Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Prospek Perusahaan Tambang Semester 2, Peluang MIND ID Grup

Prospek Perusahaan Tambang Semester 2, Peluang MIND ID Grup

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Perhatian investor tertuju kepada perusahaan tambang di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dalam menjaga pertumbuhan, arus kas, serta margin keuntungan di tengah kondisi pasar yang lebih menantang pada Semester II/2026. Hal ini sejalan pembukuan kinerja positif emiten tambang di bawah naungan MIND ID Group sepanjang semester I-2026, di tengah dinamika harga komoditas dan transisi ekosistem industri global.

MIND ID menjalankan penguatan operasional terukur, dan terus konsisten memperkuat integrasi ekosistem hilirisasi guna mendukung penciptaan produk bernilai tambah tinggi dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan laba periode berjalan sebesar US 25,24 juta.

Sementara itu, PT Timah Tbk (TINS) mencatat laba bersih semester I-2026 sebesar Rp2,71 triliun. Angka tersebut telah melampaui target laba bersih sepanjang tahun 2026 yang sebesar Rp1,61 triliun atau setara 169% dari target yang ditetapkan perusahaan.

Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur Purwanto Asset Management Edwin Sebayang menilai sektor pertambangan saat ini tengah memasuki fase normalisasi, bukan penurunan struktural. Menurutnya, laba yang tidak lagi setinggi masa supercycle bukan berarti fundamental perusahaan memburuk, melainkan pasar kembali menilai emiten berdasarkan kualitas operasional, efisiensi, kesehatan neraca, dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Edwin mengatakan emiten tambang BUMN masih memiliki sejumlah katalis yang menarik untuk dicermati investor. INCO dan TINS misalnya, harga sahamnya dinilai akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas global, realisasi volume produksi, serta kemampuan perusahaan menjaga margin keuntungan.

“Prospek INCO dan TINS akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas global, realisasi volume produksi, serta kemampuan menjaga margin di tengah siklus komoditas yang lebih menantang,” ujar Edwin.

Sementara ANTM dinilai memiliki prospek jangka panjang melalui hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sementara PTBA tetap menarik bagi investor yang mencari stabilitas arus kas dan dividen.

“Saya melihat ANTM masih memiliki katalis jangka panjang yang kuat melalui hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik. PTBA tetap menarik bagi investor yang mencari stabilitas arus kas dan dividen,” ungkapnya.

Salah satu langkah hilirisasi yang dilakukan ANTM adalah melalui pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia bersama PT Industri Baterai Indonesia (IBI) dan HYD Investment Limited. HYD Investment Limited sendiri merupakan konsorsium yang terdiri atas Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.

Pembangunan fasilitas produksi dalam proyek tersebut berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2026. Total investasi awal keseluruhan proyek baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir tersebut mencapai US$5,9 miliar atau sekitar Rp96,04 triliun dengan asumsi kurs Rp16.278 per dolar AS.

Kapasitas produksi pada fase pertama selanjutnya direncanakan akan ditingkatkan melalui ekspansi hingga mencapai sedikitnya 15 gigawatt hour (GWh). Kapasitas tersebut diperkirakan setara untuk memenuhi kebutuhan sekitar 250.000 unit kendaraan listrik.

Di sisi lain, daya tarik PTBA bagi investor ditopang oleh rekam jejak pembagian dividen yang relatif konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan membagikan dividen dengan rasio pembayaran yang berkisar antara 35% hingga 100% dari laba bersih, meskipun nilai dividen berubah mengikuti kinerja perusahaan pada masing-masing tahun buku.

Untuk laba tahun buku 2024, PTBA membagikan dividen tunai sebesar Rp3,83 triliun atau Rp332,44 per saham dengan rasio pembayaran 75%, yang dibayarkan pada 11 Juli 2025. Sebelumnya, dari laba tahun buku 2023, PTBA membagikan dividen sebesar Rp4,58 triliun atau Rp397,71 per saham dengan rasio pembayaran yang sama, yakni 75%.

Pembagian dividen terbesar dalam periode tersebut berasal dari laba tahun buku 2022, ketika PTBA membagikan dividen tunai Rp12,57 triliun atau Rp1.094,05 per saham dengan rasio pembayaran mencapai 100%. Dari laba tahun buku 2021, perusahaan juga membagikan Rp7,91 triliun atau Rp688,52 per saham, dengan seluruh laba yang menjadi dasar pembagian tersebut dialokasikan sebagai dividen.

Sementara dari laba tahun buku 2020, PTBA membagikan dividen sebesar Rp835,39 miliar atau Rp74,69 per saham dengan rasio pembayaran 35%. Adapun dari laba tahun buku 2019, dividen yang dibagikan mencapai Rp3,65 triliun atau Rp326,46 per saham dengan rasio pembayaran sebesar 90%.

Dengan demikian, Edwin menilai fokus investor pada semester II-2026 kemungkinan akan mulai bergeser dari sekadar mengejar pertumbuhan laba yang tinggi. Investor diperkirakan akan semakin memperhatikan kualitas laba, keberlanjutan arus kas, disiplin belanja modal, serta kemampuan masing-masing emiten menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Indonesia Power UBP Jatigede Dukung Akses Air Bersih bagi Masyarakat Sekitar

    PLN Indonesia Power UBP Jatigede Dukung Akses Air Bersih bagi Masyarakat Sekitar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, PLN Indonesia Power UBP Jatigede terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih bagi masyarakat sekitar. Program ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi musim kemarau yang menyebabkan berkurangnya debit mata […]

  • Bank Raya Dukung Generasi Muda Bangun Resiliensi Finansial di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

    Bank Raya Dukung Generasi Muda Bangun Resiliensi Finansial di Young On Top National Conference (YOTNC) 2026

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan digital sekaligus mendukung pengembangan kapasitas generasi muda Indonesia melalui partisipasinya pada Young On Top National Conference (YOTNC) 2026 yang berlangsung pada 4 Juli 2026 di Jakarta. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas inklusi […]

  • Indomaret Kembali Hadirkan Produk Bertema Pokémon di Indonesia

    Indomaret Kembali Hadirkan Produk Bertema Pokémon di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Indomaret kembali menghadirkan produk bertema Pokémon bagi para penggemar di Indonesia. “Pokémon School Collection” diluncurkan pada Kamis (25/6), sementara seri terbaru Pokémon Game Kartu Koleksi, “Ancaman Bayangan”, mulai tersedia pada Jumat (26/6). Peluncuran produk-produk terbaru ini merupakan bagian dari upaya Indomaret untuk menghadirkan Pokémon lebih dekat dengan keseharian para penggemar. Jakarta, 26 Juni 2026 – […]

  • BP Tapera Perkuat Sinergi dengan ASPRUMNAS untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

    BP Tapera Perkuat Sinergi dengan ASPRUMNAS untuk Percepat Program Tiga Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Melalui Rakernas ini, BP Tapera berharap sinergi antara pemerintah, asosiasi pengembang, sektor perbankan, dan seluruh mitra pembangunan semakin kuat sehingga Program KPR Sejahtera FLPP dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mendukung terwujudnya Program Tiga Juta Rumah di Indonesia. Jakarta, 20 Juli 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun […]

  • Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    Alasan Business Management & Marketing Unggul di International Undergraduate Program

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen dan pemasaran tidak lagi terbatas oleh lokasi atau negara. Dengan memilih international undergraduate program yang tepat, kamu dapat mengembangkan kemampuan bisnis, strategi pemasaran, serta wawasan internasional yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar global.   Salah satu pilihan yang menawarkan kombinasi tersebut adalah Business Management […]

  • Neuron Digital dan BSI Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Transformasi Digital di Sektor Lingkungan Binaan

    Neuron Digital dan BSI Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Transformasi Digital di Sektor Lingkungan Binaan

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    7 Juli 2026. Neuron Digital dan British Standards Institution (BSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi strategis untuk mempercepat transformasi digital di sektor lingkungan binaan (built environment). Kemitraan ini bertujuan untuk membantu organisasi meningkatkan kinerja aset, mempercepat pencapaian target keberlanjutan, dan menciptakan nilai jangka panjang melalui pemanfaatan teknologi digital. 7 Juli 2026. […]

expand_less