Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM JAYA

Pengelolaan Air Jakarta Jadi Sorotan di Forum PBB, Arief Nasrudin Bawa Pengalaman PAM JAYA

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagi PAM JAYA, keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kolaborasi dengan pemimpin serta pelaku sektor air di tingkat internasional. Penjajakan di bidang water cooling untuk kebutuhan data center dan creative financing menjadi bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi yang terus berkembang

Jakarta, 22 September
2026 – Direktur Utama PAM JAYA, Arief
Nasrudin, menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif pengelolaan air minum perpipaan dalam Private CEO
Roundtable
di New York. Kehadiran tersebut merupakan
bagian dari rangkaian 81st UN General Assembly, agenda Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemimpin dan pemangku
kepentingan global. PAM JAYA hadir atas undangan
Ministry of Foreign Affairs of the United
Arab Emirates (UAE)
selaku penyelenggara acara
tersebut untuk berbagi perspektif mengenai pengelolaan air minum perpipaan di
Jakarta.

Forum yang mempertemukan CEO dan pemimpin bisnis global ini
membahas berbagai isu strategis, termasuk investasi air yang menjadi fondasi
penting bagi pertumbuhan ekonomi, kesehatan, lingkungan, ketahanan pangan,
hingga keberlanjutan bisnis dan pembangunan infrastruktur masa depan.

PAM JAYA menargetkan 100% cakupan layanan di tahun 2029 dengan target
pengembangan kapasitas produksi hingga 32.950 liter per detik dan jaringan
perpipaan sepanjang 16.234 kilometer. Perluasan layanan tersebut juga diarahkan
untuk mengurangi ketergantungan terhadap
penggunaan air tanah
dan penurunan muka tanah,
meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta memperkuat daya dukung
Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan terus berkembang.

Konteks Jakarta tersebut menjadi bagian dari perspektif
yang dibawa PAM JAYA ke dalam forum. Arief menempatkan kebutuhan pengembangan
infrastruktur air, peningkatan kualitas layanan, dan keberlanjutan sumber daya
air sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pertumbuhan kota.

Kebutuhan investasi menjadi bagian penting
dalam pengembangan layanan.
PAM JAYA terus mendorong
revitalisasi jaringan perpipaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus
mengurangi kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Jaringan yang sebagian besar telah berusia lebih dari dua dekade
menjadi salah satu tantangan yang membutuhkan investasi dan dukungan dari mitra
strategis.

Selain membahas pengembangan layanan air, kehadiran PAM
JAYA dalam forum tersebut juga membuka peluang penjajakan awal di sektor industri yang berkaitan dengan water cooling
untuk kebutuhan data center. Penjajakan ini menjadi
bagian dari upaya melihat potensi peran PAM JAYA dalam mendukung kebutuhan air bagi perkembangan industri
berbasis teknologi dan infrastruktur digital.

Kehadiran Arief sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia
yang diminta untuk memaparkan perspektif dalam forum tersebut
juga menjadi kesempatan untuk membawa
pengalaman PAM JAYA ke dalam diskusi
bersama para pemimpin bisnis global. Dalam kesempatan yang sama, PAM JAYA
melakukan penjajakan awal mengenai creative financing dengan
sejumlah pemimpin bisnis sebagai salah satu alternatif pendekatan untuk
mendukung kebutuhan investasi dan pengembangan infrastruktur air.

Pengalaman Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan layanan air
minum perpipaan, pembangunan infrastruktur, investasi, dan pertumbuhan kota
saling berkaitan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ruang yang diberikan kepada PAM JAYA di forum tersebut juga menjadi
kesempatan untuk berbagi
pengalaman Indonesia dalam
mengelola layanan air minum perpipaan di perkotaan sekaligus membahas peran air
dalam pembangunan dan investasi.

Pengalaman tersebut juga tidak terlepas dari transformasi PAM
JAYA dalam meningkatkan pengelolaan layanan melalui pemanfaatan teknologi,
seperti smart
water meter
, integrated billing system, dan enterprise
resource planning (ERP)
, yang mendukung efisiensi dan
akurasi data dalam pengambilan keputusan.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan fondasi bagi
kehidupan, kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. Ketika kita
berbicara mengenai pembangunan masa depan, maka pembicaraan mengenai air harus
ditempatkan di bagian paling fundamental,” ujar Arief.

Bagi PAM JAYA,
keterlibatan dalam rangkaian 81st UN General Assembly menjadi kesempatan untuk
membawa pengalaman Jakarta sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang
kolaborasi dengan pemimpin
serta pelaku sektor air
di tingkat internasional. Penjajakan di bidang
water cooling
untuk kebutuhan data center
dan creative financing menjadi
bagian dari langkah PAM JAYA untuk terus mengembangkan layanan air minum perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung kebutuhan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas ekonomi dan populasi
yang terus berkembang

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drone Delivery Indonesia: Regulasi, Peluang, dan Tantangan

    Drone Delivery Indonesia: Regulasi, Peluang, dan Tantangan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Adopsi Drone Delivery Indonesia ditentukan oleh dua hal, status legal operasi dan kelayakan ekonomi per lokasi. Teknologi angkut kargo lewat udara sudah matang. Hambatan sebenarnya ada di regulasi yang masih berkembang dan eksekusi di medan tropis. Artikel ini memetakan di mana operasi sudah bisa dijalankan, di mana ekonominya masuk, dan apa yang masih menahan skala. […]

  • Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

    Teh Rancabali PTPN I, Subholding PTPN III (Persero) Jadi Sorotan Media AS

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BANDUNG — PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN Group, menjadi perhatian media asal Amerika Serikat melalui proyek dokumenter bertajuk The Tea Trail. Lost In Space Media melakukan peliputan khusus di Kebun Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk mengangkat perjalanan teh Indonesia dari perkebunan hingga menjadi sajian yang […]

  • Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen dan pemasaran tidak lagi terbatas oleh lokasi atau negara. Dengan memilih international undergraduate program yang tepat, kamu dapat mengembangkan kemampuan bisnis, strategi pemasaran, serta wawasan internasional yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global.   Salah satu pilihan yang menawarkan kombinasi tersebut adalah Business Management […]

  • Kukuhkan One Avrist Synergy, Avrist Group Perkuat Kolaborasi Empat Entitas untuk Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi

    Kukuhkan One Avrist Synergy, Avrist Group Perkuat Kolaborasi Empat Entitas untuk Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 03 September 2026 — Avrist Group hari ini mengukuhkan One Avrist Synergy, inisiatif kolaborasi strategis yang menyatukan empat entitas dalam grup untuk menghadirkan solusi proteksi dan perencanaan finansial yang lebih komprehensif. Inisiatif ini mengusung pendekatan “One Avrist, One Solution” sebagai landasan sinergi antarentitas melalui layanan keuangan yang lebih terintegrasi. Pengukuhan ini dilaksanakan secara simbolis […]

  • Sambut Bulan September, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33%

    Sambut Bulan September, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,33%

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 September 2026 – Memasuki bulan September, sejumlah rencana yang disusun sejak awal tahun mulai kembali menjadi perhatian. Bagi sebagian keluarga, salah satunya adalah rencana mengganti kendaraan atau memiliki mobil baru untuk menunjang kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kendaraan masih menjadi bagian penting dalam aktivitas keluarga, mulai dari perjalanan ke tempat kerja dan mengantar anak hingga […]

  • Public

    Payday Jadi Momen Self-Reward, Bayar Lebih Hemat Pakai QRIS neobank

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Tanggal gajian sering jadi momen untuk memberi sedikit apresiasi setelah menyelesaikan berbagai pekerjaan. Mulai dari makan di tempat favorit, membeli kebutuhan yang sudah masuk wishlist, sampai menikmati secangkir kopi di akhir pekan. Supaya pengeluaran tetap terukur, pembayaran digital bisa menjadi salah satu cara praktis untuk menyelesaikan transaksi sekaligus mencatat pengeluaran. Salah satunya melalui QRIS neobank. […]

expand_less