Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Urutan Pembubuhan e-Meterai dan Tanda Tangan Elektronik yang Sering Tertukar

Urutan Pembubuhan e-Meterai dan Tanda Tangan Elektronik yang Sering Tertukar

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Memahami urutan pembubuhan e-Meterai dan tanda tangan elektronik penting agar dokumen tetap sah dan dapat diproses dengan benar. Ketahui tahapan yang tepat untuk menghindari kesalahan saat menandatangani dokumen digital.

Tim legal sering berdebat soal mana yang harus didahulukan pada dokumen digital. Sebagian yakin meterai wajib lebih dulu, sebagian lagi sebaliknya. Urutan Pembubuhan e-Meterai memang menjadi salah satu pertanyaan paling berulang.

Perdebatan itu memakan waktu yang seharusnya dipakai memproses kontrak. Lebih repot lagi bila dokumen telanjur dibubuhi lalu dianggap salah prosedur. Sebagian tim akhirnya mengulang proses dari awal tanpa alasan yang tepat. Kuota terbuang, jadwal mundur, dan keraguan tetap tersisa.

Padahal acuan resminya sudah tersedia sejak beberapa tahun lalu. Perusahaan yang memakai ematerai cukup memahami satu prinsip dasarnya. Sisanya soal ketelitian teknis yang jauh lebih menentukan.

Dua Fungsi Berbeda yang Kerap Dianggap Satu Rangkaian

Meterai elektronik dan tanda tangan elektronik menjawab kebutuhan yang berlainan. Meterai berfungsi sebagai pembayaran pajak atas dokumen tertentu. Tanda tangan berfungsi sebagai persetujuan dan pengesahan oleh pihak berwenang. Keduanya berdiri sendiri, meski tampil pada lembar yang sama.

Asal Mula Kekeliruan

Kebiasaan dokumen kertas ikut terbawa ke ranah digital. Pada meterai tempel, tanda tangan memang harus mengenai sebagian meterai. Aturan itu lalu diasumsikan berlaku sama pada dokumen elektronik.

Penjelasan Resmi soal Urutan Pembubuhan e-Meterai

Peruri sebagai penerbit meterai elektronik sudah menjawab pertanyaan ini. Keduanya dinyatakan tidak berkaitan, sehingga pembubuhannya boleh dilakukan mana saja lebih dulu. Untuk waktu pembubuhan, acuannya adalah Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai. Pasal-pasal di dalamnya mengatur saat terutang untuk tiap jenis dokumen.

Pengecualian yang Perlu Dicatat

Ada satu hal yang urutannya justru mengikat. Bila dokumen memerlukan stempel digital, pembubuhannya dilakukan paling akhir. Stempel tersebut berfungsi sebagai penyegel yang memastikan tidak ada perubahan berikutnya.

Kesalahan yang Jauh Lebih Berisiko daripada Soal Urutan

Fokus yang keliru membuat risiko sesungguhnya luput dari perhatian. Beberapa kesalahan berikut lebih sering membatalkan validitas dokumen:

● Menempatkan tanda tangan menimpa kode QR pada meterai

● Mengedit, mengompres, atau mengubah ukuran dokumen setelah pembubuhan

● Membubuhkan meterai pada dokumen yang isinya masih akan direvisi

● Meletakkan meterai hingga menutupi informasi penting di dalam dokumen

Alasan Teknis di Balik Larangan Tumpang Tindih

Meterai elektronik berbentuk kode QR yang dipakai sebagai media validasi. Kode yang tertimpa objek lain berisiko gagal terbaca sistem pemeriksa. Karena itu posisi meterai dan tanda tangan sebaiknya berdampingan.

Alur Kerja yang Aman untuk Dokumen Perusahaan

Alur berikut membantu tim menghindari pengulangan proses:

1. Finalkan seluruh isi dokumen sebelum apa pun dibubuhkan.

2. Pastikan kuota meterai tersedia agar proses tidak terhenti.

3. Tentukan posisi meterai dan kolom tanda tangan secara berdampingan.

4. Bubuhkan meterai dan tanda tangan sesuai alur persetujuan internal.

5. Periksa hasil akhirnya melalui kanal verifikasi resmi.

Menyiapkan Kuota Sebelum Dokumen Menumpuk

Kuota yang menipis sering menjadi penyebab proses tertunda. Perusahaan sebaiknya beli meterai elektronik sesuai perkiraan volume bulanan. Pengelolaannya dilakukan melalui admin korporat agar pemakaiannya terpantau.

Menertibkan Urutan Pembubuhan e-Meterai di Tingkat Perusahaan

Inti persoalannya bukan pada mana yang lebih dulu. Yang menentukan adalah kesiapan dokumen, posisi penempatan, dan disiplin setelah pembubuhan. Perusahaan yang menuangkannya dalam prosedur tertulis jarang mengalami dokumen ditolak.

ezSign menyediakan pembubuhan meterai elektronik terbitan Peruri berdampingan dengan tanda tangan elektronik. Keduanya berjalan dalam satu aplikasi, sehingga tim tidak perlu berpindah platform. Perusahaan yang hendak beli meterai elektronik untuk kebutuhan rutin dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah meterai elektronik wajib dibubuhkan sebelum tanda tangan?
Tidak wajib, karena keduanya memiliki fungsi berbeda dan urutannya dapat disesuaikan kebutuhan.

2. Bolehkah tanda tangan diletakkan menimpa meterai elektronik?
Sebaiknya tidak, sebab kode QR yang tertimpa berisiko gagal terbaca saat proses validasi.

3. Apa yang terjadi bila dokumen diedit setelah dibubuhi meterai?
Perubahan setelah pembubuhan berisiko membuat dokumen tidak lolos pemeriksaan keaslian.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

    RI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Kramat Jati menghadirkan suasana pelayanan yang hangat dan penuh keakraban bagi para nasabah yang datang ke banking hall untuk melakukan berbagai transaksi perbankan. Momentum spesial ini dimanfaatkan oleh jajaran pekerja BRI BO Kramat Jati untuk memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada nasabah atas […]

  • PT Akarsa Garment Indonesia dan Alas Kaki Tangguh Sepakati Kemitraan Manufaktur Terintegrasi untuk Pasar B2B

    PT Akarsa Garment Indonesia dan Alas Kaki Tangguh Sepakati Kemitraan Manufaktur Terintegrasi untuk Pasar B2B

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, 15 September 2026 – PT Akarsa Garment Indonesia secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan produsen sepatu nasional, Alas Kaki Tangguh, untuk menghadirkan konsolidasi layanan manufaktur perlengkapan kerja terpadu (one-stop B2B procurement). Kesepakatan kemitraan bertempo dua tahun ini ditandatangani di Jakarta guna menjawab meningkatnya permintaan pengadaan seragam dan sepatu kerja industri di Indonesia. Sinergi […]

  • Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Memasuki tiga tahun operasional, LRT Jabodebek memperingatinya dengan kegiatan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Pada Jumat (28/8), sebanyak 123 pohon Pule ditanam di 10 stasiun, sementara kegiatan donor darah digelar di Stasiun Jatimulya dan memberikan 300 kopi gratis kepada pengguna di Stasiun Bekasi Barat. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan […]

  • Public

    Casual Gaming Mulai Menemukan Ruang Baru dalam Kompetisi Digital

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Oktober 2026 – Besarnya pasar gaming Indonesia menjadi konteks penting bagi perkembangan berbagai bentuk pengalaman bermain. Pada 2025, Indonesia tercatat memiliki sekitar 154 juta pemain gim dan menjadi pasar gim terbesar di Asia Tenggara. Di tengah besarnya basis pemain tersebut, bentuk pengalaman gaming juga terus berkembang, termasuk munculnya format kompetisi yang tidak selalu […]

  • LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

    LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang layanan LRT Jabodebek pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8). Perjalanan dari Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia menuju Jati Mulya dan Harjamukti akan dilayani hingga lewat tengah malam untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat selama perayaan Kemerdekaan RI. Pada 17 Agustus 2026, LRT Jabodebek akan mengoperasikan 430 perjalanan dengan pola […]

  • Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas Undian Berhadiah di Indonesia

    Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas Undian Berhadiah di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Undifest hadir sebagai platform digital yang membawa konsep festival undian dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai berbagai program undian berhadiah secara online. Melalui pendekatan digital, Undifest berupaya menghadirkan pengalaman yang praktis, informatif, dan mudah diakses, sekaligus mengikuti perkembangan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan platform digital. Undifest Hadir Membawa Konsep Baru dalam Aktivitas […]

expand_less