Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

Harga Emas Hari Ini Berpeluang Rebound, Dupoin Futures: Tren Bearish Masih Mendominasi

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam bayang-bayang tren penurunan, meski terdapat peluang penguatan terbatas dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa tekanan jual masih menjadi arah utama pasar. Namun, munculnya respons beli di area support membuka peluang terjadinya technical rebound sebelum harga kembali menentukan arah pergerakan berikutnya. Oleh karena itu, Dupoin Futures mengingatkan pelaku pasar agar tidak langsung menganggap kenaikan harga sebagai awal dari perubahan tren, melainkan sebagai fase koreksi yang masih perlu dikonfirmasi.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas pada time frame H4 masih bergerak dalam struktur primary trend bearish. Artinya, kecenderungan utama pasar masih mengarah pada pelemahan. Meski demikian, setelah mengalami tekanan jual dalam beberapa sesi terakhir, harga berhasil bertahan di area support minor di kisaran 3.982. Level tersebut memicu munculnya minat beli yang tercermin dari terbentuknya swing low pada time frame yang lebih kecil. Bagi Dupoin Futures, kondisi ini menjadi sinyal awal bahwa buyer mulai memberikan perlawanan terhadap dominasi seller, meskipun belum cukup kuat untuk membalikkan arah tren secara keseluruhan.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa respons positif dari area support tersebut berpotensi mendorong harga memasuki fase secondary trend, yaitu penguatan sementara yang lazim terjadi di tengah tren turun. Fase ini umumnya dimanfaatkan pasar untuk melakukan penyesuaian harga setelah penurunan yang cukup tajam. Namun, Dupoin Futures menilai bahwa peluang kenaikan tersebut masih bersifat terbatas selama belum ada sinyal teknikal yang benar-benar mengonfirmasi perubahan tren menjadi bullish.

Dalam proyeksinya, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpeluang menguji area resistance di kisaran 4.039 hingga 4.063 apabila support 3.982 tetap mampu menahan tekanan jual. Zona tersebut dipandang sebagai area krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Jika harga kembali mengalami penolakan (rejection) di area resistance tersebut, maka peluang seller untuk melanjutkan tren bearish akan semakin besar. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus resistance dengan dukungan volume transaksi yang kuat, maka potensi penguatan yang lebih luas dapat mulai terbentuk, meski tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Dupoin Futures menegaskan bahwa secara teknikal struktur pasar belum menunjukkan perubahan signifikan. Dominasi tren turun masih tetap menjadi skenario utama karena harga belum membentuk pola yang mampu mengubah arah pergerakan dalam jangka menengah. Oleh sebab itu, investor dan trader disarankan tetap disiplin dalam mengelola risiko, terutama ketika harga mendekati area resistance yang berpotensi memicu tekanan jual baru.

Selain analisis teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental masih menjadi penyebab utama terbatasnya ruang kenaikan harga emas. Pasar saat ini masih dibayangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. Bank sentral Amerika Serikat masih berupaya menjaga inflasi agar kembali ke target, sehingga suku bunga diperkirakan tetap berada di level tinggi untuk beberapa waktu ke depan. Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar AS tetap menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Dupoin Futures, tingginya suku bunga dan kuatnya dolar AS menjadi kombinasi yang kurang menguntungkan bagi pasar emas. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga meningkatkan daya tarik instrumen berpendapatan tetap sehingga sebagian investor memilih mengurangi eksposur terhadap logam mulia.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat peluang terjadinya buy on dip setelah harga emas mengalami penurunan cukup dalam hingga mendekati area support. Aksi beli pada harga rendah tersebut dapat memberikan dorongan bagi terjadinya technical rebound dalam jangka pendek. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global masih berpotensi menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Walaupun kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang dapat memperkuat kebijakan suku bunga tinggi, faktor risiko global tetap menjadi penopang yang dapat membatasi pelemahan harga.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

    MoraRepublic Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) meraih penghargaan pada ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026 Jakarta, 30 Juni 2026 – Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah transformasi digital. Atas implementasi tersebut, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) meraih penghargaan […]

  • Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026

    Kementerian Perdagangan Ajak Pelaku Usaha Jawa Tengah Perluas Pasar Ekspor melalui Trade Expo Indonesia 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Semarang, 30 Juni 2026 – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Novotel Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (30/6). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang […]

  • Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian besar harinya untuk beraktifitas seperti membalas email, menghadiri rapat, mengecek notifikasi, scrolling media sosial atau pekerjaan lainnya. Ironisnya, mengirim satu pesan singkat kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau keluarga justru sering menjadi hal yang terus ditunda. Melihat fenomena ini, AIA […]

  • Barantum, Solusi Vendor Call Center untuk Bisnis Indonesia

    Barantum, Solusi Vendor Call Center untuk Bisnis Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Layanan call center masih menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga kepuasan pelanggan. Namun, seiring meningkatnya volume panggilan dan ekspektasi pelanggan, banyak […]

  • BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    BRI Sudirman Semanggi Gelar Olahraga Bersama dan Sosialisasi BRIGuna Karya di Lingkungan BPN

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BRI Sudirman Semanggi melaksanakan kegiatan olahraga bersama sekaligus sosialisasi produk BRIGuna Karya bersama pegawai di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi mengenai solusi pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan finansial para pegawai. Suasana kebersamaan terasa dalam kegiatan olahraga bersama yang diikuti oleh jajaran […]

  • Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

    Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta — Ketika Perdana Menteri India Narendra Modi berkunjung ke Indonesia pada awal Juli 2026, pembahasan tentu akan berfokus pada penguatan kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, energi, hingga kemitraan geopolitik. Seluruh agenda tersebut merupakan bagian penting yang mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia. Peluang tersebut adalah membangun […]

expand_less