Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Peringati Hari Krida Pertanian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani

Peringati Hari Krida Pertanian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dalam momentum Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mencatat realisasi penyerapan Tandan Buah Segar (TBS) dari perkebunan rakyat mencapai 1,34 juta ton hingga Mei 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan usaha petani sawit mitra di berbagai wilayah operasional.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui dukungan di sisi hilir maupun hulu, mulai dari penyerapan hasil panen hingga pendampingan peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa peringatan Hari Krida Pertanian harus dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi petani.

“Peringatan Hari Krida Pertanian seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pasar yang stabil bagi petani. Kado terbaik bagi mereka bukanlah sebuah perayaan, melainkan kepastian bahwa hasil keringat dari kebun dapat terserap maksimal,” ujar Jatmiko.

Serapan TBS Terus Meningkat

Arus distribusi hasil panen dari kebun rakyat menuju pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, volume penyerapan TBS dari petani swadaya maupun pihak ketiga mencapai 1,34 juta ton.

Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 1,30 juta ton. Peningkatan ini mencerminkan terus bergeraknya roda perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurut Jatmiko, menjaga kesiapan operasional pabrik kelapa sawit agar mampu menyerap hasil panen petani secara optimal merupakan salah satu prioritas perusahaan, terutama di tengah dinamika harga dan kondisi pasar yang terus berubah.

“Ketika harga sedang dinamis atau saat memasuki masa panen raya, PKS kami berupaya menjaga keandalannya. Kami juga memastikan harga beli tetap sangat bersaing, transparan, dan selalu berpedoman pada aturan penetapan harga dari pemerintah daerah. Intervensi positif di hilir ini penting agar tata niaga sawit tingkat petani tidak terganggu,” urai Jatmiko.

Selain memastikan terserapnya hasil panen petani, perusahaan juga terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas perkebunan rakyat melalui program edukasi dan pendampingan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menegaskan bahwa keberlanjutan kesejahteraan petani tidak hanya ditentukan oleh penyerapan hasil panen saat ini, tetapi juga oleh produktivitas kebun pada masa mendatang.

“Menyerap sawit mereka hari ini menyelesaikan masalah jangka pendek. Namun, untuk memastikan kesejahteraan petani berkesinambungan, kita harus memikirkan dan merawat produktivitas kebun mereka untuk 10 hingga 20 tahun ke depan. Di situlah letak pentingnya edukasi dan pendampingan berkelanjutan di dalam ekosistem kemitraan kita,” tutur Arya.

Pendampingan yang dilakukan perusahaan mencakup aspek legalitas, teknis budidaya, hingga dukungan terhadap skema offtaker produksi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan telah melakukan pendampingan terhadap lahan seluas 23.188 hektare.

Program tersebut terus berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, proses pendampingan telah menjangkau 6.380 hektare lahan perkebunan rakyat.

Menurut Arya, luasan tersebut menjadi titik awal transformasi tata kelola perkebunan rakyat menuju penerapan Good Agricultural Practices (GAP).

“Edukasi yang kami jalankan di lapangan bersifat komprehensif. Petani tidak dibiarkan meraba-raba menata kebun barunya. Mereka didampingi secara ketat, mulai dari fase krusial pemilihan bibit unggul yang bersertifikat, metode persiapan lahan, hingga teknis pemeliharaan pada masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM),” paparnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan peremajaan sawit sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan pada fase awal penanaman.

“Investasi pengetahuan di awal fase tanam ini sangat vital. Petani harus memahami bahwa perawatan yang tepat di awal akan menentukan tonase hasil panen belasan tahun ke depan. Kami ingin kebun yang diremajakan hari ini menjadi sumber penghidupan yang jauh lebih layak bagi keluarga petani kelak,” tegas Arya.

Melalui sinergi antara dukungan di sektor hulu melalui pendampingan agronomi dan percepatan PSR, serta kepastian penyerapan hasil panen di sektor hilir melalui operasional PKS perusahaan, PTPN IV PalmCo terus memperkuat ekosistem perkebunan kelapa sawit rakyat yang tangguh dan berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ketahanan sektor perkebunan nasional, serta penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan daya beli dan meningkatnya kebutuhan hidup, semakin banyak masyarakat mulai mencari sumber penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Fenomena yang dikenal sebagai side hustle ini tidak lagi hanya dilakukan oleh pekerja lepas, tetapi juga karyawan, ibu rumah tangga, hingga lulusan baru yang ingin memiliki pemasukan […]

  • Jaga Kedaulatan Mineral Nasional, Tata Kelola Emas Jadi Kunci Peningkatan Nilai Tambah

    Jaga Kedaulatan Mineral Nasional, Tata Kelola Emas Jadi Kunci Peningkatan Nilai Tambah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia memiliki cadangan emas yang besar dan menempati posisi keempat dunia menurut Bank Sentral. Posisi strategis ini mampu menjadi tonggak kedaulatan mineral nasional dengan tata kelola yang optimal.Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat kebutuhan emas domestik mencapai sekitar 190-200 ton per tahun. Namun, besarnya potensi cadangan emas saat ini belum sepenuhnya diimbangi dengan pasokan […]

  • MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

    MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MyRepublic menggelar workshop “Create with IMPACT: Etika Bermedia Sosial untuk Content Creator” sebagai bagian dari program Roketin Generasi Tunas Digital (RGTD) Jakarta, 3 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus konten di media sosial, mengejar viralitas sering kali menjadi tujuan utama banyak content creator. Padahal, konten yang mampu memberikan manfaat, membangun kepercayaan, dan menginspirasi audiens […]

  • Public

    Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Integrasi Odoo POS dan E-Faktur membantu peritel multi-outlet mengurangi kesalahan rekap serta menjaga data penjualan dan pajak tetap sinkron. Dengan pencatatan otomatis sejak transaksi kasir, proses tutup buku menjadi lebih cepat dan fokus pada pemeriksaan data. Tanggal tutup buku selalu terasa berat bagi peritel multi-outlet. Struk dari belasan gerai harus direkap satu per satu. Karena […]

  • Public

    Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Transfer uang antarbank sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengirim uang kepada keluarga, membayar kebutuhan bulanan, hingga membagi tagihan bersama teman, semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi perbankan. Namun, biaya administrasi transfer antarbank bisa menjadi pengeluaran tambahan, terutama jika transaksi dilakukan berkali-kali dalam sebulan. Karena itu, tidak sedikit orang mencari aplikasi transfer uang gratis […]

  • Public

    Samosir International Choir Competition 2026 Hadirkan Berbagai Penampilan di Marianna Resort

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Samosir, 25 September 2026 – Samosir International Choir Competition (SICC) 2026 mempertemukan peserta paduan suara dan vokal solo dari berbagai daerah dan negara dalam rangkaian The Caldera Culture Festival (TCCF) 2026. Berlangsung pada 24-27 September 2026, rangkaian kegiatan ini menghadirkan kompetisi musik sekaligus pertemuan budaya di Samosir, Sumatera Utara. SICC 2026 diikuti oleh 33 peserta […]

expand_less