Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

  • account_circle Net
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Revitalisasi lahan tambak idle lewat teknologi nila salin diproyeksikan menambah produksi hingga 600.000 ton per tahun dan mengangkat Indonesia sebagai pemain utama ekspor nila global.

Yogyakarta – Di tengah goyahnya dominasi produsen filet asal Tiongkok akibat degradasi lingkungan dan pengetatan regulasi antibiotik, CEO FisTx Indonesia Rico Wisnu Wibisono menyerukan agar Indonesia berhenti memandang ikan nila sebagai komoditas kelas dua. Melalui gagasan yang ia sebut Tilapianomic, Rico mendorong nila diposisikan sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi pesisir, bukan sekadar menu murah di warung pinggir jalan.

“Nila adalah mahakarya biologis yang selama ini kita remehkan. Efisiensi konversi pakannya tinggi, dagingnya premium, dan pasar dunia sedang mencarinya sebagai pengganti cod yang pasokannya kian menipis. Yang belum kita bangun hanyalah orkestrasinya,” ujar Rico.

Menurut Rico, kunci lompatan itu ada pada puluhan ribu hektare tambak idle di sepanjang Pantai Utara Jawa — eks-lahan udang yang kini terbengkalai. Dengan varietas nila salin tahan salinitas tinggi, sekitar 78.000 hektare lahan marginal itu dapat direvitalisasi tanpa membebani perairan tawar daratan. Jika 30 persen saja diaktivasi kembali, potensi tambahan produksi mencapai 450.000–600.000 ton per tahun, cukup mendorong produksi nasional menembus dua juta ton dan mengubah posisi tawar Indonesia di rantai pasok global.

Dampaknya, kata Rico, tidak berhenti di angka produksi. Dengan intervensi teknologi akuakultur presisi, sensor kualitas air, pakan otomatis, hingga telemetri berbasis AI, rasio konversi pakan dapat ditekan dari 1,6 menjadi 1,2. Karena pakan menyerap hingga 70 persen biaya produksi, efisiensi ini langsung terasa di kantong petambak. Secara makro, efek pengganda dari sektor ini diperkirakan mencapai 1,48 artinya nilai ekspor nila tidak menguap ke luar negeri, melainkan memutar roda industri pakan, permesinan, dan logistik dalam negeri.

“Ini bukan sekadar cerita produksi ikan. Ini cerita bagaimana marjin ekspor kembali ke desa, bukan menguap ke kantong segelintir pemodal di kota besar,” tegas Rico, merujuk pada proyeksi kenaikan Nilai Tukar Petani Ikan dan penurunan ketimpangan pendapatan di kawasan pesisir penghasil nila.

Namun Rico menekankan, transformasi sebesar ini mustahil dikerjakan sendirian. Ia mendorong model kolaborasi Quadruple-Helix yang melibatkan Empat Aktor Utama :

1. Pemerintah : melalui regulasi, zonasi, biosekuriti, dan fasilitasi sertifikasi ekspor.

2. Investor strategis : untuk pembangunan infrastruktur skala besar seperti hatchery, cold-chain, dan pengolahan fillet.

3. Koperasi modern : sebagai agregator pembudidaya rakyat agar memiliki skala ekonomi kompetitif.

4. Startup teknologi seperti FisTx : sebagai akselerator efisiensi dan inovasi operasional di tingkat kolam

“Tanpa integrasi, kita hanya akan menghasilkan volume. Dengan integrasi, kita menciptakan nilai, dan nilai itulah yang mengangkat kesejahteraan pembudidaya nila di seluruh Indonesia,” pungkas Rico.

Gagasan Tilapianomic ini lahir dari pengamatan langsung FisTx Indonesia terhadap ribuan pembudidaya nila binaan di berbagai wilayah, dan diharapkan menjadi salah satu rujukan diskusi kebijakan akuakultur nasional ke depan. (Fistx)

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

  • Penulis: Net

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek

    Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Setiap pagi, ribuan orang memulai aktivitasnya dari berbagai penjuru Jabodebek menggunakan LRT Jabodebek. Ada yang menuju kawasan perkantoran di Kuningan, sebagian turun di Pancoran, sementara lainnya melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, hingga Transjakarta melalui Stasiun Dukuh Atas. Pola perjalanan tersebut mencerminkan peran kawasan Dukuh Atas yang tidak lagi sekadar menjadi […]

  • BP Tapera Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan bagi UMKM melalui Bazar Pesona Merdeka 2026

    BP Tapera Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan bagi UMKM melalui Bazar Pesona Merdeka 2026

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BP Tapera berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dan edukasi pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk generasi muda dan pelaku UMKM, dapat memperoleh akses terhadap hunian pertama yang layak dan terjangkau. Jakarta, 19 Agustus 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memperkuat edukasi dan akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah […]

  • KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga

    KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026, Mobilitas Masyarakat Terus Terjaga

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 0,99% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 3.448.622 penumpang, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap layanan transportasi berbasis kereta api di wilayah Medan dan Yogyakarta. Di wilayah Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa mencatat […]

  • Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading

    Pasar Derivatif Indonesia Berkembang, Bittime Sorot Futures sebagai Bagian dari Evolusi Strategi Trading

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bittime menilai pasar aset digital Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih matang, termasuk dengan berkembangnya perdagangan derivatif. Semakin beragamnya instrumen membuka lebih banyak pilihan strategi trading bagi investor. Jakarta, 9 September 2026 — Pasar aset keuangan digital Indonesia terus berkembang, dengan jumlah akun konsumen Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) mencapai 22,93 juta pada Juli 2026, […]

  • Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Agustus 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Forum Diskusi Aktual bertajuk “Strategi Implementasi Program 3 Juta Rumah di Daerah” pada Kamis (20/8/2026) di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta. Forum yang dilaksanakan secara hybrid (luring dan daring melalui Zoom Meeting serta YouTube Live) ini merumuskan langkah-langkah terobosan untuk […]

  • Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Ribuan Bibit Nanas untuk Dua Desa di Jambi

    Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Salurkan Ribuan Bibit Nanas untuk Dua Desa di Jambi

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas siap tanam kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional lahan gambut di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung […]

expand_less