Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Menabung Harian untuk Apa? Ini Cara Memulainya

Menabung Harian untuk Apa? Ini Cara Memulainya

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menabung sering kali terasa seperti target yang besar. Padahal, kebiasaan menyimpan uang bisa dimulai dari nominal yang lebih kecil dan dilakukan secara rutin.

Salah satu caranya adalah menabung harian. Kamu bisa menentukan nominal yang sesuai dengan kondisi keuangan, lalu menyisihkannya secara rutin untuk mencapai tujuan tertentu.

Lalu, menabung harian untuk apa? Bisa untuk berbagai kebutuhan, mulai dari dana liburan, membeli barang yang dibutuhkan, biaya pendidikan, hingga membangun kebiasaan mengelola keuangan.

Tentukan tujuan dan nominal yang realistis agar kebiasaan menabung tetap sesuai dengan kemampuan finansial.

Menabung Harian untuk Apa?

Menabung harian dapat membantu kamu memecah target keuangan menjadi bagian yang lebih kecil.

Misalnya, kamu memiliki target mengumpulkan Rp600.000 dalam satu bulan. Jika ingin membaginya secara harian selama 30 hari, nominalnya sekitar Rp20.000 per hari.

Angka tersebut merupakan simulasi sederhana, bukan jumlah yang harus diterapkan oleh semua orang. Kamu dapat menyesuaikan nominal dan periode dengan kondisi keuangan masing-masing.

Dengan tujuan yang jelas, kamu dapat mengetahui alasan di balik uang yang disisihkan.

Apa Manfaat Menabung Setiap Hari?

Menabung secara rutin dapat membantu membangun kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilan sebelum digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Nominal yang kecil juga dapat terasa lebih mudah dikelola. Misalnya, kamu memilih menyisihkan Rp10.000 setiap hari. Dalam 30 hari, total setoran menjadi Rp300.000 apabila dilakukan setiap hari.

Namun, jumlah tersebut tetap bergantung pada konsistensi setoran. Kalau ada hari ketika kondisi keuangan tidak memungkinkan, kamu dapat menyesuaikan kembali rencana menabung.

Fokus utamanya adalah membangun kebiasaan yang realistis dan tidak mengganggu kebutuhan utama.

Tips Menabung Harian agar Lebih Konsisten

Berikut beberapa tips menabung harian yang bisa diterapkan.

1. Tentukan Nominal yang Realistis

Pilih jumlah yang sesuai dengan pemasukan dan pengeluaran. Tidak perlu memaksakan nominal tertentu hanya karena orang lain bisa menyisihkan lebih banyak.

2. Tentukan Tujuan

Buat target yang spesifik.

Contohnya:

Rp1 juta untuk liburanRp2 juta untuk laptopRp500 ribu untuk kebutuhan tertentu

Tujuan yang jelas membuat perkembangan tabungan lebih mudah dipantau.

3. Pisahkan Dana Tabungan

Dana yang sudah dialokasikan untuk tujuan tertentu sebaiknya dipisahkan dari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko dana tabungan ikut terpakai.

4. Sesuaikan dengan Pola Pemasukan

Tidak semua orang menerima penghasilan setiap hari. Kalau penghasilan masuk bulanan, kamu tetap bisa menggunakan konsep menabung harian dengan menentukan target bulanan terlebih dahulu.

Misalnya, target Rp600.000 per bulan dapat dicapai melalui setoran harian, mingguan, atau satu kali setelah menerima penghasilan.

5. Evaluasi Secara Berkala

Cek apakah nominal dan target yang dibuat masih sesuai dengan kondisi keuangan. Jika pemasukan atau pengeluaran berubah, sesuaikan kembali rencana menabung. Kalau perlu, buat tabel menabung. Tabel menabung harian dapat membantu kamu melihat target secara lebih konkret.

Kalau penghasilan tidak memungkinkan untuk menabung setiap hari, kamu juga bisa membuat tabel berdasarkan setoran mingguan atau bulanan.

Haruskah Menabung Setiap Hari?

Tidak harus.

Menabung harian lebih tepat dipahami sebagai salah satu cara membangun kebiasaan menyisihkan uang secara rutin. Frekuensi setoran dapat disesuaikan dengan pola pemasukan.

Misalnya, target Rp600.000 per bulan bisa dibagi menjadi:

Rp20.000 per hari, atauRp150.000 per minggu, atauRp600.000 setelah menerima penghasilan bulanan.

Pilih pola yang paling mudah dilakukan secara konsisten tanpa mengganggu kebutuhan utama.

Adakah Aplikasi Menabung Harian?

Saat ini, kebiasaan menabung juga dapat dikelola secara digital. Aplikasi menabung harian dapat membantu kamu memantau saldo dan transaksi tanpa harus mencatat semuanya secara manual.

Salah satu pilihan untuk menyimpan dan mengelola dana adalah aplikasi neobank. Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk kebutuhan transaksi dan penyimpanan dana. Informasi mengenai bunga, biaya, fitur, serta ketentuan mengikuti produk yang berlaku.

Dengan rekening digital, kamu juga dapat memisahkan dana yang ingin disimpan dari uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Menabung dengan Tabungan NOW

Kalau kamu sedang membangun kebiasaan menabung, Tabungan NOW dapat digunakan sebagai salah satu tempat untuk menyimpan dana sesuai kebutuhan.

Misalnya, kamu memiliki target Rp3 juta dalam enam bulan. Kamu bisa menentukan alokasi sekitar Rp500.000 per bulan, kemudian menyesuaikannya dengan pola pemasukan.

Kamu juga dapat memantau perkembangan saldo melalui aplikasi neobank.

Cara ini membantu membuat proses menabung lebih terstruktur karena kamu dapat melihat berapa dana yang sudah tersedia dan menyesuaikan target jika kondisi keuangan berubah.

Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk menyimpan dan mengelola dana sesuai kebutuhan dan ketentuan produk yang berlaku. Bunga kompetitif* dan bunga cair harian bisa kamu nikmati di Tabungan NOW. 

Jadi, menabung harian untuk apa? Untuk tujuan yang ingin kamu capai dengan cara yang lebih terencana. Mulai dari nominal yang masuk akal, jaga konsistensinya, dan evaluasi sesuai kondisi keuanganmu.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. 

*)Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang. AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education […]

  • BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

    BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan sosialisasi produk BRIGuna Prapurna dan BRIGuna Purna kepada para pegawai DPR RI yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai solusi pembiayaan yang dapat membantu pegawai dalam mempersiapkan masa pensiun secara lebih terencana dan nyaman. Dalam kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut, tim BRI Sudirman Semanggi […]

  • Public

    Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Oleh *Satish Chandra Misra JAKARTA — Pada 7 Oktober 2001, Narendra Modi mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua Menteri Gujarat. Dua puluh lima tahun kemudian, ia masih menjabat sebagai kepala pemerintahan, pertama di Gandhinagar dan sejak Mei 2014 di New Delhi, di mana masa jabatannya tidak pernah terputus. Sangat sedikit negara demokrasi yang memungkinkan keberlanjutan seperti itu. […]

  • Public

    Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Komplain teknis, konsultasi produk, dan perubahan pesanan sering sulit diselesaikan melalui satu atau dua […]

  • PT Arafura Surya Alam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    PT Arafura Surya Alam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PT Arafura Surya Alam (ASA) menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/08). Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya penanganan bencana dan pemulihan masyarakat yang terdampak di berbagai wilayah Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Tanggap Bencana […]

  • Public

    Thai-Swiss ERP Catat Rekor Lebih dari 400.000 Transaksi di Jaringan Hedera, Targetkan Asia Tenggara Jadi Pusat Inovasi Industri Global

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Era baru efisiensi operasional industri di Indonesia resmi dimulai. Solusi arsitektur terdesentralisasi ini juga memiliki potensi adopsi yang sangat besar bagi sektor manufaktur dan pabrik skala besar di Indonesia yang sedang gencar melakukan transformasi Industry 4.0. Langkah strategis ini diharapkan mampu memangkas celah birokrasi sistem konvensional, mengoptimalkan transparansi rantai pasok, serta mempercepat target digitalisasi industri […]

expand_less