Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

Bank Neo Commerce Gandeng HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung Adakan Literasi Keuangan, Ajak Mahasiswa Waspada Terhadap Penipuan Digital

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, 26 Juni 2026 – PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “Bank”, “BNC”, “Perseroan”), sebagai salah satu pelaku jasa keuangan di Indonesia, menggelar kegiatan literasi keuangan pada Jumat (26/6) dengan menggandeng Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (HIMMAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Pada kegiatan literasi keuangan yang menyasar mahasiswa dan dilakukan secara daring tersebut, BNC membahas tantangan mengelola keuangan dan juga waspada terhadap tindak kejahatan di era digital.  

Bertajuk “Tantangan Mengelola Keuangan di Era Digital dan Mawas Terhadap Penipuan Digital”, hadir sebagai pembicara yaitu Vicky Valentino Frickel, selaku Fraud Operations Head PT Bank Neo Commerce Tbk yang membahas betapa pentingnya kita sebagai generasi muda yang hidup di era digital seperti ini untuk lebih memahami seluk beluk terkait keuangan, mulai dari mengelola keuangan, berbagai tantangannya hingga bagaimana cara terhindar dari beragam tindak kejahatan digital.  

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Enjang Muhaemin, M.Ag.  dalam sambutannya mengatakan, “Mewakili para mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung terutama yang hadir di webinar ini, saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Bank Neo Commerce yang sebesar-besarnya karena telah memberikan edukasi penting terkait keuangan di era digital ini. Kami merasa beruntung setiap ada praktisi di berbagai industri yang berkenan memberikan pengetahuan dan wawasannya kepada para mahasiswa kami, hal ini penting karena sangat bermanfaat untuk melengkapi pembelajaran. Baik teori yang diberikan di dalam kelas, dan pengalaman yang dibagikan oleh praktisi langsung seperti ini, merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari oleh mahasiswa karena komprehensif dan saling melengkapi. Semoga kegiatan literasi keuangan ini dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi di masa depan antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Bank Neo Commerce.” 

Juga memberikan sambutan dalam acara webinar tersebut, Public Relations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Puji Agung Budiman mengatakan, “Sebagai salah satu bank dengan layanan digital di Indonesia, yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, kami perlu turut serta untuk memberikan literasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Di era digital ini, sangat mudah bagi kita untuk melakukan segala transaksi keuangan hanya melalui aplikasi di smartphone. Di sisi lain tindak kejahatan di era digital juga menjadi mudah dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tugas kita lah untuk paham bagaimana cara mengenali dan menghindari tindak kejahatan digital tersebut. Bank Neo Commerce secara konsisten memberikan literasi keuangan bagi masyarakat, dengan membahas segala macam aspek, termasuk waspada terhadap penipuan digital.” 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penanganan penipuan oleh Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 s.d. 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran. Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp386,5 miliar.  

Dalam sesi paparan pada kegiatan literasi keuangan, Fraud Operations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Vicky Valentino Frickel mengatakan, “Di era digital yang semakin canggih ini, banyak celah yang digunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan digital. Beberapa diantaranya dan banyak kasus terjadi mereka menggunakan modus penipuan dengan menggunakan suara Artificial Intelligence (AI), video call dengan menggunakan pengubah wajah, deepfake dan voice cloning, serta beragam modus lainnya seperti phising yang sangat umum dilakukan. Sebagai pengguna teknologi, utamanya aplikasi-aplikasi terkait keuangan, kita harus paham beragam modus yang digunakan oleh scammers yang mencoba menipu kita. Penting untuk memahami modus, ciri-ciri, kejahatan siber sehingga kita bisa dengan mudah untuk mengenali dan menghindarinya, agar terhindar dari kerugian.” 

BNC menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bersama HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini juga dalam rangka mendukung program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026, serta dalam rangka menyemarakkan Bulan Literasi Keuangan yang dicanangkan oleh OJK. “Ke depan, Bank Neo Commerce akan selalu berkomitmen untuk terus memberikan edukasi terkait keuangan kepada khalayak luas, dan menggandeng berbagai pihak untuk berkolaborasi sehingga jangkauannya akan lebih luas lagi. Kami berterima kasih kepada HIMMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang mau bekerja sama untuk turut meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, dan dalam konteks ini terhadap mahasiswa,” tutup Vicky.  

Bank Neo Commerce juga menyediakan berbagai kanal informasi dan panduan terkait serba serbi keuangan, baik terkait menabung, investasi hingga menyangkut keamanan digital yang dapat diakses melalui situs resmi, akun media sosial resmi bank, dan neobank, aplikasi milik BNC. Hal ini sejalan dengan kampanye yang tengah digalakkan oleh OJK yaitu GENCARKAN 2026. Nasabah diharapkan dapat memanfaatkan berbagai informasi yang terdapat di berbagai kanal yang disediakan Bank Neo Commerce tersebut guna meningkatkan pemahaman tentang berbagai aspek terkait keuangan, diantaranya terkait pengelolaan keuangan dan meingkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan keuangan di era digital.  

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Juli 2026 — Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang menghabiskan sebagian besar harinya untuk beraktifitas seperti membalas email, menghadiri rapat, mengecek notifikasi, scrolling media sosial atau pekerjaan lainnya. Ironisnya, mengirim satu pesan singkat kepada orang tua, pasangan, sahabat, atau keluarga justru sering menjadi hal yang terus ditunda. Melihat fenomena ini, AIA […]

  • Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH

    Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Lions Blood Heroes Central Park 2 meluncurkan MyLBH, sistem pendaftaran donor darah online berbasis slot waktu untuk menghadirkan pengalaman donor yang lebih nyaman, cepat, dan efisien. Pada pelaksanaan 24–25 Juli 2026, kegiatan ini berhasil menghimpun 958 kantong darah dan menjadi langkah awal Distrik 307 A1 dalam mencapai target 10.000 kantong darah selama periode pelayanan 2026–2027 […]

  • KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Lebih dari 30%, Perkuat Rantai Pasok Cold Chain Nasiona

    KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Reefer Lebih dari 30%, Perkuat Rantai Pasok Cold Chain Nasiona

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat perannya dalam mendukung rantai pasok berpendingin (cold chain) nasional melalui layanan angkutan reefer berbasis kereta api. Hingga Mei 2026, KAI Logistik berhasil mengangkut sekitar 9.352 teus komoditas berpendingin, meningkat 39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap sistem logistik yang mampu […]

  • WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

    WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk terus menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan produk Spun Pile. Sepanjang Semester I 2026, WSBP berhasil memproduksi dan mengirimkan sebanyak 21.052 batang Spun Pile untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek strategis di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan kapabilitas WSBP sebagai produsen beton precast dalam menyediakan […]

  • FUSION HOTEL GROUP UMUMKAN INTEGRASI BRAND AYOLA DAN ODUA DARI TOPOTELS HOTELS & RESORTS

    FUSION HOTEL GROUP UMUMKAN INTEGRASI BRAND AYOLA DAN ODUA DARI TOPOTELS HOTELS & RESORTS

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dengan bergabungnya Ayola dan Odua ke dalam keluarga Fusion, portofolio hotel midscale Fusion semakin kuat sekaligus memperluas jaringan dan kehadiran perusahaan di Indonesia. Ho Chi Minh City, Vietnam, Agustus 2026 — Fusion Hotel Group secara resmi mengumumkan integrasi Ayola dan Odua, dua brand hotel midscale Indonesia yang sebelumnya berada di bawah naungan Topotels Hotels & […]

  • Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

    Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Yogyakarta — Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, tetapi juga berakar pada ikatan peradaban yang telah terjalin selama lebih dari 1.000 tahun. Pesan tersebut mengemuka saat kedua pemimpin mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026), sekaligus […]

expand_less