Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

Keselamatan Pengguna di LRT Jabodebek, Mengapa Kebiasaan Sederhana Tidak Boleh Diabaikan?

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya keselamatan melalui kebiasaan sederhana selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama antara operator dan masyarakat.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, LRT Jabodebek juga mengajak pengguna untuk tertib dalam menggunakan transportasi publik karena setiap kebiasaan positif dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk selalu berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta, mendahulukan penumpang yang turun sebelum naik, tidak menghalangi pintu kereta, membawa ransel di bagian depan tubuh saat kereta padat, serta menggunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar diperlukan.

Selain itu, pengguna juga diimbau segera melaporkan kepada Train Attendant atau petugas stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh pengguna, LRT Jabodebek berharap tercipta layanan transportasi publik yang semakin aman, tertib, nyaman, dan andal.

Setiap hari, puluhan hingga ratusan ribu masyarakat memanfaatkan LRT Jabodebek untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berwisata. Di tengah tingginya mobilitas tersebut, keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kebiasaan setiap pengguna selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.

Masih terdapat beberapa kebiasaan yang kerap dianggap sepele, seperti berdiri terlalu dekat dengan tepi peron, menghalangi pintu kereta saat proses naik dan turun penumpang, atau menggunakan fasilitas darurat tidak sesuai peruntukannya. Padahal, perilaku tersebut dapat memengaruhi keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan bersama.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa transportasi publik yang aman dibangun melalui kolaborasi antara operator dan masyarakat.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Selain memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional, kami juga mengajak seluruh pengguna untuk membangun budaya menggunakan transportasi publik secara tertib. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap pengguna dapat memberikan dampak besar terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan bagi semua,” ujar Radhitya.

Sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan di transportasi publik, LRT Jabodebek mengajak masyarakat menerapkan beberapa kebiasaan berikut saat menggunakan layanan.

Pertama, berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta. Garis kuning di peron berfungsi sebagai batas aman bagi pengguna sebelum kereta berhenti sempurna. Menunggu di belakang garis tersebut membantu mengurangi risiko tersenggol kereta maupun terdorong akibat kepadatan penumpang.

Kedua, dahulukan pengguna yang turun sebelum naik ke dalam kereta. Kebiasaan ini membantu memperlancar arus perpindahan penumpang, mengurangi kepadatan di pintu, serta mempercepat proses naik dan turun tanpa mengurangi aspek keselamatan.

Ketiga, hindari menghalangi pintu kereta yang akan menutup. Pintu kereta merupakan bagian dari sistem operasi yang dirancang untuk mendukung perjalanan sesuai jadwal. Menghalangi pintu dapat mengganggu proses keberangkatan dan berdampak pada kelancaran perjalanan.

Keempat, lepaskan ransel dan bawa barang bawaan di bagian depan tubuh saat kereta padat. Cara sederhana ini memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi sesama pengguna, mengurangi risiko menyenggol penumpang lain, serta mempermudah mobilitas di dalam kereta.

Kelima, gunakan fasilitas darurat hanya dalam kondisi yang benar-benar memerlukan penanganan segera. Fasilitas seperti Emergency Intercom disediakan agar pengguna dapat berkomunikasi dengan petugas apabila terjadi kondisi darurat. Penggunaan yang tepat akan membantu petugas memberikan respons secara cepat dan efektif.

Radhitya menambahkan bahwa budaya keselamatan di transportasi publik tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kepedulian terhadap pengguna lain.

“Hal-hal sederhana seperti mengantre dengan tertib, memberikan ruang bagi penumpang yang turun, serta mengikuti arahan petugas merupakan bentuk kepedulian yang dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi semua. Semakin banyak masyarakat yang menerapkan kebiasaan tersebut, semakin baik pula pengalaman menggunakan transportasi publik,” tambahnya.

LRT Jabodebek juga mengimbau pengguna untuk segera menyampaikan informasi kepada Train Attendant atau petugas di stasiun apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan perjalanan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, tertib, dan andal bagi seluruh pengguna.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi melaksanakan kegiatan olahraga bersama sekaligus sosialisasi produk BRIGuna Karya bersama pegawai di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi mengenai solusi pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan finansial para pegawai. Suasana kebersamaan terasa dalam kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh jajaran […]

  • Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    Trust Under Pressure: Saat Kepercayaan Menjadi Ujian Terbesar Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bagi Waringin Megah General Contractor, kepercayaan bukan sekadar reputasi yang dibangun melalui proyek-proyek yang selesai, tetapi kemampuan untuk tetap memberikan solusi ketika situasi menjadi kompleks. Dalam industri konstruksi, membangun bukan hanya soal mendirikan struktur yang kokoh. Ujian sebenarnya datang ketika proyek berada di bawah tekanan—ketika desain berubah, jadwal bergeser, biaya harus dikendalikan, dan kondisi lapangan […]

  • Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    Selesaikan Project FS 10 ECRL Malaysia, PLN NPC Lengkapi Keberhasilan Proyek Global Pertama

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) mencatatkan keberhasilan dalam proyek East Coast Rail Link (ECRL) Feeder Station (FS) 10 di Malaysia di Gombak, Selangor. Pencapaian ini menjadi bagian dari rekam jejak PLN NPC dalam mengerjakan proyek infrastruktur ketenagalistrikan berskala internasional dengan tingkat kompleksitas teknis yang tinggi. Proyek ECRL FS 10 Gombak yang […]

  • KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    KAI Bandara Edukasi 150 Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam tentang Keselamatan Perkeretaapian Sekaligus Perkenalkan Layanan Baru

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya keselamatan perkeretaapian melalui program edukasi kepada masyarakat. Kali ini, KAI Bandara menggelar Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam yang diikuti sekitar 150 siswa dan siswi kelas XII beserta para guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda […]

  • Cerita Mahasiswa Baru di UPH Festival 2026: Bertumbuh, Menemukan Arah, Melayani, dan Berdampak

    Cerita Mahasiswa Baru di UPH Festival 2026: Bertumbuh, Menemukan Arah, Melayani, dan Berdampak

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    UPH Festival 2026 yang digelar pada 13–15 Agustus 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, dan 10–12 Agustus 2026 di UPH Kampus Medan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Beragam sesi dan aktivitas menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi setiap mahasiswa, mulai dari bertemu teman […]

  • Dukung OJK dan AAJI, Prudential Syariah Perkuat Literasi untuk Mahasiswa UNAIR

    Dukung OJK dan AAJI, Prudential Syariah Perkuat Literasi untuk Mahasiswa UNAIR

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Surabaya, 13 Agustus 2026 — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperkuat komitmen investasi sosialnya melalui Literasi dan Inklusi Keuangan bagi generasi muda serta Industry Social Responsibility (ISR) bagi masyarakat produktif — dua wujud kehadiran di berbagai lapisan kehidupan masyarakat Indonesia. Rangkaian ini dimulai dengan edukasi perencanaan keuangan dan perlindungan berbasis prinsip syariah bagi […]

expand_less