Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

UPH Festival 2026 Ditutup dengan Pesan bagi Mahasiswa Baru untuk Menemukan Tujuan, Menjalani Panggilan, dan Membawa Dampak

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup. Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”.

Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa dihadapkan pada berbagai pilihan tentang masa depan, termasuk bidang yang ingin ditekuni dan tujuan hidup yang ingin dicapai. Menutup rangkaian UPH Festival 2026 pada 15 Agustus 2026, Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak mahasiswa baru melihat pendidikan tinggi bukan sekadar persiapan menuju profesi, tetapi juga proses untuk menemukan dan menjalani panggilan hidup.

Pesan tersebut terangkum dalam tema hari ketiga UPH Festival 2026, “Called: Why Am I Here?”. Tema ini melanjutkan perjalanan tiga hari yang mengajak mahasiswa baru mengenal identitasnya sebagai pribadi yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah (Imago Dei), memahami dunia dan tantangannya, hingga merefleksikan tujuan hidup serta bagaimana menggunakan talenta untuk melayani dan membawa dampak bagi sesama.

Founder’s 5K Run: Berlari Bersama, Memulai Perjalanan Bersama

Hari ketiga UPH Festival 2026 diawali dengan Founder’s 5K Run, tradisi UPH yang mempertemukan mahasiswa baru, dosen, staf, dan pimpinan universitas dalam pengalaman bersama. Ribuan peserta berlari sejauh lima kilometer mengelilingi kawasan Lippo Village dengan membawa pesan Finish What You Start. Pesan ini mengajak mahasiswa baru untuk berkomitmen agar menyelesaikan apa yang telah dimulai dan menjalani setiap proses dengan tekun.

Turut berlari dan menyemangati peserta di garis finis, Dr. Stephen Lester Metcalfe, Executive Director of UPH Sport, Head Coach Tim Basket Putra Eagles UPH, sekaligus Sports Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), menilai kegiatan ini bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan makna Imago Dei.

“Kita diciptakan menurut gambar Allah dan Tuhan memberikan kita tubuh ini. Karena itu, ketika kita menggunakan tubuh kita untuk bergerak dan beraktivitas secara fisik, kita tidak hanya merayakan rancangan tersebut, tetapi juga merayakan Sang Pencipta,” ujar pria yang akrab disapa Coach Met tersebut.

Menurut Coach Met, masa perkuliahan merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertumbuh secara utuh, tidak hanya dalam kemampuan akademik dan kesehatan fisik, tetapi juga dalam mengenal diri dan memahami tujuan yang Tuhan rancangkan dalam kehidupan mereka.

“Pesan saya kepada mahasiswa baru adalah jalani setiap hari dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Bangunlah di pagi hari dengan rasa syukur, naikkan ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan, kemudian mulailah harimu dan jalani hari itu sebaik-baiknya,” pesannya.

Semangat Finish What You Start pun tercermin dari para mahasiswa baru yang menuntaskan rute dengan ritme masing-masing. Limson Axel Wijaya, Mahasiswa baru Program Studi (Prodi) International Teachers College (ITC), menjadi finisher pertama dengan catatan waktu 29 menit. Baginya, pengalaman tersebut menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan sekaligus menjalani masa studi dengan tujuan yang lebih bermakna.

“Founder’s 5K Run menjadi pengingat bagi saya untuk selalu menjaga kesehatan. Ke depan, saya juga berharap bisa menyelesaikan studi hingga lulus. Namun, yang paling penting adalah bisa menemukan jati diri dan melihat rupa Allah dalam diri saya,” ucapnya.

Sementara itu, Alice Luo, mahasiswi baru asal Tiongkok dari Prodi ITC UPH, menjadi finisher pertama kategori perempuan dengan catatan waktu 34 menit. Ia melihat kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun keseimbangan antara akademik, kesehatan, dan relasi sejak awal kehidupan perkuliahan.

“Saya ingin menjaga keseimbangan dalam kehidupan sebagai mahasiswa, bukan hanya fokus pada akademik, tetapi juga berolahraga dan membangun relasi dengan teman-teman. Namun yang paling penting, saya ingin menggunakan setiap hal yang saya lakukan untuk membawa kemuliaan bagi Tuhan,” kata Alice.

AI dan Masa Depan

Dr. Niel Nielson, Senior Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) dalam sesi ‘AI Will Change Everything. Will It Change You?’ 

Usai Founder’s 5K Run, mahasiswa baru mengikuti sesi ‘AI Will Change Everything. Will It Change You?’ bersama Dr. Niel Nielson, Senior Advisor Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH). Ia mengajak mahasiswa memahami teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai alat yang akan mengubah berbagai profesi, mulai dari medis, hukum, teknik, hingga bisnis. Namun, penggunaan AI tetap harus disertai daya kritis, bijaksana, bertanggung jawab, dan kemampuan menjaga relasi antarmanusia.  

“AI dapat menghitung, memprediksi, dan memproses data dengan sangat cepat. Namun, AI tidak dapat mengasihi, tidak dapat membedakan kebaikan dan kejahatan secara moral, serta tidak dapat berkorban bagi orang lain. AI adalah pelayan yang sangat baik, tetapi jangan pernah menjadikannya sebagai tuan atas hidup Anda,” tuturnya.

Called & Life That Matters: Menemukan Panggilan melalui Perjalanan di UPH

Pesan tentang panggilan hidup kemudian diperdalam melalui sesi ‘Called & Life That Matters’ yang disampaikan oleh Dr. Andry M. Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni, and Corporate Relations UPH. Ia mengajak mahasiswa mengenali dan mengembangkan talenta serta panggilan Tuhan melalui proses belajar, tantangan, komunitas, dan berbagai kesempatan untuk memimpin.

Dr. Andry juga menekankan lima prinsip yang dapat menjadi panduan mahasiswa selama menjalani perjalanan di UPH, di antaranya memahami bahwa panggilan hidup lebih besar dari sekadar karier, melihat tantangan sebagai bagian dari proses bertumbuh, memimpin dengan melayani, menggunakan talenta untuk membawa dampak bagi sesama, serta memanfaatkan ilmu dan pengaruh secara bertanggung jawab untuk berkontribusi bagi Indonesia dan memuliakan Tuhan.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui pengalaman lima mahasiswa senior UPH yang membagikan kisah tentang pilihan, kegagalan, komunitas, organisasi, hingga pencapaian sebagai bagian dari proses menemukan panggilan. Menutup sesi, Dr. Andry mengajak mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan tidak menjadikan prestasi sebagai ukuran nilai diri.

“Jangan pernah takut bermimpi besar di kampus ini. Bergabunglah dalam organisasi, tekuni riset, ciptakan karya seni dan teknologi, ikut kompetisi, dan bangun persahabatan sejati. Jadilah Shalom Community. Namun, di atas segalanya, ingatlah bahwa kalian berharga bukan karena apa yang kalian capai, melainkan karena siapa yang menciptakan dan menebus kalian,” katanya.

Imago Dei Celebration: Merayakan Awal Perjalanan Baru

Rangkaian UPH Festival 2026 ditutup melalui Imago Dei Celebration Concert and Fireworks. Perayaan ini menjadi momen bagi mahasiswa baru untuk menikmati kebersamaan sekaligus merayakan perjalanan yang telah mereka lalui selama tiga hari. Suasana perayaan semakin semarak melalui penampilan vokal dan musik dari UPH Choir dan Fakultas Musik (FM), sebagai ekspresi kreativitas mahasiswa dalam menutup rangkaian UPH Festival 2026.

Lebih dari sekadar selebrasi penutup, Imago Dei Celebration Concert and Fireworks menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan mereka di UPH baru saja dimulai. Melalui rangkaian musik, ayat alkitab, hingga fireworks, mahasiswa diajak untuk membawa identitas dan panggilan mereka sebagai Imago Dei ke dalam kehidupan perkuliahan dan berbagai tantangan yang akan dihadapi.

Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, dalam sambutannya di perayaan penutupan UPH Festival 2026 mengatakan, “Saya berdoa dan berharap UPH Festival ini menjadi berkat, sehingga kalian siap memasuki Tahun Akademik 2026/2027 dan sukses dalam studi. Selamat datang, warga UPH yang baru. Dengan penuh sukacita, kami mendoakan agar kalian senantiasa diberkati Tuhan dan berhasil dalam perkuliahan kalian.”

Berakhirnya UPH Festival 2026 bukanlah akhir dari perjalanan. Setelah tiga hari mengenal identitas, memahami dunia, dan merefleksikan panggilan, mahasiswa baru kini memasuki kehidupan nyata dunia kampus untuk mengembangkan talenta, menjalani proses pembelajaran, dan menggunakan apa yang dimiliki bagi kebaikan bersama. Perjalanan ini akan berlanjut di ruang-ruang kelas, organisasi mahasiswa, komunitas, kompetisi, berbagai pengalaman kepemimpinan, hingga kehidupan setelah lulus.

Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri, UPH terus berkomitmen untuk mempersiapkan setiap mahasiswa agar bertumbuh menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir dan Syukur kepada 1.200 Anak Binaan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    DEPOK, 4 Oktober 2026 – Yayasan Al Qohhar kembali menggelar pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu binaan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Qohhar, Sawangan, Depok, pada Minggu (4/10/2026) dihadiri Pembina Yayasan H. Robert Nitiyudo Wachjo beserta keluarga, Ketua Yayasan Kartono Warigogung, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, dan undangan. Pertemuan […]

  • Public

    Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Pengendalian biaya WhatsApp menjadi perhatian bisnis yang ingin menjaga efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan […]

  • Mengapa September Menjadi Waktu yang Tepat untuk Menikmati Canggu

    Mengapa September Menjadi Waktu yang Tepat untuk Menikmati Canggu

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Canggu, Bali – September 2026 – September menawarkan waktu yang menarik untuk menikmati Canggu, Bali, dengan suasana yang tetap hidup namun lebih santai setelah periode liburan puncak di bulan Agustus. Canggu tetap menjadi salah satu kawasan pesisir yang populer dengan pantai, kafe, restoran, beach club, wellness, dan budaya selancarnya. Namun, setelah Agustus, ritme perjalanan mulai […]

  • Public

    Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 2
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertamina Foundation secara resmi menandai dimulainya operasional layanan pengasuhan anak melalui penyelenggaraan Soft Opening Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. Kehadiran fasilitas ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam menghadirkan ekosistem kerja yang ramah keluarga (family-friendly workplace), sekaligus memberikan dukungan pengasuhan anak yang aman, terstruktur, dan mendukung tumbuh kembang […]

  • Public

    ION: Digitalisasi UMKM Harus Melampaui Konten Viral, AI Perlu Dorong Pertumbuhan Bisnis

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pengalaman India mengembangkan Open Network for Digital Commerce (ONDC) menunjukkan bagaimana jaringan digital terbuka dapat memperluas peluang perdagangan. Mengacu pada pendekatan tersebut, Indonesia Open Network (ION) mengembangkan infrastruktur digital terbuka yang disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia untuk menghubungkan pelaku usaha, platform, dan penyedia layanan serta memperluas akses pasar. Pentingnya pendekatan ini mengemuka dalam Indonesia Digital […]

  • SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap untuk Kebutuhan Petani dan Perkebunan

    SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap untuk Kebutuhan Petani dan Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SawitPRO menyediakan berbagai pilihan pupuk sawit untuk petani dan perkebunan, mulai dari NPK, MOP/KCL, RP, TSP, Urea, ZA, Dolomite, Kieserite, Borat hingga Pupuk SawitPRO. SawitPRO Jadi Pilihan Petani untuk Mencari Pupuk Sawit Berkualitas Kebutuhan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas kebun kelapa sawit. Pemilihan pupuk yang tepat dapat membantu petani dan pelaku […]

expand_less