Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » USDJPY Masih Bullish, NFP AS Jadi Katalis Pergerakan Pekan Depan

USDJPY Masih Bullish, NFP AS Jadi Katalis Pergerakan Pekan Depan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pergerakan USDJPY pada pekan depan berpotensi kembali menjadi perhatian pasar setelah pasangan mata uang tersebut berada di area 158 yen per dolar menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat (2/10/2026).

NFP menjadi salah satu katalis penting yang dapat menentukan arah USDJPY karena data tenaga kerja AS berpengaruh terhadap ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), Treasury yield, dan pada akhirnya pergerakan dolar AS terhadap yen Jepang.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat secara teknikal USDJPY masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Pada timeframe Daily, harga menunjukkan kegagalan menembus zona support di level 156.969–155.917. Kondisi tersebut membuka peluang bagi USDJPY untuk kembali bergerak menuju zona resistance terdekat di 160.163–160.869.

Secara teknikal, pergerakan tersebut didukung oleh pola Rally Base Rally yang dikonfirmasi dengan pola ABC Correction. Formasi ini menunjukkan bahwa fase koreksi sebelumnya berpotensi telah berakhir dan harga dapat kembali mengikuti arah bullish apabila support tetap bertahan.

“USDJPY masih menunjukkan struktur bullish pada timeframe Daily. Selama harga mampu bertahan di atas area support 156.969–155.917, peluang pergerakan menuju resistance 160.163–160.869 masih terbuka,” ujar Geraldo.

Dari sisi fundamental, perhatian utama pasar pada pekan depan akan tertuju pada bagaimana pasar merespons data tenaga kerja AS yang dirilis hari ini. Berdasarkan konsensus ekonom yang dikutip Reuters, NFP September diperkirakan bertambah sekitar 90.000 pekerjaan dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,1%.

Jika data NFP menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja yang lebih kuat dari ekspektasi, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan Treasury yield dan memperkuat dolar AS, sehingga memberikan dorongan tambahan terhadap USDJPY.

Sebaliknya, data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed. Penurunan yield AS dan pelemahan dolar berpotensi memberikan tekanan terhadap USDJPY, sementara yen dapat memperoleh dukungan.

“Respons USDJPY terhadap NFP akan sangat bergantung pada bagaimana data tersebut mengubah ekspektasi suku bunga AS. NFP yang lebih kuat berpotensi memperlebar kembali keunggulan yield AS terhadap Jepang, sedangkan data yang lemah dapat memicu koreksi USDJPY melalui penurunan yield dan penguatan yen,” jelas Geraldo.

Kondisi yield AS memang menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan pasangan mata uang tersebut. Reuters melaporkan yield Treasury 10 tahun sempat mencapai 5,344% pada Kamis, level tertinggi sejak 2002, sebelum bergerak turun ke sekitar 5,25% pada Jumat. Pada saat yang sama, yen berada di sekitar 157,8 per dolar menjelang rilis data payrolls.

Di sisi Jepang, penguatan dolar terhadap yen juga perlu dilihat dari perkembangan kebijakan Bank of Japan (BOJ). Reuters melaporkan BOJ membuka ruang untuk percepatan kenaikan suku bunga, dengan inflasi inti Tokyo September juga menunjukkan penguatan. Kondisi tersebut dapat menjadi faktor pendukung yen dan membatasi kenaikan USDJPY apabila ekspektasi kenaikan suku bunga Jepang semakin kuat.

Selain itu, risiko intervensi tetap menjadi perhatian ketika yen kembali mengalami pelemahan tajam. Pada akhir September, diplomat mata uang Jepang Atsushi Mimura menegaskan kepada Reuters bahwa pasar perlu memperhatikan peringatan Tokyo dan Washington terkait pelemahan yen. Pemerintah Jepang sebelumnya juga telah melakukan intervensi bersama Amerika Serikat untuk menopang yen.

Dengan kombinasi faktor tersebut, USDJPY pada pekan depan berpotensi melanjutkan tren bullish selama zona support 156.969–155.917 tetap bertahan. Secara teknikal, area 160.163–160.869 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Namun, arah pergerakan tetap akan sangat bergantung pada hasil NFP, perubahan Treasury yield, ekspektasi kebijakan The Fed dan BOJ, serta respons pemerintah Jepang terhadap pelemahan yen.

Bagi pelaku pasar, rilis NFP hari ini menjadi momentum penting untuk melihat apakah penguatan USDJPY dapat memperoleh katalis fundamental baru atau justru menghadapi tekanan koreksi setelah data tenaga kerja AS dirilis.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

    Underwater Drone FIFISH E-Master untuk Inspeksi Visual Bawah Air

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Inspeksi struktur bawah air di kedalaman sedang seperti lambung kapal, tiang jetty, dan infrastruktur pelabuhan membutuhkan visibilitas yang tinggi di kondisi perairan yang sering keruh dan kurang cahaya. ROV dengan pencahayaan dan kemampuan imaging yang memadai menjadi kebutuhan utama untuk inspeksi yang efektif. FIFISH E-Master hadir sebagai underwater drone untuk inspeksi visual yang mampu beroperasi […]

  • Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

    Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Bittime mencatat transaksi Tokenized US Stocks tumbuh 2,5 kali lipat pada Juli 2026, seiring meningkatnya minat investor Indonesia terhadap Real World Assets (RWA) dan aset digital global. Ondo Finance menilai pertumbuhan RWA didorong kebutuhan investor terhadap aset yang transparan, aman, dan berkualitas, sementara kepastian regulasi menjadi faktor penting bagi perkembangan RWA di Indonesia. Bittime, sebagai […]

  • SUCOFINDO Dukung Bus H2 DDF Pertama di Indonesia, Perkuat Ekosistem Hidrogen Nasional

    SUCOFINDO Dukung Bus H2 DDF Pertama di Indonesia, Perkuat Ekosistem Hidrogen Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, (22/7) – PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama dengan Perum DAMRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional dan pengembangan teknologi rendah emisi melalui keterlibatannya dalam pilot project konversi Bus Hydrogen–Diesel Dual Fuel (H2 DDF) yang diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, pada rangkaian Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) […]

  • Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

    Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta, 6 Agustus 2026 – Masyarakat kini semakin banyak melakukan pembaruan pada rumah yang telah dimiliki dibandingkan membeli hunian baru. Renovasi dapur, memperbarui interior, mengganti perangkat elektronik menjadi lebih hemat energi, hingga memasang perangkat smart home menjadi beberapa kebutuhan yang semakin umum dilakukan. Di sisi lain, sebagian masyarakat juga mulai beralih ke kendaraan listrik (electric […]

  • Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

    Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BINUS Business School (BBS) kembali menorehkan pencapaian di tingkat internasional dengan mempertahankan posisinya sebagai Business School #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027. Pencapaian ini menandai enam tahun berturut-turut BINUS Business School berada pada posisi teratas di Indonesia dalam pemeringkatan MBA global yang diterbitkan oleh Quacquarelli Symonds (QS). Pada QS Global MBA Rankings 2027, BINUS Business […]

  • Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital: Apa Arti Kunjungan Narendra Modi bagi UMKM Indonesia?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Oleh T Koshy* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada agenda-agenda besar yang biasa menyertai kunjungan kenegaraan. Akan ada pembicaraan mengenai perdagangan, investasi, kerjasama strategis, hingga dinamika geopolitik Indo-Pasifik. Namun, dampak terbesar dari hubungan Indonesia dan India justru mungkin akan dirasakan […]

expand_less