Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu yang paling berkesan bagi delegasi India. Menurutnya, perhatian dan penghormatan yang diberikan pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

Salah satu momen yang paling membekas, kata Tandon, adalah pengawalan pesawat kepresidenan India oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia, yang kemudian disusul dengan penyambutan langsung Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

“Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut Perdana Menteri saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan,” ujar Tandon.

Selain penyambutan tersebut, Tandon menyebut penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi sebagai salah satu kejutan sekaligus penghormatan yang paling bermakna selama kunjungan berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan Indonesia terhadap kontribusi Modi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Meski kunjungan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan hingga ekonomi digital, Tandon mengatakan suasana persahabatan yang tercipta sepanjang lawatan justru menjadi hal yang paling diingat oleh delegasi India.

“Tentu saja banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Tandon juga menegaskan bahwa kerja sama pertahanan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin. Ia mengatakan kolaborasi terkait rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara bertujuan memperkuat kemandirian dan kapabilitas pertahanan kedua negara melalui pengembangan sistem yang dimiliki bersama.

Menurut Tandon, Indonesia dan India sebagai dua negara berkembang memiliki visi yang sama untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melalui kolaborasi, bukan sekadar hubungan komersial.

“BrahMos dan rudal udara-ke-udara merupakan area baru dalam kolaborasi kita. Manfaatnya sudah jelas, yaitu kita menjadi mandiri dan mengembangkan kapabilitas kita sendiri berdasarkan sistem yang kita miliki dan kuasai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan di tingkat kepala negara lebih difokuskan pada arah kerja sama strategis, sementara rincian kontrak komersial akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan lembaga terkait, termasuk BrahMos Aerospace, Bharat Dynamics Limited (BDL), Kementerian Pertahanan RI, dan Republikorp.

Tandon menegaskan bahwa kerja sama pertahanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India yang telah terjalin sejak 2018. Ia juga menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia berhasil membuka babak baru hubungan bilateral yang semakin luas, mencakup pertahanan, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, hingga pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

    Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sales call atau panggilan sales adalah salah satu taktik yang dioptimalkan bisnis untuk menjangkau prospek atau calon pelanggan secara lebih cepat. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam sales call adalah rendahnya pickup rate, yakni persentase panggilan yang benar-benar diangkat oleh prospek. Misalnya, dari 100 panggilan yang dilakukan, hanya belasan yang diangkat. Situasi ini sering membuat manajer […]

  • Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta – Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan kinerja, transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara. Kinerja solid Perseroan sepanjang 2025 menjadi landasan bagi BRI untuk kembali memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui pembagian dividen. Dalam […]

  • Kedutaan Besar India Gelar International Yoga Day 2026 di Bogor, Dihadiri Lebih dari 500 Peserta

    Kedutaan Besar India Gelar International Yoga Day 2026 di Bogor, Dihadiri Lebih dari 500 Peserta

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Net
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Lebih dari 500 warga dan pecinta yoga mengikuti perayaan International Day of Yoga 2026 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India di Jakarta dengan tema “Yoga for Healthy Ageing” di Balai Kota, Kota Bogor, Minggu (21/06/2026). Acara ini digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI), serta menjadi bagian dari […]

  • Perkuat Konektivitas Yogyakarta, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Semester I 2026

    Perkuat Konektivitas Yogyakarta, KAI Bandara YIA PSO Layani 865.187 Penumpang Selama Semester I 2026

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus memperkuat perannya sebagai penghubung utama transportasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui layanan Kereta Api Bandara YIA Public Service Obligation (PSO). Selama periode Januari hingga Juni 2026, layanan KA Bandara YIA PSO telah melayani 865.187 penumpang, menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, tepat […]

  • KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

    KAI Bandara YIA Layani 1,13 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 11 Juni 2026 – PT Railink mencatat kinerja positif pada layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) selama periode Januari hingga Mei 2026. Total jumlah pelanggan yang menggunakan layanan KA Bandara YIA mencapai 1.129.627 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.117.749 penumpang atau tumbuh sekitar 1,06%. Peningkatan tersebut ditopang oleh […]

  • Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup

    Belajar dari Indonesia: Ketika Sebuah Negeri Mengubah Cara Pandang Hidup

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Oleh Gunjan Prasad* Jakarta — Salah satu konsekuensi tak terduga ketika membangun kehidupan di negara lain adalah tanpa disadari kita berubah menjadi seorang antropolog. Selama hampir dua belas tahun Indonesia menjadi rumah bagi keluarga kami, saya merasa cukup hanya dengan mengamati. Baru ketika diminta menulis refleksi ini saya mulai mencari kata-kata untuk menjelaskan apa yang selama […]

expand_less