Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

Tidak Setiap Dinding Hotel Butuh Wall Art

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam setiap proyek budget hotel yang ditangani, Artavia—sub-brand modular wall art dari Spasium—selalu membawa pertanyaan yang sama ke meja perencanaan: di mana wall art benar-benar dibutuhkan? Jawabannya, menurut pengalaman Artavia di lapangan, hampir selalu sama. Bukan di setiap dinding, melainkan di titik-titik yang paling berdampak pada pengalaman tamu.

Dari situ, Artavia menyusun pendekatan yang lebih terarah untuk segmen budget hotel: bukan soal mengisi ruang, melainkan soal memilih dampak visual yang tepat. Prinsip ini bertumpu pada tiga variabel yang dinilai di setiap titik dinding—seberapa tinggi visibilitasnya, seberapa besar interaksi tamu yang terjadi di sana, dan seberapa kuat relevansi karya terhadap experience arsitektural ruang. Ketiganya bersama-sama menentukan prioritas: makin tinggi ketiga variabel itu bertemu di satu titik, makin besar alasan untuk menempatkan wall art di sana.

“Yang kami pelajari dari lapangan, dinding yang paling sederhana pun bisa menjadi statement—jika penempatannya tepat. Dan dinding yang penuh pun bisa tak berkesan, jika tidak ada yang benar-benar memperhatikannya,” ujar Jay Adinata, CMO Artavia.

Berdasarkan prinsip itu, Artavia mengidentifikasi empat titik yang secara konsisten memberi dampak terbesar di properti budget hotel, masing-masing dengan peran yang berbeda satu sama lain.

Titik pertama adalah arrival dan lobby, tempat impresi pertama tamu terbentuk begitu mereka melangkah masuk. Satu karya yang tepat di titik ini, menurut Artavia, akan memberikan impresi awal yang sesuai dengan ekspektasi desain yang diharapkan, dan experience ruang yang lebih eksklusif.

Titik kedua adalah guest room—ruang yang justru paling sering terlewat dalam perencanaan seni, padahal di sinilah tamu menghabiskan sebagian besar waktu mereka selama menginap. Di ruang paling personal ini, wall art berbicara langsung kepada tamu saat mereka sedang paling rileks.

Titik ketiga adalah titik transisi seperti lift lobby dan koridor utama—momen-momen singkat di antara ruang utama yang mudah diabaikan, tetapi jika diperhatikan justru memperkuat kontinuitas narasi visual sepanjang perjalanan tamu di dalam properti.

Titik keempat adalah area ikonik: satu titik yang sengaja dirancang menjadi momen visual paling diingat, sekaligus paling sering dibagikan tamu di media sosial seperti di dining area, seating area di taman terbuka, area depan bangunan hotel yang berfungsi memperkuat identitas, dan lain-lain.

Pendekatan empat titik ini sudah diterapkan Artavia pada sejumlah proyek budget hotel di Jabodetabek, Surabaya, dan Sumatra—mulai dari area penerima tamu, kamar, koridor, hingga dinding signature yang dirancang khusus sebagai titik area ikonik properti.

“Dari keempat titik ini, kami belajar bahwa selektivitas adalah bentuk penghormatan terhadap ruang dan tamu,” tutup Jay Adinata.

“It’s not about filling every wall—it’s about creating the moments that matter.”

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUCOFINDO Lampaui Target, RUPS Sahkan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025

    SUCOFINDO Lampaui Target, RUPS Sahkan Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Juli 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) membukukan kinerja keuangan yang bertumbuh sepanjang tahun 2025 berdasarkan laporan audited yang disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, yang turut dihadiri oleh para pemegang saham pada Rabu (24/6). Chief Operating Officer Danantara/Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha […]

  • Public

    Ini 5 Kesalahan After-sales Service B2B dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Proses penjualan tidak berakhir ketika pelanggan menandatangani kontrak atau menyelesaikan transaksi. Setelah pembelian, pelanggan tetap membutuhkan dukungan agar produk atau layanan yang mereka gunakan memberikan manfaat sesuai ekspektasi. Karena itu, after-sales service atau layanan purnajual menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hubungan bisnis setelah transaksi berlangsung. Sebuah studi menjelaskan bahwa after-sales service adalah layanan yang […]

  • GKR Bendara : Ngopi Bareng PUTRI DIY Jadi Road to JCWF 2026

    GKR Bendara : Ngopi Bareng PUTRI DIY Jadi Road to JCWF 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    “Ngopi Bareng PUTRI DIY” menjadi ruang dialog dan konsolidasi pelaku pariwisata DIY untuk membicarakan bagaimana kolaborasi tidak berhenti pada forum, tetapi harus berujung pada aksi, produk wisata, dan pasar. Pertemuan ini dikaitkan dengan Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2026 yang akan digelar 6–8 November 2026. Festival yang diinisiasi GKR Bendara tersebut diharapkan bukan sekadar agenda […]

  • Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal

    Polda NTT Sambut HUT ke-80 Bhayangkara dengan Perkuat Personel dari Dalam Lewat Terapi USEFT Massal

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kupang, NTT, 25 Juni 2026 – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Nusa Tenggara Timur menghadirkan langkah inovatif dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri melalui pendekatan kesehatan mental dan pengelolaan emosi. Ratusan personel Polda NTT mengikuti latihan Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) atau Ultimate SBMS Emotional Freedom […]

  • Public

    Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    FisTx ajak petambak kembali ke dasar budidaya: ganti air dengan air bersih dan steril. Baskara UV dan Cakra Elektrolisis, tanpa kaporit. Simak caranya. Yogyakarta – Ketika kualitas air tambak udang menurun, jawaban paling tua dan paling sederhana tetap sama: ganti air dengan volume yang cukup dan air yang berkualitas. FisTx Indonesia (PT Aditya Inovasi Makmur), […]

  • Tren Bersepeda Terus Tumbuh, Pengiriman Sepeda KAI Logistik Meningkat 30 Persen

    Tren Bersepeda Terus Tumbuh, Pengiriman Sepeda KAI Logistik Meningkat 30 Persen

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Minat masyarakat terhadap aktivitas bersepeda kian tinggi. Tidak lagi sekadar menjadi olahraga, bersepeda kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, alternatif transportasi yang ramah lingkungan, hingga aktivitas rekreasi yang semakin diminati. Seiring meningkatnya aktivitas komunitas pesepeda dan penyelenggaraan berbagai event cycling di berbagai daerah, kebutuhan akan layanan pengiriman sepeda yang aman dan praktis pun […]

expand_less