Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menjadi salah satu perusahaan yang memperluas skema tersebut dengan membuka akses magang hingga ke seluruh lini bisnis, mulai dari kantor pusat, kantor regional, hingga kebun dan pabrik.

Dalam dua tahun terakhir, perusahaan perkebunan negara itu mencatat telah menerima 1.328 peserta magang melalui berbagai jalur, mulai dari program mandiri, Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM), Magenta BUMN, Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, hingga program penelitian.

Para peserta tidak hanya ditempatkan di fungsi administratif, tetapi juga terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Penempatan tersebut mencakup Head Office, Regional Office, unit kebun, hingga pabrik pengolahan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman kerja yang mendekati kondisi industri sesungguhnya sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dunia profesional sebelum memasuki pasar kerja.

“Kami tidak memposisikan peserta magang sebagai tenaga kerja tambahan. Seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari ruang pengambilan kebijakan di Head Office, pusat koordinasi di Region Office, hingga area operasional kebun dan pabrik merupakan laboratorium hidup. Mereka dilibatkan dalam ritme kerja profesional, menghadapi studi kasus nyata, dan memperoleh evaluasi yang terukur,” ujar Jatmiko.

Menurut dia, pendekatan tersebut selaras dengan semangat Danantara dan BP BUMN untuk melahirkan generasi muda yang mampu bersaing dan diharapkan dapat mempersempit kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai sektor industri.

Persaingan Ketat

Tingginya minat generasi muda terhadap pengalaman kerja di industri juga tercermin dari seleksi Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan Batch II yang berlangsung pada Agustus 2026.

Sebanyak 2.231 pelamar mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 164 posisi magang yang tersedia di kantor pusat dan lima kantor regional PTPN IV PalmCo. Di sejumlah wilayah operasional, seperti Regional I Medan dan Regional IV Jambi, tingkat persaingan bahkan mencapai sekitar satu kursi diperebutkan oleh 16 pelamar.

Besarnya animo tersebut, menurut Jatmiko, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan lulusan baru terhadap pengalaman kerja yang relevan sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Ia menambahkan, perusahaan juga menerapkan mekanisme yang berbeda terkait fasilitas peserta sesuai skema pemagangan yang diikuti. Untuk peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, insentif berasal dari anggaran pemerintah, sedangkan peserta Magenta BUMN memperoleh uang saku yang dialokasikan perusahaan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan BUMN. Perusahaan menyediakan lingkungan belajar, pembimbing, dan pengalaman kerja, sementara skema pembiayaan mengikuti ketentuan masing-masing program,” katanya.

Menutup Kesenjangan Kompetensi

Pengembangan program pemagangan sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam berbagai kesempatan menegaskan, pemagangan berbasis kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Pemagangan berbasis kompetensi adalah jembatan paling efektif untuk mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Melalui pemagangan di industri, peserta tidak hanya mendapatkan hard skill, tetapi juga soft skill dan etos kerja yang nyata,” ujar Yassierli.

Menurut dia, pengalaman langsung di lingkungan industri akan membantu lulusan memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas angkatan kerja nasional.

Menjadi Bekal Karier

Sejumlah alumni program magang mengaku pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan karier mereka.

Nabila Shifa, lulusan Universitas Gunadarma yang mengikuti program Magenta BUMN dan kini menjadi karyawan PTPN IV PalmCo, mengatakan selama magang dirinya tidak hanya mengerjakan tugas administratif, tetapi juga dilibatkan dalam penyelesaian target kerja tim.

“Pendampingan mentor dan pengalaman bekerja dalam ritme korporasi menjadi bekal yang sangat membantu ketika mengikuti proses rekrutmen hingga akhirnya bergabung sebagai karyawan,” ujarnya.

Pengalaman serupa dirasakan Hafizah Mulia Ningrum, lulusan Universitas Andalas yang pernah mengikuti Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan di PTPN IV PalmCo dan kini bekerja sebagai konsultan auditor.

Menurut Hafizah, pemahaman mengenai tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan standar kepatuhan operasional yang diperoleh selama magang menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya saat ini. “Pengalaman itu membuat saya memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai praktik bisnis di lapangan sehingga sangat membantu ketika memberikan rekomendasi kepada klien,” katanya.

Bagi PTPN IV PalmCo, perluasan akses magang tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia perusahaan, tetapi juga sebagai kontribusi terhadap penyiapan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri. Tingginya jumlah peserta maupun pelamar dalam dua tahun terakhir menunjukkan bahwa program pemagangan masih menjadi salah satu jalur yang banyak diminati lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara penuh.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Public

    Rayakan 12 Tahun, Waskita Beton Precast Hadirkan Berbagai Aksi Nyata melaluii Program TJSL

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, Oktober 2026 – Merayakan ulang tahun ke-12, PT Waskita Beton Precast Tbk melaksanakan berbagai kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang mencakup bidang sosial, kesehatan, dan lingkungan. Mulai dari donor darah, program edukasi kesetaraan gender Girls on Site, hingga perbaikan dan pembangunan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Di […]

  • Public

    Anugerah Fervent Global Love of Lives Award dari Taiwan untuk Filantropis Indonesia

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Bekasi, 07 Oktober 2026  – Nanda Widya, Pendiri dan Komisaris Metland Group sekaligus Pendiri Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) menerima penghargaan 29th Fervent Global Love of Lives Award dari Chou Ta-Kuan Cultural and Educational Foundation (CTK Foundation) atas dedikasinya sebagai filantropi di bidang sosial dan kemanusiaan. Nanda Widya terpilih dari 3.795 nominasi dari seluruh dunia. Penghargaan […]

  • Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Melemah Pekan Depan, Dupoin Futures Bidik 4.517

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih menghadapi tekanan bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan emas pada time frame H4 masih menunjukkan dominasi tren penurunan. Kondisi tersebut diperkuat oleh kegagalan harga untuk melewati area resistance 4.617–4.643. Dengan momentum bullish yang belum mampu menghasilkan breakout, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan […]

  • Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

    Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat karena didukung oleh kombinasi sinyal teknikal dan sentimen fundamental yang cenderung positif. Menurut Dupoin Futures, selama tekanan beli tetap bertahan dan belum muncul […]

  • Strategi Menghadapi ‘Weekly Close’: Cara Mengamankan Keuntungan Trading Menjelang Akhir Pekan

    Strategi Menghadapi ‘Weekly Close’: Cara Mengamankan Keuntungan Trading Menjelang Akhir Pekan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Hari Jumat selalu menjadi momen yang paling krusial sekaligus mendebarkan bagi para pelaku pasar keuangan di seluruh belahan dunia. Setelah melewati dinamika fluktuasi harga yang dipicu oleh berbagai rilis data ekonomi sepanjang minggu, jam-jam terakhir menjelang penutupan pasar mingguan atau weekly close merupakan waktu di mana keputusan besar diambil. Pada fase ini, arah tren jangka […]

  • Perbandingan DJI Dock 2 dan DJI Dock 3 untuk Operasi Drone Otomatis di Indonesia

    Perbandingan DJI Dock 2 dan DJI Dock 3 untuk Operasi Drone Otomatis di Indonesia

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DJI Dock 3 adalah seri docking terbaru dengan dukungan deployment vehicle-mounted. DJI Dock 2 tidak lagi diproduksi dan telah digantikan oleh DJI Dock 3. Pemilihan yang tepat menentukan kesiapan operasi otomatis 24/7. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan DJI Dock 2 dan DJI Dock 3 untuk operasi drone otomatis. DJI Dock 3 adalah […]

expand_less