Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek

Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sepanjang Semester I 2026 LRT Jabodebek mencatat 5.876 barang tertinggal, naik dari 3.419 barang di periode sama 2025 seiring bertambahnya pengguna. Dari jumlah itu, 2.876 barang atau sekitar 49% berhasil dikembalikan ke pemilik. Barang yang paling sering tertinggal: Tumbler, Lunch Box, Payung, Topi, KUE, dan Totebag.LRT Jabodebek mengimbau pengguna segera lapor ke petugas stasiun atau via @KAI121 dan @lrtjabodebek dengan info detail barang. Semakin cepat lapor, semakin besar peluang barang ditemukan. Sebagai pencegahan, biasakan cek barang bawaan sebelum turun dari kereta.

Kehilangan barang saat menggunakan transportasi umum tidak selalu berarti barang tersebut hilang selamanya. Sepanjang Semester I 2026, hampir separuh barang yang tertinggal di LRT Jabodebek berhasil kembali kepada pemiliknya melalui layanan Lost and Found.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa LRT Jabodebek terus memastikan setiap laporan barang tertinggal dapat ditangani secara cepat sehingga pengguna memiliki peluang lebih besar menemukan kembali barang miliknya.

“Melalui prosedur penanganan yang terintegrasi, setiap barang yang ditemukan akan diamankan, didata, dan diupayakan kembali kepada pemiliknya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bagi pengguna yang mengalami kehilangan barang, dihimbau untuk segera melapor ke petugas agar proses pencarian dan verifikasi dapat dilakukan lebih cepat.

Dijelaskannya, sepanjang Semester 1 tahun 2026, LRT Jabodebek mencatat sebanyak 5.876 barang tertinggal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.876 barang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Adapun jenis barang yang paling banyak tertinggal meliputi : Tumbler/Botol Minum, LunchBox/Tempat Makan, Payung, Topi, KUE (kartu uang elektronik), Totebag

Dibandingkan dengan Semester 1 tahun 2025, jumlah barang tertinggal pada Semester 1 tahun 2026 meningkat 2.450 barang yang tertinggal, yang juga sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna LRT Jabodebek.

Pada Semester 1 tahun 2025, tercatat sebanyak 3.419 barang tertinggal, dengan 1.386 barang berhasil dikembalikan kepada pemilik. Sementara pada Semester 1 tahun 2026, tingkat pengembalian meningkat sekitar 49 persen, menunjukkan lebih banyak barang yang berhasil dipertemukan kembali dengan pemilik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Setiap barang yang ditemukan oleh petugas maupun diserahkan oleh pengguna akan langsung diamankan dan dicatat dalam sistem administrasi yang selanjutnya akan diidentifikasi, pendataan, serta proses verifikasi kepemilikan sebelum barang diserahkan kembali kepada pemiliknya. Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap barang kembali kepada pihak yang berhak secara aman dan tepat,” terangnya.

Cara Lapor Barang yang Tertinggal

Bagi pengguna yang merasa kehilangan barang, LRT Jabodebek mengimbau agar segera melaporkannya kepada petugas di stasiun terdekat atau melalui layanan pelanggan resmi KAI di @KAI121_ maupun direct message instagram @lrtjabodebek .

Saat menyampaikan laporan, pengguna diharapkan memberikan informasi sedetail mungkin, seperti jenis barang, ciri-ciri, lokasi dan waktu terakhir melihat barang tersebut, serta identitas pemilik. Setelah barang ditemukan dan proses verifikasi selesai dilakukan, pengguna dapat mengambil barang sesuai prosedur yang berlaku dengan menunjukkan identitas yang sah.

“Kami mengimbau pengguna untuk tidak panik apabila menyadari barangnya tertinggal. Segera laporkan kepada petugas atau melalui layanan pelanggan resmi agar proses pencarian dapat dilakukan secepat mungkin. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang barang ditemukan dan dikembalikan kepada pemilik,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk membiasakan melakukan pemeriksaan barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun. Pastikan barang-barang penting seperti smartphone, dompet, kartu identitas, tas, laptop, serta barang berharga lainnya telah dibawa sebelum turun dari kereta. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko barang tertinggal dan membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

LRT Jabodebek juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah berperan aktif menyerahkan barang temuan kepada petugas.

“Kepedulian tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya saling menjaga di transportasi publik, sehingga setiap barang yang tertinggal memiliki peluang lebih besar untuk kembali kepada pemiliknya,” tutup Radhitya.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Arafura Surya Alam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    PT Arafura Surya Alam Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PT Arafura Surya Alam (ASA) menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/08). Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya penanganan bencana dan pemulihan masyarakat yang terdampak di berbagai wilayah Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Tanggap Bencana […]

  • PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

    PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PT Arafura Surya Alam (ASA) menyerahkan beasiswa pendidikan kepada 14 mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penyerahan beasiswa berlangsung di Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur, Selasa (8/9), mencakup penerima dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Program beasiswa ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ASA pada […]

  • Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

    Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, September 2026 — Bagi banyak pelaku usaha Indonesia, keinginan untuk mulai ekspor sering kali berhenti bukan karena tidak memiliki produk, tetapi karena tidak tahu harus mulai dari mana. Bagaimana menentukan negara tujuan? Dokumen apa yang dibutuhkan? Bagaimana mengetahui HS Code? Di mana mencari buyer? Bagaimana menghitung harga ekspor? Hingga bagaimana memastikan barang benar-benar dapat […]

  • Hangat dan Berbudaya, BRI BO Otista Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

    Hangat dan Berbudaya, BRI BO Otista Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, BRI Branch Office (BO) Otista menghadirkan suasana istimewa dengan menyambut nasabah secara hangat dan penuh keakraban. Nuansa berbeda terasa di banking hall ketika jajaran pekerja BRI BO Otista mengenakan pakaian bernuansa wastra Nusantara dalam memberikan pelayanan kepada nasabah. Dengan balutan wastra Nusantara yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia, […]

  • Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

    Ketika Kampus Tak Lagi Cukup Sekadar Digital: Metranet dan Masa Depan Pendidikan Tinggi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Melalui konsep Building Impactful Universities untuk membangun perguruan tinggi yang bermutu, berdampak, dan mampu berdaya saing global, Metranet melihat teknologi sebagai enabler. Perguruan tinggi Indonesia tengah memasuki fase baru dalam pemanfaatan teknologi. Digitalisasi tidak lagi cukup dimaknai sebagai upaya memindahkan layanan dan proses ke platform digital, tetapi perlu diarahkan untuk membangun institusi yang lebih adaptif, […]

  • Penumpang Stasiun Araskabu Terus Meningkat, KAI Bandara Perkuat Mobilitas Masyarakat dengan Tarif Mulai Rp5.000

    Penumpang Stasiun Araskabu Terus Meningkat, KAI Bandara Perkuat Mobilitas Masyarakat dengan Tarif Mulai Rp5.000

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah penumpang yang memanfaatkan layanan KA Srilelawangsa melalui Stasiun Araskabu sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data semester I tahun 2026, jumlah penumpang yang menggunakan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Araskabu mencapai 558.862 penumpang, […]

expand_less