Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Sunscreen Bayi Tanpa White Cast: Kenapa Tekstur Jelly Terasa Lebih Nyaman

Sunscreen Bayi Tanpa White Cast: Kenapa Tekstur Jelly Terasa Lebih Nyaman

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salah satu keluhan paling umum tentang sunscreen bayi adalah teksturnya: banyak yang terasa berat, lengket, dan meninggalkan lapisan putih (white cast) di kulit. Pada bayi yang aktif dan mudah berkeringat, ini membuat proses mengoleskan menjadi kurang nyaman.

Mari bandingkan dua jenis tekstur. Sunscreen yang kental dan pekat cenderung sulit diratakan pada kulit bayi yang terus bergerak, meninggalkan sisa putih, dan terasa gerah di cuaca panas. Sementara sunscreen bertekstur jelly yang ringan umumnya lebih mudah dioleskan, cepat meresap, dan terasa lebih sejuk — cocok untuk iklim tropis.

CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly termasuk kategori kedua. Teksturnya jelly yang ringan, cepat meresap, dan diformulasikan agar tidak meninggalkan white cast, sehingga terasa nyaman dan tidak lengket. Selain memberi perlindungan terhadap sinar UV, formulanya diperkaya bahan menenangkan seperti Centella Asiatica, Nelumbo Nucifera (Lotus) Extract, Gentiana Scabra Root, Allantoin, dan Hyaluronic Acid untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

Yang perlu digarisbawahi soal sunscreen bayi: untuk bayi di bawah 6 bulan, cara utama melindungi dari matahari BUKAN sunscreen, melainkan menghindari paparan langsung — gunakan pakaian tertutup, topi, dan berteduh (sesuai anjuran IDAI dan American Academy of Pediatrics). Sunscreen bayi umumnya baru digunakan pada usia 6 bulan ke atas. CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly memiliki SPF 35 PA++ dan menggunakan filter UV kimia yang larut air — Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid untuk sinar UVB dan Bisdisulizole Disodium untuk sinar UVA — tanpa filter mineral, sehingga teksturnya tetap ringan dan tidak meninggalkan white cast.

Cara pakai yang benar: oleskan 15–30 menit sebelum keluar, ratakan secukupnya pada area yang terbuka, lalu ulangi tiap 2 jam atau setelah bayi berkeringat maupun terkena air.

Perlu diingat, sunscreen membantu mengurangi paparan sinar UV, tetapi tidak menggantikan naungan dan pakaian pelindung. Bila kulit bayi bereaksi setelah pemakaian, hentikan dan konsultasikan ke dokter. CoveBaby Arctic Aqua-Sun Jelly terdaftar BPOM NA18261700716 dan tersedia di kanal resmi CoveBaby.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • District 8: Harmonisasi Kehidupan Urban di Jantung Jakarta

    District 8: Harmonisasi Kehidupan Urban di Jantung Jakarta

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    District 8 hadir sebagai kawasan terpadu yang dikembangkan oleh ASRI di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan Seiring berkembangnya Jakarta sebagai kota metropolitan, kebutuhan akan sebuah kawasan yang mampu menghubungkan berbagai aspek kehidupan urban semakin meningkat. Berangkat dari filosofi tersebut, District 8 hadir sebagai kawasan terpadu yang dikembangkan oleh ASRI di kawasan Sudirman […]

  • Perkuat Proposisi Asuransi Syariah Makin Relevan, CCMO Prudential Syariah Raih Indonesia Best CCMO Award 2026.

    Perkuat Proposisi Asuransi Syariah Makin Relevan, CCMO Prudential Syariah Raih Indonesia Best CCMO Award 2026.

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Di tengah pergeseran perilaku konsumen dan percepatan digitalisasi, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus menghadirkan pendekatan pemasaran yang relevan dan berdampak bagi keluarga Indonesia. Pendekatan tersebut memperoleh pengakuan melalui Indonesia Best CMO Awards 2026 yang diberikan kepada Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, untuk kategori Best Chief Marketing Officer 2026 […]

  • Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    Bank Sentral Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA — Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 3.600 ton dan menempati posisi keempat dunia sebagai negara dengan cadangan terbesar. Namun, emas yang tercatat sebagai cadangan moneter Bank Indonesia (BI) baru mencapai 87,1 ton, atau sekitar 7,7% dari total cadangan. Dengan kepemilikan tersebut, Indonesia berada di posisi ke-44 dunia dalam hal cadangan emas bank sentral. Angka […]

  • Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate

    Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Wedding Trend Survey Report 2025 dari platform industri Bridestory terhadap 5.000 calon pengantin mencatat pergeseran signifikan ke arah pernikahan yang lebih terkurasi: sebanyak 42% pasangan kini memilih jumlah tamu menengah (101–300 orang) guna menciptakan suasana yang lebih hangat (intimate), dan 13,6% responden secara spesifik merencanakan destination/staycation wedding di kawasan penyangga seperti Bogor, Bandung, dan Bali. […]

  • MIND ID Targetkan Pangkas 2 Juta Ton Emisi

    MIND ID Targetkan Pangkas 2 Juta Ton Emisi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 15,5% atau setara sekitar 2 juta ton CO2 ekuivalen (CO2e) pada 2030. Target ini dicanangkan di tengah proyeksi lonjakan kebutuhan energi yang hampir dua kali lipat seiring progam hilirisasi mineral strategis nasional. Division Head of Sustainability MIND ID, […]

  • Jembatan Tak Terlihat: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia

    Jembatan Tak Terlihat: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mengubah Hubungan India dan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh Sachin V. Gopalan* Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta pada 7 Juli mendatang, kunjungannya akan dilihat dari berbagai sudut pandang. Para diplomat akan menyoroti kemitraan strategis. Pelaku bisnis akan mencari peluang investasi baru. Para analis keamanan akan mengamati dinamika keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik. Namun, di balik tema-tema yang […]

expand_less