Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » PTPN Group Akselerasi Swasembada Bawang Putih Nasional

PTPN Group Akselerasi Swasembada Bawang Putih Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siapkan Pengembangan 10.000 Hektare di Jawa Barat

Bandung – PTPN Group memperkuat kontribusinya dalam program pemerintah untuk mendukung swasembada bawang putih nasional melalui pengembangan kawasan budidaya seluas 10.000 hektare di wilayah kerja PTPN Group Jawa Barat pada tahun 2026 melibatkan mitra strategis dan masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen PTPN Group dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi aset dan pengembangan komoditas strategis. Secara keseluruhan, PTPN Group menargetkan pengembangan bawang putih seluas 24.000 hektare pada periode 2026–2029.
Pengembangan bawang putih menjadi semakin strategis di tengah masih lebarnya kesenjangan antara produksi dalam negeri dan kebutuhan nasional. Data Kementerian Pertanian juga menunjukkan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor. produksi bawang putih dalam negeri berada di kisaran 39.000–40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya ruang yang perlu diisi melalui peningkatan produksi domestik sekaligus penguatan ekosistem bawang putih nasional. 
Guna mengakselerasi target tersebut, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan 14 mitra strategis di Bandung pada hari Jumat, tanggal 21 Agustus 2026. Penandatanganan dilakukan oleh PTPN Group melalui Regional Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 2, Desmanto, bersama para mitra dan disaksikan oleh Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna dan Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PTPN I (Persero) serta turut hadir Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman sebagai perwakilan pemerintah. Ke-14 mitra tersebut menyatakan komitmen pengembangan bawang putih dengan total luasan sekitar 6.500 hektare.
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa pengembangan bawang putih merupakan bagian dari transformasi peran PTPN Group selaku BUMN yang mengelola Perkebunan dalam mendukung agenda strategis pemerintah Republik Indonesia, khususnya ketahanan dan kedaulatan pangan.
“PTPN Group tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas komoditas perkebunan eksisting serta mengejar swasembada, tetapi untuk membangun industri bawang putih nasional yang sehat, berkelanjutan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia Bawang putih merupakan salah satu komoditas yang memiliki kesenjangan produksi dan kebutuhan konsumsi yang sangat besar, sehingga pengembangan ekosistem secara terukur menjadi langkah penting untuk memperkuat pasokan domestik,” ujar Denaldy. 
Menurutnya, fokus pengembangan pada tahap awal diarahkan untuk mempercepat penyediaan benih bawang putih berkualitas sebagai fondasi pengembangan. Ketersediaan benih menjadi langkah strategis sebelum pengembangan diarahkan lebih lanjut pada pemenuhan kebutuhan bawang putih konsumsi.
Desmanto selaku Region Head PTPN I (Persero) Regional 2 menyampaikan bahwa pengembangan kawasan bawang putih di wilayah kerja PTPN Group khususnya Jawa Barat tersebar di beberapa Kabupaten dengan melibatkan mitra dan masyarakat termasuk Gapoktan. 
Dengan dukungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan pemerintah daerah, harapannya pengembangan ini dapat terus meningkatkan produktivitas bawang putih secara berkelanjutan, dari 10,8 ton kering per hektare pada tahun ke-0 menjadi 12,1 ton kering per hektare pada tahun ke-4”, ujarnya. 
Direktur Pemasaran dan Aset Manajemen PT Perkebunan Nusantara I (Persero), Arif Budiman dalam kesempatannya menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan hingga pertengahan Agustus 2026, proses identifikasi atau ground checking areal telah mencapai 100 persen. Tahap persiapan benih dan pembukaan lahan masing-masing berada pada kisaran 25 persen, sedangkan proses perizinan sekitar 30 persen. 
Menurutnya, percepatan implementasi menjadi komitmen bersama, tidak hanya di tingkat operasional PTPN I, tetapi juga didukung oleh Holding Perkebunan melalui berbagai kebijakan yang diarahkan untuk memperlancar dan mempercepat proses pengembangan kawasan bawang putih. “Kami terus memastikan persiapan lapangan dan proses administrasi dapat berjalan secara paralel. Dukungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan pemerintah daerah melalui kebijakan yang mempermudah proses menjadi bagian penting untuk menjaga percepatan implementasi di lapangan”, tutupnya.
Kementerian Pertanian menyebut pembangunan ekosistem bawang putih perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perbenihan, produksi, hingga pemasaran serta implementasi teknologi, dengan melibatkan pemerintah daerah, petani, BUMN pangan dan pemangku kepentingan lainnya. 
Dalam pelaksanaannya, PTPN Group juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Di Jawa Barat, PTPN Group telah melakukan audiensi dengan pemerintah setempat terkait pengembangan bawang putih. Selain itu, telah disusun konsep ecofriendly penanaman bawang putih bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT Riset Perkebunan Nusantara sebagai bagian dari upaya membangun model budidaya yang adaptif dan berkelanjutan. 
“Untuk lahan, areal yang sudah siap segera kita kerjakan. Areal yang masih dikelola masyarakat kita dorong melalui pola kemitraan sehingga masyarakat bukan hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dan memperoleh manfaat ekonomi”, lanjut Denaldy.
Pengembangan bawang putih ditargetkan mencapai 24.000 hektare pada 2026–2029, dengan tahapan pengembangan 10.000 hektare pada 2026. Pengembangan areal tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi bawang putih nasional, sekaligus membuka peluang terbentuknya ekosistem usaha yang lebih kuat bagi petani dan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok.
Melalui pengembangan secara bertahap, penguatan teknologi budidaya, pengujian varietas, serta kolaborasi dengan pemerintah, akademisi dan petani, PTPN Group berkomitmen mendukung terwujudnya kemandirian produksi bawang putih sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI KK Metro Tanah Abang Hadir Dukung Aktivitas Perdagangan dan Permudah Akses Layanan Perbankan

    BRI KK Metro Tanah Abang Hadir Dukung Aktivitas Perdagangan dan Permudah Akses Layanan Perbankan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BRI Kantor Kas (KK) Metro Tanah Abang hadir untuk memberikan kemudahan layanan perbankan bagi tenant, pengunjung, dan masyarakat umum yang beraktivitas di kawasan Pusat Grosir Metro Tanah Abang. Kehadiran kantor kas ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung aktivitas perdagangan sekaligus memperluas akses layanan keuangan di salah satu pusat bisnis dan perdagangan terbesar di […]

  • Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

    Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Agustus 2026 – Peran contact center saat ini tidak lagi sebatas menjadi pusat penanganan keluhan pelanggan. Di tengah meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang cepat, personal, dan tersedia kapan saja, banyak perusahaan mulai memanfaatkan Generative AI untuk mentransformasi customer operations menjadi salah satu penggerak pertumbuhan bisnis. Insight tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam […]

  • LIF Indonesia Luncurkan LIF Nutri, Bisa Hitung Kalori dan Makronutrisi dari Foto Makanan

    LIF Indonesia Luncurkan LIF Nutri, Bisa Hitung Kalori dan Makronutrisi dari Foto Makanan

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Eksklusif bagi pengguna LIF Core Smart Ring, LIF Nutri menambah pillar wellness keempat Nutrition, setelah Physical, Rest dan Glucose Wellness. Jakarta, 4 September 2026 – LIF Indonesia resmi meluncurkan LIF Nutri, fitur nutrisi terbaru di dalam aplikasi LIF yang membantu pengguna memahami dan mengelola pola makan sehari-hari dengan lebih praktis. Fitur ini tersedia secara eksklusif […]

  • BRI Insurance Serahkan Santunan Klaim Personal Accident Senilai Rp100 Juta kepada Ahli Waris Nasabah

    BRI Insurance Serahkan Santunan Klaim Personal Accident Senilai Rp100 Juta kepada Ahli Waris Nasabah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BRI Insurance menuntaskan pembayaran manfaat asuransi kecelakaan senilai Rp100 juta kepada keluarga peserta turnamen padel yang meninggal dunia, sebagai bentuk realisasi perlindungan yang dijanjikan dalam polis. Proses klaim yang diselesaikan dengan cepat tersebut menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang responsif sekaligus memberikan kepastian finansial bagi keluarga yang terdampak musibah. BRI Insurance menyerahkan secara langsung […]

  • Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK

    Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bittime resmi meluncurkan layanan Bittime Futures setelah memperoleh izin dari CFX, menjadikannya PAKD pertama yang memperoleh izin penuh di era pengawasan OJK. Kehadiran layanan ini melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sekaligus memperluas pilihan investasi digital yang aman, teregulasi, dan transparan bagi masyarakat Indonesia. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) […]

  • Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

    Demi Pulangkan Korban, Prajurit TNI Terobos Medan Ekstrem dan Hadapi Hujan Peluru OPM di Yahukimo

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Mimika, 29 Juli 2026 – Menembus pegunungan terjal sejauh puluhan kilometer, menghadapi cuaca ekstrem, hingga berhadapan langsung dengan kelompok bersenjata OPM, prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema tetap melangkah maju. Bukan untuk mencari pertempuran, melainkan menjalankan misi kemanusiaan dengan membawa pulang warga sipil Orang Asli Papua (OAP) yang menjadi korban pembunuhan di Distrik Seradala, Kabupaten […]

expand_less