Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (30/6). Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, arah pergerakan logam mulia masih cenderung bearish karena tekanan jual belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Meskipun harga telah mencapai area support penting, peluang penurunan dinilai masih terbuka selama belum ada sinyal teknikal maupun sentimen fundamental yang mampu mengubah arah pasar.

Geraldo menjelaskan bahwa pada grafik H4, emas masih bergerak dalam tren turun yang cukup kuat. Harga baru saja menyentuh area support di level 3.956, namun belum muncul konfirmasi yang menunjukkan bahwa level tersebut mampu menjadi titik balik bagi pergerakan harga. Dalam kondisi seperti ini, pasar masih cenderung dikuasai oleh penjual sehingga potensi pelemahan lanjutan tetap menjadi skenario utama.

Menurutnya, apabila tekanan jual masih berlanjut dan area support tersebut gagal menahan penurunan, harga emas berpotensi bergerak menuju target berikutnya di level 3.874. Area tersebut menjadi support penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar sebagai sasaran pelemahan selanjutnya apabila sentimen negatif masih mendominasi.

Meski demikian, harga yang telah berada di sekitar support utama juga berpotensi memicu koreksi naik dalam jangka pendek. Reaksi beli biasanya mulai muncul ketika harga dianggap cukup rendah sehingga menarik minat sebagian investor untuk kembali masuk ke pasar. Selain itu, aksi ambil untung dari pelaku pasar yang sebelumnya membuka posisi jual juga dapat memicu kenaikan sementara.

Namun, koreksi tersebut diperkirakan hanya bersifat teknikal dan belum cukup kuat untuk mengubah tren utama yang masih menurun. Selama harga belum mampu menembus area resistance penting dan membentuk struktur kenaikan yang lebih solid, peluang penurunan masih dinilai lebih besar dibandingkan potensi penguatan.

Dari sisi teknikal, indikator Moving Average juga masih menunjukkan sinyal yang mendukung tren bearish. Posisi harga yang masih berada di bawah garis Moving Average mengindikasikan bahwa momentum penurunan belum berakhir. Struktur grafik pun masih memperlihatkan dominasi seller sehingga peluang terjadinya pelemahan lanjutan tetap terbuka.

Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak menuju area oversold atau jenuh jual. Kondisi tersebut memang sering dikaitkan dengan peluang terjadinya rebound, namun hingga saat ini belum terlihat adanya sinyal pembalikan arah yang valid. Dengan kata lain, meskipun pasar mulai memasuki area jenuh jual, tekanan bearish masih menjadi faktor yang lebih dominan dalam menentukan arah pergerakan harga emas.

Selain analisis teknikal, faktor fundamental juga masih memberikan tekanan terhadap harga emas. Salah satu penyebab utamanya adalah penguatan dolar Amerika Serikat yang membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global. Akibatnya, permintaan terhadap emas cenderung menurun karena sebagian pelaku pasar memilih instrumen investasi berbasis dolar yang dinilai lebih menarik.

Tekanan juga datang dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Ketika yield obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang memberikan pendapatan tetap. Sebaliknya, emas sebagai aset yang tidak menghasilkan bunga menjadi kurang diminati sehingga pergerakan harganya ikut tertekan.

Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve juga masih menjadi perhatian utama. Selama data ekonomi Amerika Serikat, seperti inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis, tetap menunjukkan kondisi yang kuat, peluang bank sentral AS mempertahankan suku bunga tinggi masih cukup besar. Kebijakan tersebut berpotensi menjaga penguatan dolar AS sekaligus membatasi ruang kenaikan harga emas.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan kondisi global. Ketidakpastian geopolitik maupun perlambatan ekonomi dunia sewaktu-waktu dapat meningkatkan kembali permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Selain itu, aksi short covering dan profit taking juga berpotensi memicu kenaikan harga dalam jangka pendek setelah penurunan yang cukup tajam beberapa waktu terakhir.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas hari ini masih didominasi sentimen negatif. Dari sisi teknikal, tren turun masih menjadi skenario utama dengan target pelemahan menuju area 3.874 apabila support 3.956 berhasil ditembus. Sementara itu, dari sisi fundamental, kombinasi penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi suku bunga tinggi masih menjadi faktor yang membatasi peluang kenaikan emas. Walaupun potensi rebound jangka pendek tetap ada karena harga telah berada di area support, arah pergerakan emas secara umum masih cenderung melemah hingga muncul katalis baru yang mampu mengubah sentimen pasar.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Progres Tol Patimban Capai 68 Persen, Subang Jadi Incaran Industri Ekspor

    Progres Tol Patimban Capai 68 Persen, Subang Jadi Incaran Industri Ekspor

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pemerintah terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hingga Juni 2026, progres fisik pada ruas sepanjang 22,94 kilometer yang mencakup Section Pasir Bungur sampai Patimban telah mencapai 68 persen.  Kemajuan proyek strategis nasional ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik utama […]

  • Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026, Pilihan Nomor Satu Asuransi Jiwa Syariah

    Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026, Pilihan Nomor Satu Asuransi Jiwa Syariah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Juni 2026 – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih pencapaian sebagai pemenang Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 untuk kategori Online–Offline Community Engagement. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kampanye pemasaran terintegrasi Bulan Ramadan 2026 berjudul “Festival 1.000 Berkah Ramadan 2026” yang menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara nyata […]

  • Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

    Build With AI 2026: Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    GDG Makassar membekali 105 peserta dengan pengalaman langsung mulai dari vibe design, vibe coding hingga inferensi model AI skala enterprise di Telkom AI Center Makassar. Makassar 22 Juni 2026 – Google Developer Group (GDG) Makassar bersama Telkom AI Center Makassar sukses menyelenggarakan rangkaian “Build with AI 2026 Hands-On Workshop” yang dihadiri oleh 105 peserta yang […]

  • Dari Kendaraan Impian hingga Pembiayaan, BRI Finance Hadirkan Penawaran Menarik di Sumatera Barat

    Dari Kendaraan Impian hingga Pembiayaan, BRI Finance Hadirkan Penawaran Menarik di Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Net
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Antusiasme masyarakat terhadap kepemilikan kendaraan terus mendorong hadirnya berbagai solusi pembiayaan yang semakin mudah dijangkau. Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), bagian dari BRI Group, menggelar BRI KKB Expo 2026 di sejumlah wilayah Sumatera Barat sebagai upaya menghadirkan layanan pembiayaan kendaraan yang lebih dekat dengan masyarakat. Memasuki hari terakhir penyelenggaraan, masyarakat masih […]

  • Kembali Normal, KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan LRT Jabodebek

    Kembali Normal, KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan LRT Jabodebek

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan LRT Jabodebek yang terjadi pada salah satu sarana, Rabu (22/7) pukul 07.43 WIB. Saat ini petugas tengah melakukan pengecekan sarana tersebut di Stasiun Cawang. Dengan alasan keselamatan, petugas mengarahkan pengguna untuk turun di Stasiun Cawang dan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian berikutnya. Manager of Public […]

  • Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

    Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat karena didukung oleh kombinasi sinyal teknikal dan sentimen fundamental yang cenderung positif. Menurut Dupoin Futures, selama tekanan beli tetap bertahan dan belum muncul […]

expand_less