Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan

Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 5 Oktober 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penerbitan surat berharga multifinance turun 12,71% menjadi Rp62,19 triliun. Di tengah dinamika suku bunga, kondisi tersebut tidak serta-merta mencerminkan penurunan kebutuhan pendanaan perusahaan pembiayaan. Kebutuhan pendanaan tetap berjalan seiring dengan kebutuhan ekspansi dan refinancing.

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mengungkap sejumlah alternatif sumber pendanaan yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan perusahaan. Saat ini, pendanaan perbankan masih mendominasi industri multifinance karena cenderung lebih fleksibel terhadap kebutuhan likuiditas harian, dengan proses dan biaya administrasi yang relatif lebih cepat dan lebih rendah dibandingkan penerbitan surat berharga.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan perubahan pada penerbitan surat berharga lebih mencerminkan penyesuaian strategi perusahaan dalam menentukan komposisi sumber pendanaan dan waktu yang tepat untuk melakukan pendanaan.

“Penurunan penerbitan surat berharga tidak dapat dikatakan karena penurunan kebutuhan pendanaan. Hal ini tercermin dari data OJK bahwa piutang pembiayaan multifinance Juli 2026 masih tumbuh 2,01%. Yang terjadi saat ini adalah adanya perubahan strategi pendanaan perusahaan dalam komposisi dan waktu yang tepat untuk melakukan pendanaan,” ujar Dhani.

Menurutnya, keputusan penerbitan surat berharga mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari biaya dana atau yield di pasar, kondisi pasar, appetite investor, hingga kebutuhan ekspansi dan refinancing. Terlebih, BI Rate yang sempat mengalami penurunan pada akhir 2025 kembali mengalami peningkatan pada Juni 2026.

“Di tengah peningkatan suku bunga saat ini dan ekspektasi imbal hasil surat berharga yang tinggi dari investor, perusahaan memilih untuk menggunakan sumber pendanaan lain, salah satunya dari fasilitas perbankan, dengan suku bunga yang lebih fleksibel dan negotiable,” jelas Dhani.

Meski demikian, BRI Finance tetap melihat peluang di pasar obligasi. Perusahaan masih memiliki sisa plafon Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp1 triliun yang akan digunakan pada periode 2027. Pemanfaatannya akan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan ekspansi perusahaan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

    Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    GDG Makassar membekali 105 peserta dengan pengalaman langsung mulai dari vibe design, vibe coding hingga inferensi model AI skala enterprise di Telkom AI Center Makassar. Makassar 22 Juni 2026 – Google Developer Group (GDG) Makassar bersama Telkom AI Center Makassar sukses menyelenggarakan rangkaian “Build with AI 2026 Hands-On Workshop” yang dihadiri oleh 105 peserta yang […]

  • Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat

    Dari Berangkat Kerja hingga Aktivitas Akhir Pekan, LRT Jabodebek Jadi Pilihan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan pengguna sepanjang Januari–Agustus 2026 dengan total 21.809.797 pengguna, meningkat 19,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Rata-rata pengguna pada hari kerja juga naik 19,9 persen menjadi 114.759 pengguna per hari, sementara pada Agustus 2026 mencapai 112.192 pengguna per hari atau tumbuh 10,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan turut terjadi pada akhir […]

  • Tak Hanya Membangun Karier, UPH Ajak Mahasiswa Baru Menemukan Panggilan dan Menjalani Hidup yang Bermakna

    Tak Hanya Membangun Karier, UPH Ajak Mahasiswa Baru Menemukan Panggilan dan Menjalani Hidup yang Bermakna

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Melalui sesi “Called & Life That Matters” di UPH Festival 2026, Dr. Andry M. Panjaitan mengajak mahasiswa memaknai masa kuliah sebagai ruang untuk mengenal diri, mengembangkan talenta, menghadapi kegagalan, membangun komunitas, serta belajar memimpin dan melayani. Pesan tersebut diperkuat melalui kisah lima mahasiswa UPH yang menemukan arah dan panggilan masing-masing melalui pengalaman, keraguan, kegagalan, organisasi, […]

  • Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

    Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Denpasar, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola dan mengoperasikan terminal nonpetikemas di berbagai wilayah Indonesia, terus mendukung ketahanan energi melalui pengelolaan Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Benoa, Bali. Keberadaan terminal ini menjadi bagian dari infrastruktur kepelabuhanan yang mendukung kelancaran rantai pasok energi bagi Bali dan […]

  • Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

    Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Perkembangan industri kecerdasan buatan (AI) kembali menjadi perhatian pasar setelah sejumlah pemimpin perusahaan AI terbesar di dunia mulai menyerukan agar laju pengembangan teknologi tersebut tidak dilakukan tanpa batas. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran investor dan menekan saham-saham yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pendorong utama reli sektor teknologi. CEO Anthropic Dario Amodei menjadi salah satu tokoh […]

  • Public

    PT Akarsa Garment Indonesia Perkuat Kapasitas Manufaktur Pakaian Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Industri Tekstil dan Pakaian Jadi (TPJ) di Indonesia terus menunjukkan resiliensi dan tren pertumbuhan yang positif pascapandemi. Merujuk pada tren pemulihan sektor manufaktur nasional, kebutuhan akan pakaian kerja, seragam korporasi, dan produk fesyen berskala besar (B2B) kembali mengalami lonjakan tajam. Data pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mengindikasikan bahwa subsektor pakaian jadi masih menjadi salah satu kontributor […]

expand_less