Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Indonesia Open Network (ION) Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia dengan Dukungan Google.org

Indonesia Open Network (ION) Percepat Pembangunan Infrastruktur Publik Digital Generasi Baru Indonesia dengan Dukungan Google.org

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 9 Juli 2026 – Indonesia mengambil langkah besar dalam mempercepat transformasi ekonomi digital melalui Indonesia Open Network (ION), sebuah inisiatif Digital Public Infrastructure (DPI) nasional yang membangun ekosistem perdagangan digital terbuka dan interoperabel. Melalui inisiatif ini, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, koperasi, serta pelaku usaha lokal dapat berpartisipasi secara lebih kompetitif dalam ekonomi digital.

Dikembangkan melalui kolaborasi erat dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM), ION memperkuat inisiatif SAPA UMKM melalui PASAR SAPA, sebuah lapisan transaksi interoperabel yang mengubah platform tersebut menjadi ekosistem perdagangan digital berskala nasional. Sistem ini menghubungkan UMKM dengan pembeli, penyedia logistik, lembaga keuangan, serta berbagai layanan pemerintah dalam satu jaringan yang saling terintegrasi.

Berbeda dengan marketplace konvensional, ION tidak membangun platform perdagangan baru. Sebaliknya, ION memungkinkan berbagai marketplace, aplikasi, dan penyedia layanan yang telah ada untuk saling terhubung melalui infrastruktur digital nasional yang terbuka. Dengan demikian, pelaku usaha dapat mengakses pasar, layanan logistik, pembayaran digital, pembiayaan, hingga berbagai layanan digital lainnya tanpa bergantung pada satu platform tertentu.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengatakan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan transformasi digital Indonesia.

“Visi kami adalah memastikan setiap UMKM Indonesia memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital, tanpa memandang skala usaha maupun lokasi. Melalui SAPA UMKM dan Indonesia Open Network, kami membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar, logistik, pembiayaan, layanan publik terintegrasi, hingga layanan berbasis kecerdasan buatan. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana Digital Public Infrastructure dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif.”

ION dibangun untuk menjawab berbagai tantangan struktural yang masih dihadapi ekonomi digital Indonesia. Hingga kini, jutaan pelaku usaha mikro belum terhubung dengan perdagangan digital. Pelaku usaha di wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Rantai pasok sektor pertanian masih terfragmentasi, sementara pelaku UMKM yang dipimpin perempuan serta pekerja sektor informal belum memperoleh akses yang merata terhadap layanan digital dan keuangan. Banyak pelaku usaha kecil juga masih harus menggunakan berbagai platform digital yang terpisah sehingga meningkatkan biaya operasional dan mengurangi daya saing mereka.

Seiring upaya Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, penghapusan hambatan-hambatan tersebut menjadi salah satu prioritas nasional.

Sebagai lapisan interoperabilitas nasional, ION menghubungkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, serta berbagai layanan digital melalui protokol terbuka.

Prinsip utamanya sederhana: Daftar Sekali. Jual ke Mana Saja.

Daftar Sekali. Jual ke Mana Saja.

Pelaku UMKM cukup mendaftar satu kali untuk kemudian dapat ditemukan melalui berbagai aplikasi pembeli yang tergabung dalam jaringan ION. Mereka juga memperoleh akses terhadap layanan logistik, pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, dan berbagai layanan pendukung usaha lainnya yang saling terhubung. Dengan memisahkan infrastruktur dari aplikasi, ION mendorong inovasi, meningkatkan persaingan yang sehat, mengurangi hambatan transaksi, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi pelaku usaha maupun konsumen.

Untuk mempercepat implementasi, Indonesia Open Network hari ini juga mengumumkan dukungan Google.org terhadap fase inkubasi pembangunan infrastruktur perdagangan digital terbuka nasional Indonesia. Dukungan ini menjadi tonggak penting dalam membangun Digital Public Infrastructure yang inklusif, interoperabel, dan berbasis kecerdasan buatan bagi ekonomi digital Indonesia.

Dalam kolaborasi ini, Google Cloud mendukung implementasi teknis ION melalui pemanfaatan teknologi open source mutakhir. Sementara itu, Google.org, sebagai organisasi filantropi Google, memberikan dukungan terhadap fase inkubasi guna mempercepat inklusi perdagangan digital bagi pelaku usaha mikro dan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini mempertemukan Pemerintah Indonesia, pemikir global, inovator teknologi, mitra industri, serta kapabilitas teknologi dan filantropi Google untuk membangun infrastruktur digital bersama yang memperluas peluang ekonomi tanpa mengorbankan keterbukaan, interoperabilitas, maupun kedaulatan digital nasional.

Vice President of Engineering Google Cloud, Anil Bhansali, mengatakan bahwa Digital Public Infrastructure memiliki potensi transformatif bagi masyarakat.

“Bagi perajin di desa, petani, maupun wirausahawan muda, Digital Public Infrastructure menjadi jalan raya digital yang mampu menekan biaya dan memperluas akses perdagangan. Pengalaman kami mendukung berbagai implementasi DPI di India hingga Afrika menunjukkan bahwa infrastruktur terbuka dapat memberdayakan pedagang kecil dan petani secara nyata. Bersama ION, Beckn Labs, dan World Bank, kami membantu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi mereka yang paling membutuhkannya.”

ION juga menggandeng Networks for Humanity (NFH) sebagai Knowledge Partner yang menghadirkan keahlian global dalam pengembangan ekosistem digital terbuka dan interoperabel. Selain itu, inisiatif ini didukung oleh koalisi Founding Ecosystem Partners yang terdiri atas Indosat Ooredoo Hutchison, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Remiges, Bajaj-Maxride, PlaceOrder, Haqdarshak, Integra Microsystems, Moving Tech Innovations, Infinys, dan Blitz. Berbagai organisasi lain dari Indonesia maupun internasional juga tengah bergabung seiring berkembangnya ekosistem ION.

ION juga menjadi salah satu implementasi konkret dari Nota Kesepahaman Kerja Sama Pengembangan Digital antara Pemerintah Indonesia dan India yang ditandatangani saat kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025. Mengadopsi pengalaman Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, ION dirancang secara khusus sesuai karakteristik ekonomi, kondisi geografis, serta prioritas pembangunan nasional Indonesia.

Anggota Dewan Penasihat ION sekaligus pendiri ONDC India, T Koshy, mengatakan bahwa kekuatan utama jaringan terbuka terletak pada kemampuannya menciptakan infrastruktur bersama yang memungkinkan inovasi berkembang di seluruh ekosistem, bukan hanya pada platform tertentu.

“Dukungan Google.org dan komitmen para Founding Ecosystem Partners menunjukkan meningkatnya kepercayaan bahwa Digital Public Infrastructure yang terbuka dan interoperabel dapat menjadi katalis inovasi, daya saing, dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.”

Sebagai pelengkap lapisan perdagangan nasional, ION juga menghadirkan ION Hyperlokal, yang bertujuan membangun ekonomi digital berbasis komunitas dengan menghubungkan desa, kecamatan, pasar tradisional, petani, penyedia logistik, serta pelaku usaha lokal ke dalam ekosistem perdagangan digital yang saling terintegrasi. Tahap implementasi awal akan dimulai di sejumlah wilayah terpilih, dengan fokus memperluas partisipasi ekonomi bagi UMKM, petani, pelaku usaha perempuan, dan pekerja sektor informal, sekaligus meningkatkan akses terhadap pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, dan berbagai layanan penting lainnya.

Ketua Dewan Penasihat Indonesia Open Network sekaligus Ketua Umum APINDO, Shinta Kamdani, menegaskan bahwa sektor swasta berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur digital generasi baru Indonesia.

“Indonesia memiliki peluang untuk membangun salah satu ekonomi digital paling inklusif di dunia melalui investasi pada infrastruktur digital bersama, bukan platform yang terpisah-pisah. Implementasi Indonesia menunjukkan bagaimana prinsip perdagangan digital terbuka dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasional.”

Menuju Indonesia Emas 2045, Digital Public Infrastructure akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan daya saing nasional. Melalui pendekatan yang mengedepankan keterbukaan, interoperabilitas, dan kolaborasi, Indonesia Open Network berupaya memastikan ekonomi digital Indonesia tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga lebih adil, tangguh, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Dengan dukungan Google.org, Pemerintah Indonesia, serta semakin banyak mitra ekosistem, ION tengah membangun fondasi ekonomi digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Tentang Indonesia Open Network (ION)

Indonesia Open Network (ION) adalah Digital Public Infrastructure (DPI) nasional Indonesia untuk perdagangan digital yang interoperabel. Dibangun di atas protokol terbuka dan dirancang untuk interoperabilitas berbasis kecerdasan buatan (AI), ION menghubungkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, serta berbagai layanan digital melalui satu infrastruktur nasional bersama. Melalui prinsip “Daftar Sekali. Jual ke Mana Saja.”, ION memperluas akses pasar, memperkuat inklusi keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Tentang Google.org

Google.org merupakan organisasi filantropi Google yang memanfaatkan inovasi, riset, dan sumber daya Google untuk mendorong kemajuan serta memperluas kesempatan bagi semua orang.

Tentang Networks for Humanity

Networks for Humanity (NFH) adalah lembaga pemikir (think tank) global, jaringan laboratorium inovasi, sekaligus pengembang infrastruktur digital universal. Organisasi ini bekerja sama dengan pemerintah, industri, dan masyarakat sipil untuk mendorong pengembangan Digital Public Infrastructure (DPI) yang terbuka, interoperabel, dan inklusif guna memperluas peluang serta memperkuat ekosistem digital di berbagai negara.

Kontak Media

Indonesia Open Network (ION)

Tika Widia

Email: tika@chairos.id

Website: https://ion.id

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Ancaman siber tidak mengikuti jam kerja. Ketika tim IT sedang tidak bertugas, infrastruktur perusahaan tetap dapat menghadapi serangan, sementara log dan alert keamanan terus muncul dari endpoint, jaringan, cloud, aplikasi, dan perangkat yang terhubung. Kondisi tersebut membuat perusahaan tidak cukup hanya memiliki perangkat keamanan. Mereka juga membutuhkan kemampuan untuk […]

  • KS Padel Movement: Komunitas KS Ajak Nasabah BPR KS Aktif Bergerak di Lapangan Padel

    KS Padel Movement: Komunitas KS Ajak Nasabah BPR KS Aktif Bergerak di Lapangan Padel

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Komunitas BPR KS Bandung sukses gelar KS Padel Movement — event padel gratis untuk nasabah. Yuk, bergabung dan temukan manfaat lebih bersama Komunitas KS! BANDUNG, Komunitas KS — Olahraga padel kini semakin digandrungi masyarakat urban Indonesia, dan Komunitas KS tak mau ketinggalan tren ini. Komunitas KS dari BPR KS menggelar “KS Padel Movement”, sebuah event […]

  • Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    Menjawab Tren Intimate Wedding Gen Z, Oakwood Hotel & Residence Surabaya Bersama Para Vendor Terkemuka Resmi Luncurkan Proyek Kolaborasi “The Wedding Era”

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SURABAYA, JAWA TIMUR — Dinamika perencanaan pernikahan pada segmen Generasi Z (Gen Z) saat ini menunjukkan pergeseran tren yang signifikan. Calon pengantin modern cenderung menyukai konsep intimate wedding yang hangat, personal, dan estetik, namun kerap dihadapkan pada tantangan dalam mengkurasi serta memadupadankan vendor yang tepat. Menjawab kebutuhan pasar tersebut, sebuah proyek kolaborasi lintas industri bertajuk “The Wedding Era” resmi diperkenalkan […]

  • Public

    Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, Oktober 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), operator terminal kendaraan terbesar di Indonesia yang berada di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, terus menunjukkan kinerja operasional yang positif hingga Kuartal III 2026. Pertumbuhan tersebut tercermin dari peningkatan trafik operasional konsolidasi yang mencakup Branch Jakarta dan lima Terminal Satelit IPCC. Penguatan tersebut […]

  • Sosialisasi Pertama MediaMIND 2026, Informasi Kontribusi Pertambangan Perlu Ditingkatkan

    Sosialisasi Pertama MediaMIND 2026, Informasi Kontribusi Pertambangan Perlu Ditingkatkan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA – Informasi yang berimbang dan konstruktif mengenai industri pertambangan perlu terus diperkuat, seiring besarnya kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional dan kehidupan masyarakat.Direktur Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Suhasman mengatakan, masyarakat kerap merespons informasi tanpa memahami konteks secara utuh, sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak tepat.“Saya kadang-kadang kalau ada informasi yang kebetulan saya tahu, lalu […]

  • Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

    Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan, rangkaian agenda Jakarta pada pekan pertama Juli menunjukkan semakin beragamnya alasan wisatawan memilih menghabiskan akhir pekan di ibu kota. Jakarta, 3 Juli 2026 – Jakarta memasuki salah satu akhir pekan tersibuknya pada bulan Juli dengan berbagai pameran dan acara gaya hidup berskala besar yang […]

expand_less