Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Shanghai, 16 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong upaya keberlanjutan bersama Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., (HCETS). Sinergi strategis bilateral ini diarahkan untuk menghadirkan solusi Waste to Energy (WTE) yang dapat membantu menekan beban sampah perkitaan sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT SUCOFINDO (PERSERO) dengan Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., yang dilaksanakan oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna dan President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian (13/8).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan fondasi penting bagi kedua pihak dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada upaya berkelanjutan sekaligus mendorong hadirnya solusi hijau yang memberikan manfaat secara luas.

“Indonesia membutuhkan solusi yang andal untuk mengurangi beban sampah perkotaan, salah satunya melalui upaya Waste to Energy (WTE). Namun, keberhasilan proyek WTE tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan. Kesesuaian teknologi dengan karakteristik sampah, kualitas desain dan konstruksi, kesiapan operasional, keandalan aset, pengendalian emisi, pengelolaan residu merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan secara menyeluruh,” tutur Sandry Pasambuna.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna menyebutkan bahwa pengembangan WTE di Indoensia masih memiliki sejumlah aspek yang dapat diperkuat, khususnya secara teknis. Dalam konteks ini PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) memiliki peran untuk memberikan assurance yang objektif dan independen di sepanjang siklus proyek serta mendukung akselerasi pembangunan dan pengoperasian Waste-to-Energy Power Plant/PSEL.

“SUCOFINDO berkomitmen memberikan assurance yang objektif untuk memastikan aspek kualitas telah dibangun sejak tahap awal proyek, sekaligus memastikan fasilitas WTE dapat beroperasi secara aman dan andal serta didukung oleh bukti teknis dan lingkungan yang memadai,” kata Sandry Pasambuna. Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna melanjutkan, “Pada pengembangan fasilitas Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan dalam memberikan assurance mulai dari tahap pembangunan, pengoperasian, hingga perawatan fasilitas. Peran tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan proyek memenuhi aspek kualitas, keselamatan, keandalan, serta persyaratan teknis dan lingkungan yang berlaku,” jelas Sandry Pasambuna.

Sehingga melalui sinergi ini, kedua pihak diharapkan dapat memperoleh hasil yang konkret dan memberikan manfaat timbal balik. HCETS dapat memperoleh mitra TIC Indonesia yang kredibel dengan jangkauan nasional serta pemahaman terhadap kondisi lokal. Di sisi lain, PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat mempercepat pengembangan pengetahuan, kompetensi sumber daya manusia, dan metodologi teknis di bidang WTE.

“Sinergi ini tidak hanya memperkuat peran SUCOFINDO sebagai lembaga assurance yang independen, tetapi juga membuka peluang bagi terciptanya dampak positif yang lebih luas dalam upaya keberlanjutan. Kami meyakini kolaborasi SUCOFINDO dan HCETS dapat membawa solusi WTE yang berkelanjutan dari tingkat lokal hingga ke tingkat global,” ucap Sandry Pasambuna.

Lebih lanjut, Sandry Pasambuna menegaskan bahwa kerja sama bilateral ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara global. Menurutnya, pengembangan solusi WTE yang tepat tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan sampah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya transisi menuju ekosistem yang lebih berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi erat lintas negara, didukung oleh kapabilitas SUCOFINDO sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), upaya untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission secara global dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” tegas Sandry Pasambuna. Selaras dengan pernyataan tersebut, pada kesempatan yang sama President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian menyampaikan bahwa China dan Indonesia memiliki potensi yang sangat kuat untuk saling melengkapi, baik dari sisi sumber daya industri, kapabilitas teknologi, maupun kebutuhan pasar. Kondisi ini menjadi landasan yang kokoh untuk semakin memperkuat dan memperluas kerja sama kedua negara.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama industri ini menjadi langkah penting bagi HCETS dalam memperkuat pengembangan internasional serta mendorong perluasan keahlian industri pengelolaan sampah padat China ke tingkat global. Kerja sama ini juga mencerminkan langkah proaktif China dan Indonesia dalam memanfaatkan keunggulan industri yang saling melengkapi serta bersama-sama mengeksplorasi berbagai peluang dalam pengembangan pengolahan sampah padat,” kata Zhou Yitian.

President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian juga menambahkan bahwa ke depan HCETS akan terus mengoptimalkan keunggulannya dalam bidang teknologi, manajemen proyek, serta penerapan teknologi cerdas di sektor pengelolaan sampah padat. “Perusahaan juga akan semakin memperkuat kolaborasi dengan SUCOFINDO dan mitra industri terkait untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang strategis, seperti teknologi, pengembangan talenta, standardisasi, dan proyek,” tutup Zhou Yitian.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

    Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Dokumen bertanda tangan elektronik dapat ditolak mitra atau bank karena berbagai hal yang sebenarnya bisa diperiksa sebelum dikirim. Verifikasi tanda tangan digital membantu mengurangi risiko dokumen dikembalikan dan proses pencairan atau kontrak tertunda. Dokumen sudah diteken rapi, dikirim ke bank, lalu dikembalikan tanpa penjelasan memadai. Kejadian dokumen dengan tanda tangan elektronik ditolak seperti ini lebih […]

  • Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jepara – Di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan daya beli dan meningkatnya kebutuhan hidup, semakin banyak masyarakat mulai mencari sumber penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama. Fenomena yang dikenal sebagai side hustle ini tidak lagi hanya dilakukan oleh pekerja lepas, tetapi juga karyawan, ibu rumah tangga, hingga lulusan baru yang ingin memiliki pemasukan […]

  • Public

    Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Beyond the Showcase: The Branded Residence Blueprint di IFFINA+ 2026 Nama merek yang dikenal luas dapat menarik perhatian pada sebuah proyek hunian. Namun, menjadikan nama tersebut sebagai pengalaman tinggal yang khas membutuhkan lebih dari sekadar popularitas. Desain, real estate perhotelan, dan pengembangan proyek masing-masing berperan dalam membentuk bagaimana hunian bermerek dirancang, diwujudkan, dan dinikmati. Berbagai […]

  • Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026

    Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bittime mengadakan kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026, Bali, pada 20–21 Agustus 2026 untuk meningkatkan engagement dengan komunitas kripto lokal dan internasional. Kampanye ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta, termasuk 20 KOL, yang berpartisipasi dengan menemukan maskot Beagle, mengambil foto atau video, lalu membagikannya di media sosial menggunakan #FindBeagle. BALI, 21 Agustus 2026 — […]

  • Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

    Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Rebranding Resmi Digelar 16 September 2026, Hadirkan Konsep Urban Stay dan Pengalaman Hospitality yang Lebih Segar Makassar, 16 September 2026 – Horison Inn Artha Kencana Makassar resmi memasuki babak baru melalui rebranding dan bergabungnya hotel ke dalam manajemen PT Metropolitan Golden Management (MGM). Langkah strategis ini menandai penguatan jaringan Horison Hotels Group di kawasan Indonesia […]

  • Laba Melonjak, Valuasi Makin Murah? Nvidia Kembali Jadi Sorotan Investor

    Laba Melonjak, Valuasi Makin Murah? Nvidia Kembali Jadi Sorotan Investor

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Saham Nvidia Corporation (NASDAQ: NVDA) kembali menjadi sorotan pelaku pasar setelah mencatat kenaikan sekitar 12% sejak awal tahun. Menariknya, kenaikan harga saham tersebut justru diiringi dengan perbaikan valuasi, sebuah kondisi yang jarang terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar. Hal ini terjadi karena pertumbuhan laba Nvidia melaju lebih cepat dibandingkan apresiasi harga sahamnya, sehingga membuat valuasi perusahaan […]

expand_less