Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

Telkom AI Connect Makassar Dukung Penyelenggaraan Webinar Beyond the Black Box, Kupas Urgensi Explainable AI

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 40 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Webinar ini membedah mengapa akurasi tinggi saja tidak cukup membuat produk AI dipercaya dan diadopsi industri, sekaligus membekali peserta strategi membangun transparansi AI sejak tahap perancangan, bukan sebagai tambahan di akhir.

Makassar, 21 Juli 2026 – Webinar bertajuk Beyond the Black Box: Why Industry Needs Explainable AI (XAI)? sukses diselenggarakan melalui kolaborasi Humannext dan Telkom AI Connect Makassar pada Selasa (21/7) secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Tanjung Pinang, Aceh, Bali, hingga Makassar yang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pembahasan Explainable AI (XAI).

Persoalan yang diangkat berangkat dari fenomena black box dalam kecerdasan buatan: model yang hasilnya bisa sangat akurat, bahkan menembus 98 persen, namun cara ia sampai pada suatu keputusan tidak dapat ditelusuri. Muhammad Risal, Strategic Research Consultant & Managing Director of HumanNext, membuka sesi dengan menegaskan bahwa prinsip human-centered AI mendorong kecerdasan buatan untuk augmentation, bukan menggantikan manusia dan salah satu syaratnya adalah AI harus bisa menjelaskan dirinya sendiri.

Dalam sesi pemaparan, Fhatiah Adiba, S.Pd., M.Cs., Associate Partner of Humannext, dosen Universitas Negeri Makassar, sekaligus Ph.D. Candidate in Explainable AI, mengajak peserta menelaah tiga kasus nyata kegagalan model black box. Kasus tersebut meliputi sistem penilaian risiko residivisme COMPAS yang terbukti bias terhadap warga kulit hitam di Amerika Serikat, model radiologi yang keliru mengenali kata portable pada citra X-ray sebagai indikator pneumonia, serta BreezoMeter yang menyatakan kualitas udara aman saat kebakaran hutan California pada 2018. Menurut Fhatiah, ketiga kasus tersebut menunjukkan benang merah yang sama, yakni minimnya transparansi dalam model AI sehingga kesalahan sulit dideteksi sebelum menimbulkan dampak nyata.

Fhatiah juga membagikan riset doktoralnya sebagai contoh penerapan Explainable AI yang dirancang sejak tahap pengembangan model. Dalam penelitiannya, ia mengembangkan model hibrida yang menggabungkan spiking neural network dengan belief rule base untuk mendeteksi malnutrisi melalui citra postur tubuh, sehingga setiap hasil prediksi dapat ditelusuri dasar pengambilan keputusannya. Pendekatan tersebut berhasil menyederhanakan 2.916 aturan awal menjadi 279 aturan terstruktur tanpa mengurangi kemampuan interpretasinya.

Meski demikian, Fhatiah menegaskan bahwa tantangan Explainable AI tidak hanya terletak pada aspek teknis. Berdasarkan tinjauannya terhadap 62 studi Explainable AI pada sistem pendukung keputusan klinis, hanya 29 persen yang melibatkan klinisi sejak tahap perancangan. Menurutnya, rendahnya keterlibatan pengguna domain menjadi salah satu celah kepercayaan yang masih perlu dijembatani dalam pengembangan AI di industri.

Pembahasan tersebut mendapat respons dari Tri Mulia Darma, dosen Universitas Jabal Ghafur Sigli, Aceh, yang pernah terlibat dalam penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit. Menurutnya, tantangan implementasi AI di sektor kesehatan justru lebih banyak berasal dari aspek sumber daya manusia dibandingkan teknologi. “Tantangan terbesarnya justru dari sisi SDM, baik tenaga kesehatan maupun dokter, karena di jam-jam sibuk mereka harus memeriksa pasien sambil menjelaskan sistem itu sendiri,” ungkapnya, menggarisbawahi bahwa kendala adopsi AI di lapangan seringkali bukan soal teknologi, melainkan soal manusia yang harus menjalankannya di tengah keterbatasan waktu.

Menanggapi hal tersebut, Fhatiah menegaskan pentingnya melibatkan pakar domain sejak tahap awal pengembangan AI, bukan hanya sebagai validator di akhir proses.  “Dokter yang kuliahnya puluhan tahun, tiba-tiba kita klaim ilmu yang mereka pelajari itu bisa direkam dalam AI yang dibangun paling cepat satu tahun. Kita tidak bisa semena-mena mengklaim itu sudah setara pakar,” tegasnya, mengingatkan bahwa kepercayaan terhadap AI dibangun lewat kolaborasi dengan manusia yang punya keahlian, bukan lewat klaim algoritma semata.

Sesi tanya jawab turut memperkaya diskusi, dari pertanyaan Brion K. Sudarman soal etika kolaborasi manusia dan AI, hingga masukan Muhammad Risal di penghujung acara bahwa Explainable AI juga perlu diterjemahkan lewat conversation design yang tepat agar pesannya benar-benar sampai ke pengguna, bukan hanya benar secara teknis. Webinar ini menegaskan bahwa transparansi AI bukan sekadar isu etika, melainkan kebutuhan bisnis yang menentukan apakah sebuah produk AI benar-benar dipercaya dan dipakai. Ke depan, Telkom AI Center of Excellence Makassar dan HumanNext akan terus menghadirkan ruang diskusi serupa melalui rangkaian AI Connect Series, mendorong talenta digital di berbagai kota membangun solusi AI yang tidak hanya cerdas, tapi juga bisa dipertanggungjawabkan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

    ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta – ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada edukasi dan kesehatan. Diawali dengan bakti sosial di Vihara Buddha Dharma & 8 Po Sat, Tonjong, Bogor, pada Minggu (28/6), ONESIA kemudian melanjutkan partisipasinya dalam Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang diselenggarakan Polres Metro Jakarta Barat pada Selasa […]

  • Hadir di Crystalin RunXperience 2026, BRI Finance Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Beragam Aktivitas Menarik

    Hadir di Crystalin RunXperience 2026, BRI Finance Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Beragam Aktivitas Menarik

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Surabaya, 17 Juli 2026 – Tren gaya hidup sehat yang diiringi pesatnya perkembangan sport tourism mendorong semakin banyak perusahaan hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai ajang olahraga. Melihat momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut berpartisipasi dalam Crystalin RunXperience 2026, ajang lari bertema #MoreThanARace yang akan digelar pada 19 Juli 2026 di […]

  • KAI Bandara Dukung Aktivitas Olahraga Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam dan Perkuat Edukasi Keselamatan Perkeretaapian

    KAI Bandara Dukung Aktivitas Olahraga Pelajar SMA Negeri 1 Lubuk Pakam dan Perkuat Edukasi Keselamatan Perkeretaapian

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan, KAI Bandara menyalurkan dukungan sarana olahraga berupa bola basket dan bola sepak kepada SMA Negeri 1 Lubuk Pakam. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh […]

  • BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantar

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan konsistensinya dalam memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara. Di bawah supervisi Danantara, BRI terus memantapkan perannya sebagai salah satu penyetor pajak terbesar dari industri keuangan di Indonesia. Kontribusi ini menjadi wujud nyata komitmen BRI […]

  • Top Up EA Sports untuk Mendukung Pengembangan Tim dan Pemain

    Top Up EA Sports untuk Mendukung Pengembangan Tim dan Pemain

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bermain game sepak bola terasa lebih seru ketika karakter yang dimainkan terus berkembang dan memiliki pemain terbaik. Setiap pemain tentu ingin membangun skuad kuat agar mampu bersaing di berbagai mode pertandingan. Salah satu cara mempercepat perkembangan tim adalah melalui top up EA Sports untuk mendapatkan item premium yang dibutuhkan. Mari simak artikel di bawah ini. […]

  • Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia

    Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta — Menjelang kunjungan resmi Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia dalam waktu dekat, berikut kami bagikan profil mendalam mengenai rekam jejak beliau. Memasuki masa jabatan ketiganya berturut-turut pada tahun 2024, PM Modi mencatatkan sejarah sebagai salah satu Kepala Pemerintahan dengan masa jabatan terlama di dunia modern. Di bawah kepemimpinannya, India mengalami transformasi ekonomi […]

expand_less