Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri

Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 4 Oktober 2026 – Industri aset kripto, termasuk Bitcoin, dan teknologi blockchain dinilai mulai memasuki fase baru yang ditandai dengan percepatan adopsi dan perkembangan teknologi. Perubahan tersebut tidak hanya terlihat dari perkembangan jaringan blockchain, tetapi juga dari semakin luasnya penerapan teknologi digital pada sektor keuangan.

Pandangan mengenai fase baru pertumbuhan industri kripto sebelumnya disampaikan oleh Founder Cardano, Charles Hoskinson. Ia menilai perkembangan blockchain mulai memasuki periode pertumbuhan eksponensial, seiring dengan semakin luasnya penerapan teknologi seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan tokenisasi.

Hoskinson juga menyoroti perkembangan tokenisasi aset sebagai salah satu indikasi semakin luasnya penggunaan blockchain di sektor keuangan. Tokenisasi memungkinkan berbagai aset tradisional, termasuk saham, mata uang, dan properti, direpresentasikan secara digital di jaringan blockchain.

Blockchain Mulai Bergerak ke Sektor Keuangan

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri kripto mulai bergerak dari sekadar penggunaan aset digital sebagai instrumen perdagangan menuju pemanfaatan teknologi blockchain yang lebih luas.

“Kalau melihat perkembangan industri saat ini, blockchain semakin bergerak dari sekadar teknologi di balik aset kripto menjadi infrastruktur yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan keuangan. Salah satu perkembangan yang paling menarik adalah tokenisasi saham dan ETF, karena teknologi ini membuka kemungkinan baru dalam bagaimana aset keuangan diterbitkan, ditransaksikan, dan diselesaikan,” kata Yudho.

Menurut Yudho, pertumbuhan eksponensial pada teknologi tidak selalu terlihat sejak tahap awal. Adopsi biasanya berlangsung secara bertahap, kemudian dapat meningkat lebih cepat ketika infrastruktur, regulasi, dan kebutuhan pasar mulai menemukan titik temu.

Dalam konteks industri aset digital, ia melihat semakin besarnya keterlibatan institusi keuangan dan perusahaan teknologi sebagai salah satu faktor yang dapat mempercepat proses tersebut.

“Fase berikutnya bukan hanya soal seberapa cepat sebuah blockchain memproses transaksi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat terintegrasi dengan sistem keuangan yang sudah ada. Ketika infrastruktur, regulasi, dan kebutuhan pengguna berkembang secara bersamaan, adopsi blockchain berpotensi meningkat jauh lebih cepat,” ungkap Yudho.

Tokenisasi Jadi Salah Satu Tren Utama

Perkembangan tokenisasi juga menjadi salah satu indikator yang menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem aset digital. Data internal FLOQ menunjukkan nilai ekuitas yang ditokenisasi meningkat dari sekitar US$600 juta pada awal 2025 menjadi sekitar US$3 miliar.

Yudho menilai pertumbuhan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari perubahan struktural dalam industri keuangan, bukan hanya sebagai tren jangka pendek.

“Tokenisasi saham dan ETF menjadi salah satu contoh bagaimana aset digital dapat menjembatani pasar tradisional dengan teknologi blockchain. Ke depan, yang penting bukan hanya pertumbuhan nilainya, tetapi juga bagaimana ekosistem ini membangun standar keamanan, transparansi, kepatuhan, dan pengalaman pengguna yang dapat diterima secara luas,” jelasnya.

Perkembangan AI juga menjadi bagian dari perubahan teknologi yang dapat berdampak pada ekosistem aset digital. Efisiensi model AI yang semakin meningkat berpotensi membuat teknologi tersebut dapat digunakan secara lebih luas, termasuk dalam pengembangan infrastruktur dan layanan keuangan digital.

Tantangan Adopsi dan Regulasi

Menurut Yudho, perkembangan berbagai teknologi secara bersamaan dapat menciptakan ekosistem baru bagi industri aset digital. Namun, pertumbuhan tersebut tetap perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur dan kerangka regulasi.

“Kita sekarang melihat beberapa teknologi berkembang secara bersamaan. Blockchain, AI, dan tokenisasi masing-masing memiliki use case yang berbeda, tetapi ketika semuanya bertemu dengan kebutuhan sektor keuangan, potensi transformasinya menjadi semakin besar. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tetap berjalan dengan tata kelola dan perlindungan konsumen yang kuat,” tutur Yudho.

Ia menambahkan, pertumbuhan industri aset digital di masa mendatang kemungkinan tidak hanya diukur dari kenaikan harga aset kripto, tetapi juga dari semakin luasnya penggunaan teknologi blockchain dalam aktivitas ekonomi dan keuangan sehari-hari.

“Industri ini akan semakin matang ketika blockchain tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat memperdagangkan aset kripto, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi digital. Dari sisi industri, kami melihat perkembangan tersebut sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk terus membangun ekosistem yang aman, transparan, dan sesuai dengan kerangka regulasi,” pungkas Yudho.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Promosi Global, Kebun Rancabali PTPN I Jadi Sorotan Media Amerika Serikat

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Promosi Global, Kebun Rancabali PTPN I Jadi Sorotan Media Amerika Serikat

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Bandung – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 kembali mendapat perhatian internasional melalui peliputan khusus oleh media asal Amerika Serikat, Lost In Space Media. Kebun Rancabali di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi lokasi pengambilan gambar untuk proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail yang mengangkat perjalanan teh Indonesia dari perkebunan hingga menjadi sajian yang […]

  • Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

    Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Bittime menghadirkan program perdagangan pada 11–27 September 2026 dengan total reward hingga sepuluh juta rupiah dalam bentuk $HYPE. Program ini memberikan apresiasi kepada pengguna berdasarkan akumulasi volume perdagangan yang dicapai selama periode berlangsung. Pasar aset digital terus berkembang dengan munculnya berbagai ekosistem blockchain yang menawarkan fungsi dan aktivitas berbeda. Salah satunya adalah Hyperliquid, blockchain yang […]

  • Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Gerak Tumbuh Indonesia resmi membuka pendaftaran Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Gelombang 2 sejak 1 Juli 2026. Pembukaan ini memberikan kesempatan tambahan bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mengikuti program bantuan pendidikan hingga Rp20.000.000 per semester. Bersamaan dengan pembukaan Gelombang 2, Gerak Tumbuh juga memperbarui jadwal pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi program. Beasiswa Gerak Tumbuh […]

  • Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at K Mall

    Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at K Mall

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Bulan Juli jadi waktu yang tepat untuk lebih aktif, mencoba hal baru, dan bertemu dengan komunitas yang punya minat yang sama. Mulai 4 hingga 26 Juli 2026, K Mall menghadirkan Move & Connect Bulan Juli jadi waktu yang tepat untuk lebih aktif, mencoba hal baru, dan bertemu dengan komunitas yang punya minat yang sama. Mulai […]

  • SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Magelang, 13 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Sukawa Edupark dalam membangun pusat pelatihan dan edukasi peternakan kambing perah terintegrasi yang mengedepankan standar pengelolaan peternakan dari hulu hingga hilir di Sukawa […]

  • Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

    Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Inilah yang Lovina tawarkan di luar tur lumba-lumba, dan kenapa pelancong slow travel mulai menaruh perhatian pada bagian Bali ini. Tanya kebanyakan wisatawan yang pertama kali ke Lovina kenapa mereka datang, dan jawabannya biasanya lumba-lumba. Perjalanan perahu di pagi buta, air yang tenang, melihat lumba-lumba bergerak di teluk saat matahari terbit, itu adalah pengalaman yang […]

expand_less