Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Konektivitas Ekosistem Pelabuhan Melalui Pertumbuhan Kinerja Semester I 2026

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Konektivitas Ekosistem Pelabuhan Melalui Pertumbuhan Kinerja Semester I 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 10 Agustus 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional pada sejumlah lini bisnis utama sepanjang Semester I Tahun 2026. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam mengintegrasikan layanan pendukung pelabuhan dan terminal, pengelolaan properti dan marina guna mendukung kelancaran rantai logistik nasional.

Direktur Operasi & Teknik PSL, Bobby Hardian, menyampaikan bahwa capaian pada Semester I 2026 menjadi refleksi dari konsistensi perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan serta mendorong sinergi antarsegmen bisnis yang dikelola.

“Pertumbuhan kinerja pada berbagai lini usaha menunjukkan semakin kuatnya peran PSL dalam mendukung ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi. Dukungan transformasi BUMN yang berjalan dalam ekosistem Danantara Indonesia turut menjadi pendorong bagi perusahaan untuk terus meningkatkan daya saing, efisiensi layanan, dan penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dalam masa layanan Semester I 2026, kinerja operasional kegiatan lapangan penumpukan (yard storage) terealisasi meningkat sebesar 9,32% dari realisasi Semester I 2025. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan kegiatan di Area Belawan, Dumai, Pasoso, dan Common Area.

Sementara itu, kinerja operasional kegiatan freight forwarding dan multimoda juga mencatatkan peningkatan realisasi sebesar 16,44% dan 8,08% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh peningkatan layanan trucking dan customs clearance di area Surabaya dan peningkatan layanan multimoda di Kuala Tanjung.

Di sisi lain, pengembangan hinterland melalui pengelolaan properti juga menunjukkan kinerja yang stabil. Realisasi produksi penyewaan di Pelindo Tower hingga Semester I 2026 meningkat sebesar 2,89% bila dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2025, yang didorong oleh tingkat keterisian tenant area office dan komersial yang melampaui target pada periode tersebut. Begitu juga dengan trafik kendaraan pada Jalan Tol Cibitung Cilincing mengalami peningkatan sebesar 11,47% dari tahun sebelumnya. Sementara pada layanan pengusahaan listrik Perusahaan juga mencatatkan kenaikan sebesar 12,38% dari realisasi tahun 2025 dengan adanya peningkatan kegiatan bongkar muat dan penggunaan reefer container di BNCT-Belawan.

Pada layanan pengelolaan marina, Bali Gapura Marina pada semester I 2026 ini juga telah mencatatkan progres pengembangan yang signifikan dengan dilakukannya inagurasi Welcome Station untuk Captain’s Self Check-In & Check-Out CIQP (Custom, Immigration, Quarantine & Port Authority). Keseluruhan fasilitas tersebut semakin menguatkan kesiapan layanan marina yang saat ini telah mengoperasikan 2 dock pertama dengan kapasitas 75 yacht.

Menurut Bobby, tren pertumbuhan yang tercatat pada berbagai layanan utama tersebut menunjukkan semakin kuatnya integrasi antar sektor bisnis perusahaan.

“Kami melihat peluang yang semakin besar untuk penggunaan layanan pendukung pelabuhan dan terminal. Melalui peningkatan produktivitas layanan dan pengembangan infrastruktur pendukung, PSL berkomitmen mendukung terwujudnya sistem rantai pasok yang lebih efisien dan kompetitif,” tambahnya.

Ke depan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva akan terus memperkuat implementasi strategi perusahaan melalui optimalisasi port ecosystem, peningkatan kualitas layanan, dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Upaya tersebut didukung oleh penguatan sistem teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, serta penerapan operational excellence guna memastikan perusahaan dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.

-selesai-

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    Indonesia Joins Lineup of the Largest-Ever International Rubber Glove Showcase to be Held in Kuala Lumpur

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    12th IRGCE 2026 Reaches Historic 600-Booth Milestone Ahead of September Event Kuala Lumpur, 30 June 2026 — The 12th International Rubber Glove Conference and Exhibition (12th IRGCE 2026) theme “Synergising Innovations: Redefine the Future of the Glove Ecosystem.” has already reached a historic milestone. A record-breaking 600 booths have been taken up by exhibitors from […]

  • MEDIA ALERT: RECAP OF TODAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Thursday, August 20, 2026

    MEDIA ALERT: RECAP OF TODAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Thursday, August 20, 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    FOR IMMEDIATE RELEASE / MEDIA ALERT Tanggal: 20 Agustus 2026 Acara: Grand Indonesia – PURANA 17: “Renjana Perca” Lokasi: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall Level 1 Melanjutkan kemeriahan aktivasi Grand Indonesia – PURANA 17: Renjana Perca, agenda hari ini, Kamis, 20 Agustus 2026, menghadirkan momen bermakna yang memadukan apresiasi sejarah melalui seni terapeutik bersama […]

  • Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

    Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bandung, 26 Juni 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “Bank”, “BNC”, “Perseroan”), sebagai salah satu pelaku jasa keuangan di Indonesia, menggelar kegiatan literasi keuangan pada Jumat (26/6) dengan menggandeng Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (HIMMAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Pada kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan dilakukan […]

  • Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas

    Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta  — Upaya mencegah demam berdarah dengue (DBD) membutuhkan lebih dari sekadar penanganan setelah seseorang terinfeksi. Pencegahan dimulai dari kesadaran, kebiasaan hidup sehat, serta tindakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat. DBD masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Upaya mengurangi risiko penyakit yang ditularkan melalui nyamuk membutuhkan […]

  • BP Tapera Optimis Capai Target 2026

    BP Tapera Optimis Capai Target 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BP Tapera optimis dengan adanya solusi terhadap tantangan yang terjadi di Tahun 2026, agar realisasi FLPP tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan. BP Tapera telah menyusun prognosa realisasi pada Juli ditargetkan mencapai 31.270 unit, kemudian meningkat menjadi 35.576 unit pada Agustus, 41.576 unit pada September, 47.576 unit pada Oktober, 49.575 unit pada November, hingga mencapai […]

  • Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho.  Menurut Yudho, harga minyak kini menjadi salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam membaca arah Bitcoin jangka pendek. Selama tekanan energi dan eskalasigeopolitik masih berlangsung, volatilitas pasar kripto berpotensi tetap tinggi.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi variabel yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kenaikan harga energi berlanjut dan kembali mendorong kekhawatiran inflasi, ekspektasiterhadap arah suku bunga The Fed juga bisa berubah. Dampaknya dapat langsung terasa pada aset berisiko seperti Bitcoin,” jelasnya.  Menurut data riset Market Outlook FLOQ, level US$66.500 menjadi resistance jangka pendek Bitcoin setelah dua kali gagal ditembus sepanjang bulan ini. Sementara itu, area US$64.000 menjadisupport penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar.  Harga Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus  Data FLOQ mencatat eskalasi konflik AS-Iran menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak. Selama tekanan geopolitik dan risiko pasokan energi belum mereda, hargaminyak diperkirakan tetap menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dalam jangka pendek.  “Dalam kondisi saat ini, harga minyak menjadi indikator penting untuk membaca arah Bitcoin. […]

expand_less