Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya

Kripto Tak Lagi Sekadar Soal Harga, Ini Kunci Memahami Masa Depannya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 28 September 2026 – Kripto tidak lagi cukup dipahami hanya dari pergerakan harga. Seiring industri yang semakin matang, pemahaman terhadap risiko, strategi, hingga peran teknologi blockchain dalam sistem keuangan menjadi semakin penting, terutama bagi investor pemula.

Hal tersebut menjadi salah satu benang merah dalam fireside session bertajuk “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance” di BINUS Crypto Week 2026, yang menghadirkan Founder Crypstock, Andy Lynn, bersama CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis.

Dalam sesi tersebut, Andy membawa perspektif dari sisi edukasi dan pengalaman investor. Sementara Yudho melihat perkembangan kripto dari sisi industri dan bagaimana aset digital mulai terhubung semakin erat dengan sistem keuangan yang lebih luas.

Pemula Perlu Belajar Market Sebelum Mengejar Return

Sebagai praktisi yang telah aktif di pasar kripto sejak 2017, Andy selama ini banyak menekankan pentingnya memahami market, risiko, dan strategi secara bertahap. Crypstock sendiri memosisikan edukasinya tidak sekadar sebagai ruang diskusi, tetapi juga menyediakan materi terstruktur, analisis pasar, data on-chain, hingga pembelajaran manajemen risiko.

Menurut Andy, tantangan utama bagi investor baru bukan sekadar memilih aset yang dianggap berpotensi naik, tetapi membangun pemahaman terhadap bagaimana pasar bekerja.

“Buat yang baru masuk kripto, jangan mulai dari pertanyaan ‘coin apa yang harus dibeli’, tapi mulai dari memahami market-nya dulu. Pelajari risikonya, kenali karakter asetnya, lalu bangun strategi yang sesuai dengan profil masing-masing,” kata Andy.

Pendekatan ini juga berangkat dari perjalanan Andy yang telah melewati beberapa siklus pasar, termasuk periode bearish 2018 dan berbagai fase volatilitas kripto setelahnya. Dalam sejumlah diskusi sebelumnya, ia juga membagikan pengalaman mengenai pentingnya proses belajar setelah menghadapi berbagai dinamika pasar.

Bagi Andy, semakin mudahnya akses terhadap aset kripto, seperti Bitcoin dan lainnya justru membuat kemampuan menyaring informasi menjadi semakin penting.

“Informasi di kripto sangat cepat dan banyak. Karena itu, pemula perlu punya fondasi supaya tidak hanya mengikuti hype atau keputusan orang lain. Kalau fondasinya kuat, kita bisa mengambil keputusan dengan lebih rasional,” tambahnya.

Masa Depan Kripto Bergerak ke Arah Utilitas dan Integrasi Keuangan

Berbeda dari Andy yang menyoroti kesiapan investor, Yudho melihat perkembangan industri kripto dari perspektif yang lebih luas.

Menurutnya, ruang pertumbuhan kripto masih terbuka karena ukuran pasar aset digital secara global masih relatif kecil dibandingkan pasar keuangan tradisional. Namun, ia menilai fase pertumbuhan berikutnya tidak akan sama dengan siklus sebelumnya.

“Kripto masih sangat menarik karena secara ukuran market masih jauh lebih kecil dibandingkan traditional equity market. Jadi ruang pertumbuhannya masih ada. Tetapi future-nya akan berbeda, bukan lagi sekadar cerita get rich quick,” ujar Yudho.

Ia menilai katalis pertumbuhan berikutnya akan semakin banyak datang dari perkembangan regulasi dan integrasi antara aset digital dengan produk keuangan konvensional.

Perkembangan seperti produk ETF kripto, pembayaran berbasis aset digital, hingga tokenisasi dinilai menjadi indikator bahwa industri mulai bergerak ke fase yang lebih matang.

“Regulasi justru bisa menjadi katalis. Kita sekarang melihat ETF, crypto payment, sampai tokenisasi mulai berkembang. Ini menunjukkan bahwa kripto perlahan menjadi bagian dari ekosistem keuangan yang lebih besar,” jelasnya.

Tokenisasi menjadi salah satu tema yang menurut Yudho patut diperhatikan karena memungkinkan berbagai aset tradisional direpresentasikan melalui teknologi blockchain.

“Traditional market akan tetap tumbuh, tetapi blockchain menciptakan cara baru untuk mengakses dan memperdagangkan aset. Di sini saya melihat tokenisasi punya peran besar untuk fase berikutnya,” kata Yudho.

Dari Mengejar Tren ke Membangun Perspektif Jangka Panjang

Diskusi antara Andy dan Yudho memperlihatkan dua tantangan yang saling berkaitan dalam perkembangan industri kripto.

Dari sisi investor, literasi dan manajemen risiko menjadi fondasi agar masyarakat tidak hanya masuk karena tren. Sementara dari sisi industri, inovasi, regulasi, dan integrasi dengan keuangan tradisional menjadi faktor yang akan menentukan arah pertumbuhan berikutnya.

Yudho menilai peluang tetap ada, tetapi investor perlu menyesuaikan ekspektasi dengan industri yang semakin matang.

“Masih ada chance, tapi mungkin tidak akan semasif seperti dulu. Karena itu, menurut saya pendekatannya harus berubah. Stay for the long game,” terangnya.

BINUS Crypto Week 2026 sendiri menghadirkan sejumlah agenda edukasi terkait cryptocurrency, blockchain, dan perkembangan ekosistem Web3. Sebelumnya, agenda FLOQ di acara tersebut juga diarahkan untuk membahas literasi keuangan, perbedaan antara investasi dan spekulasi, serta pemahaman dasar yang perlu dimiliki pengguna baru sebelum masuk ke pasar aset digital.

Melalui sesi “Crypto for Beginners: Exploring the Future of Finance”, pesan yang disampaikan bukan sekadar mengenai potensi pertumbuhan kripto, melainkan pentingnya membangun pemahaman sejak awal agar generasi baru investor dapat mengikuti perkembangan industri secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar

    PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 550 Pekerja Rentan Kalbar

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kalimantan Barat – Sebanyak 550 pekerja rentan sektor informal yang tersebar di empat wilayah di Provinsi Kalimantan Barat kini memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV PalmCo¸Subholding PTPN III (Persero). Perlindungan tersebut diberikan melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, terhitung sejak Juli hingga Desember 2026. […]

  • Public

    Saat Kuliner Jepang Makin Dekat dengan Keseharian, Janji Jiwa Hadirkan “A Twist of Japan” bersama Chef Ray Janson

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 September 2026 — Kuliner Jepang terus menemukan tempatnya di tengah selera masyarakat Indonesia. Mulai dari sajian utama seperti sushi dan ramen yang disajikan di restoran hingga pilihan yang lebih kasual seperti onigiri, takoyaki, dan berbagai agemono (pilihan makanan yang digoreng). Sebuah studi yang mengulas perilaku Gen Z dalam memilih Japanese food di Jakarta […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kepedulian Sosial melalui Aksi Donor Darah Sri Pamela Medika Nusantara

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kepedulian Sosial melalui Aksi Donor Darah Sri Pamela Medika Nusantara

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Rantauprapat – PT Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN), bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, melalui Klinik Sri Pamela Rantauprapat menyelenggarakan kegiatan donor darah bertema “Kemanusiaan & Solidaritas” pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan sekaligus bentuk komitmen dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah diikuti oleh karyawan, masyarakat, […]

  • Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

    Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Memilih lokasi menjadi salah satu keputusan penting ketika memulai usaha kecil. Lokasi yang tepat dapat membantu pelanggan menemukan bisnis dengan lebih mudah dan membuat aktivitas operasional sehari-hari menjadi lebih praktis. Namun, lokasi yang strategis tidak selalu berarti harus berada di kawasan paling ramai atau memiliki biaya sewa paling tinggi. Kamu perlu melihat karakter calon pelanggan, […]

  • Public

    Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Kebutuhan listrik di rumah bisa berubah seiring waktu. Penambahan perangkat elektronik, penggunaan AC, water heater, mesin cuci, atau peralatan rumah tangga lainnya dapat membuat daya listrik yang tersedia terasa semakin terbatas. Dalam kondisi tertentu, menaikkan daya listrik bisa menjadi salah satu pilihan. Namun, keputusan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan listrik dan kondisi anggaran rumah […]

  • Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

    Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 September 2026 — Indonesia telah memiliki hampir 23 juta akun konsumen aset kripto, dua bursa berizin, hingga puluhan pelaku industri resmi. Namun, besarnya pasar domestik dinilai belum otomatis membuat Indonesia mampu menjadi pusat industri kripto di tingkat global. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai tantangan Indonesia kini mulai bergeser. Setelah fondasi regulasi […]

expand_less