Shinta Kamdani, Ilham Habibie, dan Rudiantara, yang bekerja bersama para tokoh yang membangun ONDC sejak tahap awal, termasuk R.S. Sharma dan tim pendiri ONDC.

Dua Negara, Dua Pengalaman

India dan Indonesia sebenarnya menempuh jalan yang berbeda, tetapi menuju tujuan yang sama.

India membangun infrastruktur digital publik melalui Aadhaar untuk identitas digital, UPI untuk sistem pembayaran, dan ONDC untuk perdagangan digital. Selama satu dekade terakhir, model ini menjadi salah satu sistem digital publik yang paling banyak dipelajari di dunia.

Yang ditawarkan India bukanlah produk teknologi. India menawarkan pengalaman membangun fondasi digital yang terbuka, sehingga bank, perusahaan teknologi, lembaga keuangan, maupun pelaku usaha dapat terhubung dalam satu ekosistem.

UPI kini memproses puluhan miliar transaksi setiap tahun. Sementara ONDC memungkinkan sebuah toko kecil ditemukan oleh konsumen melalui aplikasi yang bahkan tidak mereka miliki sendiri. Pedagang tidak lagi harus bergantung pada satu platform atau menghadapi biaya komisi yang tinggi.

Indonesia sendiri juga membangun fondasi yang sama pentingnya.

QRIS telah menjadi standar pembayaran nasional yang berhasil menghubungkan berbagai bank dan dompet digital. Jutaan UMKM kini dapat menerima pembayaran digital dengan sistem yang sederhana dan terjangkau.

Namun Indonesia memiliki tantangan yang berbeda. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 270 juta penduduk, persoalan logistik, konektivitas, dan pemerataan digital jauh lebih kompleks dibanding India.

Karena itulah kerja sama ini menjadi penting. Bukan karena satu negara lebih maju dari yang lain, melainkan karena kedua negara sampai pada kesimpulan yang sama: infrastruktur digital sebaiknya dibangun sebagai ruang bersama yang terbuka, bukan ekosistem tertutup yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Mengapa Ini Penting bagi UMKM

Ukuran keberhasilan sebuah infrastruktur digital bukanlah seberapa sering ia disebut dalam forum internasional atau dokumen diplomatik.

Yang lebih penting adalah apakah ia mampu membantu pelaku usaha kecil mendapatkan pelanggan dan membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap layanan digital.

Pengalaman ONDC di India menunjukkan bahwa ketika jaringan digital dibangun secara terbuka, pelaku usaha kecil tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan pelanggan. Produk mereka dapat ditemukan melalui berbagai aplikasi yang terhubung ke jaringan yang sama.

Beberapa studi awal terhadap UMKM yang bergabung dengan ONDC menunjukkan adanya peningkatan pendapatan, khususnya di kota-kota kecil yang sebelumnya memiliki akses pasar yang terbatas.

Indonesia menghadapi persoalan yang serupa.

Dengan sekitar 64 juta UMKM, sebagian besar pelaku usaha masih bergantung pada sejumlah marketplace besar dan memiliki posisi tawar yang terbatas dalam menentukan biaya maupun komisi. Akses digital juga masih belum merata.

ION berusaha menjawab persoalan tersebut.

Jaringan ini tidak hanya dirancang untuk perdagangan barang. Di masa depan, layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, logistik, dan layanan keuangan juga dapat terhubung melalui protokol yang sama. Dengan demikian, pelaku usaha kecil tidak perlu membangun seluruh sistem sendiri.

Indonesia juga memiliki keuntungan karena tidak memulai dari nol. Pengalaman India selama beberapa tahun terakhir memberikan pelajaran yang sangat berharga, termasuk mengenai tantangan, hambatan, dan kesalahan yang pernah terjadi.

Dukungan Politik yang Dibutuhkan

ION sebenarnya sudah berjalan.

Dewan penasihat telah terbentuk, berbagai inisiatif awal telah dilakukan, dan sejumlah pemangku kepentingan telah terlibat. Namun, yang dibutuhkan sekarang adalah dukungan politik yang kuat agar inisiatif ini dapat berkembang dalam skala yang lebih besar.

Kunjungan Perdana Menteri Modi dapat memberikan momentum tersebut.

Apabila kedua pemimpin secara jelas menempatkan ION sebagai prioritas bersama dengan target, dukungan kelembagaan, dan agenda implementasi yang konkret, maka dampaknya bagi UMKM Indonesia dan India bisa jauh lebih besar dibanding banyak hasil kunjungan kenegaraan lainnya.

Hal ini juga memiliki arti yang lebih luas.

Selama satu dekade terakhir, infrastruktur digital dunia banyak didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar dari Amerika Serikat dan China. Indonesia dan India menawarkan pendekatan yang berbeda, yakni membangun jaringan digital yang terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pelaku.

Kedua negara yang secara bersama-sama mewakili lebih dari seperlima populasi dunia ini menunjukkan bahwa ekonomi digital berskala besar tidak harus bergantung sepenuhnya pada platform tertutup.

Indonesia membawa keberhasilan QRIS dan kekuatan 64 juta UMKM, dan India membawa pengalaman membangun ONDC dan infrastruktur digital publik. Keduanya memiliki sesuatu yang sama pentingnya untuk dibagikan.

Apabila kunjungan Modi mampu mempercepat perjalanan ION dari tahap peluncuran menuju implementasi yang lebih luas, maka manfaatnya mungkin akan lebih terasa oleh pedagang kecil dan pembeli biasa dibandingkan banyak kesepakatan besar yang diumumkan dalam kunjungan kenegaraan.

*T Koshy adalah Founding Managing Director dan CEO Open Network for Digital Commerce (ONDC) India, anggota Dewan Penasihat Indonesia Open Network (ION), serta penulis mengenai infrastruktur digital publik dan tata kelola kecerdasan buatan. 

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Mendorong BUMD Naik Kelas, IIRC Hadirkan BUMD Scale Up Summit 2026

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Forum dua hari di Jakarta mempertemukan pemimpin BUMD, pemerintah, investor, dan mitra strategis untuk membahas transformasi bisnis, penguatan tata kelola, serta peluang kolaborasi. JAKARTA. Upaya membawa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) naik kelas membutuhkan keterhubungan antara arah bisnis, kualitas kepemimpinan, dan kemampuan organisasi dalam menjalankan perubahan. Ruang untuk bertukar pengalaman dan mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan […]

  • Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian besar harinya untuk beraktifitas seperti membalas email, menghadiri rapat, mengecek notifikasi, scrolling media sosial atau pekerjaan lainnya. Ironisnya, mengirim satu pesan singkat kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau keluarga justru sering menjadi hal yang terus ditunda. Melihat fenomena ini, AIA […]

  • Public

    PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran PTPN Group bagi Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara I (Persero), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), meraih Anugerah Mahayuga dari Garuda TV sebagai institusi yang dinilai berkontribusi strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan Garuda TV di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8/2026). Penghargaan diserahkan Wakil […]

  • Hari Danau Sedunia: Merayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan, dan Masyarakat Bersatu

    Hari Danau Sedunia: Merayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan, dan Masyarakat Bersatu

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 27 Agustus, dunia memperingati Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini melalui resolusi yang diprakarsai oleh Indonesia. Perayaan global pertama Hari Danau Sedunia berlangsung pada 2025. Hari Danau Sedunia meningkatkan kesadaran akan pentingnya danau di seluruh dunia. Peringatan ini juga mendorong upaya untuk melindungi, menjaga, dan memulihkan ekosistem […]

  • Public

    Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    • Neuron Digital telah menerima BSI Kitemark™ untuk Digital Twins, yang merupakan jaminan independen untuk Digital Twins yang terpercaya, aman, dan berorientasi pada hasil. • Neuron Digital menetapkan tolok ukur global sebagai perusahaan teknologi cerdas pertama yang meraih sertifikasi untuk Digital Twins. • Neuron Digital juga dianugerahi sertifikasi Sistem Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO/IEC 42001) dan […]

  • Running Bersama di Kawasan GBK, Pekerja BRI Sudirman Semanggi Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan

    Running Bersama di Kawasan GBK, Pekerja BRI Sudirman Semanggi Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta mempererat hubungan antarpekerja, Pekerja BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan running bersama di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh para pekerja dari berbagai unit kerja sebagai wujud komitmen dalam menerapkan pola hidup sehat sekaligus membangun sinergi yang lebih kuat […]

expand_less