Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 8 September 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyiapkan rencana penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar pada kuartal IV 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur pendanaan sekaligus mendukung kebutuhan ekspansi bisnis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan rencana penerbitan tersebut masih dalam tahap persiapan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar dan kebutuhan pendanaan perusahaan.

“BRI Finance terus melihat pasar obligasi sebagai salah satu alternatif pendanaan strategis. Untuk rencana penerbitan pada kuartal IV 2026, kami akan menyesuaikan waktu pelaksanaan dengan kebutuhan funding perusahaan serta kondisi pasar agar dapat dilakukan secara optimal dan prudent,” ujar Dhani.

Rencana tersebut melanjutkan pengalaman BRI Finance dalam memanfaatkan pasar modal sebagai salah satu sumber pendanaan. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan tiga kali penerbitan surat utang, yakni Obligasi I BRI Finance Tahun 2022, Obligasi II BRI Finance Tahun 2023, dan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025.

Menurut Dhani, keputusan untuk menerbitkan obligasi tidak hanya mempertimbangkan pergerakan suku bunga acuan, tetapi juga memperhatikan sejumlah indikator pasar, termasuk perkembangan yield, minat investor, kebutuhan likuiditas, serta kesesuaian antara tenor pendanaan dan profil aset perusahaan.

“Dalam menentukan penerbitan obligasi, kami mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh, termasuk yield dan appetite investor, serta kebutuhan likuiditas dan profil aset. Dengan pendekatan tersebut, kami dapat memastikan pendanaan tetap selaras dengan kebutuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.

Di tengah BI Rate yang saat ini berada pada level 5,75%, BRI Finance menilai kondisi biaya pendanaan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan momentum penerbitan. Karena itu, perusahaan akan terus memonitor perkembangan suku bunga dan pricing di pasar sebelum mengeksekusi rencana tersebut.

“Diversifikasi sumber pendanaan tetap menjadi fokus perusahaan. Kami akan memastikan kecukupan likuiditas sekaligus menjaga efisiensi cost of fund. Apabila kondisi pasar dan pricing mendukung, kami akan memanfaatkan peluang penerbitan obligasi pada waktu yang tepat,” kata Dhani.

Strategi tersebut dijalankan di tengah pasar surat utang multifinance yang masih menghadapi dinamika. Berdasarkan data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), penerbitan surat utang multifinance hingga Juli 2026 mencapai Rp14,57 triliun, atau turun 41,8% secara tahunan dari Rp25,03 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan total penerbitan surat utang korporasi yang terkoreksi 16,2% secara tahunan menjadi Rp112,31 triliun. Dengan demikian, kontribusi multifinance terhadap total penerbitan surat utang korporasi turun menjadi sekitar 13% pada Juli 2026 dari 18,7% pada Juli 2025.

Di tengah dinamika tersebut, BRI Finance tetap membuka peluang pendanaan melalui pasar obligasi dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis dan kondisi pasar secara disiplin. Perusahaan akan mengedepankan keseimbangan antara dukungan terhadap pertumbuhan pembiayaan, kecukupan likuiditas, serta efisiensi biaya pendanaan dalam setiap keputusan pendanaan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    Autonomous Underwater Vehicles vs ROV: Panduan untuk Industri

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 16
    • 0Komentar

    AUV unggul untuk survei luas, ROV untuk inspeksi rinci. Pemilihan yang tepat menekan biaya dan mempercepat pengambilan keputusan. Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan Autonomous Underwater Vehicles (AUV) dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk kebutuhan inspeksi bawah air industri. Keduanya adalah robot bawah air, tetapi dirancang untuk pekerjaan berbeda. AUV bekerja tanpa kabel […]

  • Usaha Ikutan Bazar, Seberapa Efektif untuk Menambah Penjualan?

    Usaha Ikutan Bazar, Seberapa Efektif untuk Menambah Penjualan?

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Bazar sering menjadi pilihan menarik bagi pemilik usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus bertemu langsung dengan calon pelanggan. Suasananya biasanya lebih ramai, banyak pengunjung datang untuk mencoba makanan, melihat produk lokal, atau sekadar mencari sesuatu yang baru. Namun, ikut bazar tentu membutuhkan biaya dan persiapan. Mulai dari biaya sewa booth, stok produk, perlengkapan, hingga tenaga yang […]

  • Bukan Sekadar Drone, Kini Robot Quadruped dan Humanoid Ikut Bekerja di Lapangan

    Bukan Sekadar Drone, Kini Robot Quadruped dan Humanoid Ikut Bekerja di Lapangan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Produsen robot enterprise terbesar di dunia dengan lebih dari 50.000 unit quadruped dan 5.500 unit humanoid terjual secara global menghadirkan lini lengkap robot berkaki empat dan humanoid di Indonesia untuk sektor industri, keselamatan publik, edukasi, dan riset AI. Robot industri sekarang tidak lagi identik dengan lengan mekanik di dalam pabrik. Di berbagai lokasi kerja, robot […]

  • JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak

    JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    JETE RUN Festival 2026 mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak. Berlangsung di Balai Kota Surabaya dan diikuti lebih dari 5.000 peserta, event ini menghadirkan 21 aktivitas yang mencakup olahraga, wellness, lifestyle, kreativitas, hiburan, dan komunitas. JETE juga memperoleh dua rekor MURI lainnya untuk jaringan gerai serta […]

  • RANGKAIAN SELEBRASI: INDAHNYA KOLEKSI KOLABORATIF PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL DI CENTRAL GRAND INDONESIA

    RANGKAIAN SELEBRASI: INDAHNYA KOLEKSI KOLABORATIF PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL DI CENTRAL GRAND INDONESIA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, 8 Juli 2026 – Aliansi kolaboratif PURANA dan PURAGRAPH bersama desainer Anton Afganial secara resmi membuka pameran pamungkasnya: Liveable Art Soirée spektakuler selama dua hari di Central Department Store, Grand Indonesia East Mall (Lantai Dasar) dari tanggal 8 hingga 9 Juli 2026. Central Grand Indonesia menjadi tuan rumah bagi instalasi seni yang dapat ditinggali […]

  • Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kulit bayi yang kering dan kasar sering memunculkan pertanyaan yang mirip dari banyak orang tua. Berikut lima yang paling sering, beserta penjelasan singkatnya. 1. Kenapa kulit bayi cepat kering lagi padahal sudah dioleskan pelembap? Karena skin barrier (lapisan pelindung terluar) pada bayi masih berkembang. Bila barrier lemah, kelembapan di permukaan mudah menguap kembali, sehingga kulit […]

expand_less