Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selama puluhan tahun, banyak keluarga Indonesia tumbuh dengan satu nasihat yang hampir selalu sama: rajin menabung dan hidup hemat. Prinsip tersebut menjadi fondasi pengelolaan keuangan lintas generasi. Bahkan, gerakan “Ayo Menabung” yang diperkenalkan sejak era Orde Baru ikut membentuk budaya bahwa menyimpan uang di bank merupakan langkah utama untuk mempersiapkan masa depan.

Namun, memasuki 2026, cara pandang generasi muda terhadap uang mulai berubah. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya mental health, work-life balance, dan menikmati hasil kerja, banyak anak muda memilih menyeimbangkan kebutuhan masa kini dengan pengalaman hidup yang mereka anggap bermakna. Tren seperti self-reward, healing, hingga soft life yang ramai di media sosial pun turut memengaruhi cara generasi muda memaknai kesuksesan dan kebahagiaan.

Menurut Chief Marketing Officer (CMO) Nanovest, Jovita Widjaja, perubahan tersebut bukanlah sesuatu yang salah. Setiap generasi memiliki tantangan ekonomi yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang berbeda pula dalam mengelola keuangan.

“Saya setuju bahwa menjaga kesehatan mental dan menikmati hasil kerja itu penting. Kita bekerja bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk menikmati hidup. Namun di saat yang sama, kita juga perlu memastikan bahwa keputusan finansial hari ini tidak mengorbankan masa depan kita.”

Sebagai profesional yang telah berkecimpung di industri investasi dan sekuritas selama lebih dari 14 tahun, sekaligus ibu dari dua anak perempuan, Jovita melihat bahwa financial literacy kini bukan lagi sekadar memahami produk investasi. Lebih dari itu, literasi finansial telah menjadi life skill yang membantu seseorang mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak di setiap fase kehidupan.

Menabung Tetap Penting, Tetapi Perlu Diimbangi dengan Investasi

Menurut Jovita, kebiasaan menabung tetap menjadi fondasi pengelolaan keuangan. Namun, di tengah kenaikan biaya hidup dan inflasi, tabungan saja sering kali belum cukup untuk membantu seseorang mencapai tujuan finansial jangka panjang.

“Menabung adalah langkah pertama yang sangat penting. Tetapi jika tujuan kita adalah mempersiapkan pendidikan anak, membeli rumah, atau mencapai kebebasan finansial, maka kita juga perlu memahami bagaimana uang dapat bertumbuh melalui investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan masing-masing.”

Ia menilai masih banyak masyarakat yang terlalu fokus mencari instrumen investasi terbaik, tetapi belum memahami kondisi keuangan mereka sendiri. Padahal, investasi yang sehat selalu dimulai dari pengelolaan cash flow yang baik.

Mulai dari Memahami Kondisi Keuangan hingga Menentukan Profil Risiko

Bagi Jovita, investasi tidak selalu dimulai dari modal besar, melainkan dari pemahaman terhadap kondisi keuangan dan kemampuan mengenali profil risiko masing-masing.

Karena itu, edukasi finansial perlu dibuat lebih sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang baru memulai karier. Salah satu upaya tersebut dilakukan Nanovest melalui Kalkulator Gaji Bersih & Rencana Investasi. Melalui fitur ini, pengguna dapat menghitung estimasi gaji bersih setelah berbagai potongan, kemudian memperoleh rekomendasi alokasi dana yang lebih proporsional untuk kebutuhan harian, dana darurat, hingga investasi.

Lebih dari itu, pengguna juga dapat langsung mengeksplorasi pilihan produk investasi yang sesuai dengan profil risikonya, mulai dari konservatif, moderat, hingga agresif, lengkap dengan simulasi potensi hasil investasi berdasarkan jangka waktu yang dipilih.

“Banyak orang ingin mulai berinvestasi, tetapi bingung memilih produk yang sesuai dengan kondisi keuangan dan tingkat kenyamanan mereka terhadap risiko. Karena itu, langkah pertama bukan hanya memahami berapa penghasilan bersih yang dimiliki, tetapi juga mengenali profil risiko. Dengan begitu, masyarakat dapat memilih instrumen investasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansialnya, bukan sekadar mengikuti tren,” jelas Jovita.

Menurutnya, pendekatan yang praktis seperti ini membantu masyarakat mengambil keputusan investasi dengan lebih percaya diri karena didasarkan pada kondisi finansial dan profil risiko masing-masing, sehingga kebiasaan berinvestasi dapat dibangun secara lebih realistis dan berkelanjutan.

Menjadi Perempuan yang Mandiri Secara Finansial

Di luar perannya sebagai eksekutif, Jovita juga membawa nilai yang sama dalam mendidik kedua anak perempuannya. Ia percaya perempuan perlu memiliki kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri, termasuk dalam hal mengelola keuangan.

“Saya ingin anak-anak saya tumbuh menjadi perempuan yang mandiri dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Salah satu bekal terpenting adalah memahami cara mengelola uang dan mulai mengenal investasi sejak dini.”

Meski demikian, ia menegaskan bahwa menikmati hidup dan mempersiapkan masa depan bukanlah dua pilihan yang saling bertentangan.

“Menurut saya, work-life balance dan perencanaan keuangan bisa berjalan beriringan. Kita tetap bisa menikmati hidup hari ini, selama kita juga disiplin menyisihkan sebagian penghasilan untuk masa depan.”

Financial Literacy Adalah Bekal untuk Semua Generasi

Bagi Jovita, tujuan financial literacy bukan menjadikan semua orang investor profesional, melainkan membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan yang lebih baik dalam setiap fase kehidupan.

“Kalau dulu orang tua mengajarkan kita untuk rajin menabung, maka tantangan generasi sekarang adalah belajar membuat uang ikut bertumbuh. Dengan begitu, kita tidak hanya siap menghadapi kebutuhan hari ini, tetapi juga lebih siap mewujudkan impian di masa depan.”

Menurutnya, perubahan zaman menuntut perubahan cara berpikir. Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, kemampuan mengelola uang dengan bijak bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan keterampilan hidup yang akan menentukan kualitas hidup seseorang di masa depan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

    Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Salah satu perusahaan manajer investasi lokal independen dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia, PT Syailendra Capital, resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Peluncuran ini ditandai dengan seremoni opening bell di kantor BEI sekaligus bertepatan dengan perayaan 49 tahun pasar modal Indonesia. Peluncuran XSGO menjadi upaya aktif […]

  • Beton Readymix Bersertifikasi Green Label Waskita Beton Precast Raih Penghargaan di Indonesia Property & Bank Awards XX 2026

    Beton Readymix Bersertifikasi Green Label Waskita Beton Precast Raih Penghargaan di Indonesia Property & Bank Awards XX 2026

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, Agustus 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk meraih penghargaan pada ajang Indonesia Property & Bank Awards XX 2026 dalam kategori “The State Owned Enterprise with Sustainable Infrastructure Products” melalui produk Beton Readymix bersertifikasi Green Label. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap pengembangan produk beton yang memperhatikan aspek lingkungan dan mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur yang […]

  • Apa Tujuan Universitas? UPH Ajak Mahasiswa Baru Melihat Kuliah Lebih dari Sekadar Gelar dan Karier

    Apa Tujuan Universitas? UPH Ajak Mahasiswa Baru Melihat Kuliah Lebih dari Sekadar Gelar dan Karier

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sesi ‘What Is a University For?’ pada UPH Festival 2026 di Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang, 13 Agustus 2026. Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa biasanya membawa berbagai harapan, mulai dari lulus tepat waktu, meraih gelar, membangun karier, hingga membanggakan orang tua. Namun, apakah universitas hanya tentang gelar dan pekerjaan? Pertanyaan tersebut menjadi titik awal bagi para mahasiswa […]

  • Pentingnya Recharging Mental dan Audit Jurnal Trading Saat Pasar Libur

    Pentingnya Recharging Mental dan Audit Jurnal Trading Saat Pasar Libur

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Menjalankan aktivitas transaksi di pasar keuangan global merupakan proses yang menguras energi, pikiran, dan emosi secara berkelanjutan. Sepanjang minggu, seorang trader terus dihadapkan pada pergerakan harga yang cepat, rilis data ekonomi, serta pengambilan keputusan finansial di bawah tekanan risiko. Ketika bursa resmi ditutup pada hari Sabtu, momen ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk melakukan recharging mental, […]

  • Siapkan Dana Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Fleksibel

    Siapkan Dana Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, 30 Juni 2026 – Memasuki periode kenaikan kelas dan penerimaan peserta didik baru, banyak keluarga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan pendidikan anak. Mulai dari uang pangkal, biaya daftar ulang, pembelian perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan penunjang pembelajaran menjadi pengeluaran yang perlu diantisipasi agar tidak mengganggu kondisi keuangan keluarga. Kebutuhan dana pendidikan sendiri terus menunjukkan tren peningkatan […]

  • Bitcoin Menuju US0.000? BlackRock Dorong Lebih dari US Miliar BTC Masuk ETF

    Bitcoin Menuju US$100.000? BlackRock Dorong Lebih dari US$5 Miliar BTC Masuk ETF

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah langkah BlackRock memperlihatkan semakin kuatnya integrasi aset kripto dengan sistem keuangan tradisional. Melalui iShares Bitcoin Trust (IBIT), BlackRock telah memproses lebih dari US$5 miliar konversi Bitcoin langsung menjadi saham ETF. Langkah tersebut memungkinkan pemegang Bitcoin memindahkan asetnya ke dalam ETF tanpa harus menjual BTC terlebih dahulu menjadi uang tunai. Di […]

expand_less