Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Thalassemia meski bersifat genetik, ternyata dapat dicegah melalui skrining sejak dini. Untuk itu, edukasi tentang thalassemia perlu terus digaungkan.

PURWOKERTO — Thalassemia meski bersifat genetik, tetapi dapat dicegah melalui skrining sejak dini. 

Edukasi tentang thalassemia perlu terus digaungkan. Sebab, berdasar penelitian, mayoritas masyarakat belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang kelainan darah bawaan yang diturunkan secara genetik tersebut.

Hal itu tersebut terungkap dalam Seminar dan Kuliah Umum Interprofessional Education (IPE) bertajuk Thalassemia & Skrining Thalassemia dan Kesehatan Pra Nikah di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi PT Prodia Widyahusada Tbk bersama UMP itu diikuti 1.000 mahasiswa dari berbagai jurusan. 

Selain seminar edukasi thalassemia, pada kesempatan tersebut Prodia melaksanakan pemeriksaan darah atau skrining thalassemia gratis terhadap ratusan mahasiswa UMP. Laboratorium diagnostik terbesar di Tanah Air itu menargetkan menskrining 1.000 mahasiswa dalam beberapa hari ke depan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr. Dani Esti Novia, yang mewakili Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., Hadir pula Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep. dan Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, S.H., M.H. 

Selain itu hadir Ketua III Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) Kabupaten Banyumas, Wahyono, S.IP.; Ketua Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Banyumas, Siti Aminah, S.Pd., M.Pd., Ketua Perhimpunan Penyandang Thalasemia Indonesia (PPTI) Cabang Banyumas, Dinar Faiza, S.S., M.A.

Narasumber seminar yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran UMP, Dr. dr. Dewi Karita, M.Sc., menjelaskan thalassemia merupakan penyakit genetik akibat gangguan pembentukan rantai globin pada hemoglobin. Karena bersifat genetik, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui seseorang merupakan pembawa sifat thalassemia atau bukan.

“Ini bukan penyakit menular, ini penyakit genetik dan bisa dicegah. Saya pikir teman-teman punya kesadaran sehingga bisa melakukan deteksi thalassemia,” ujarnya.

Menurut Dewi, Banyumas termasuk wilayah dengan kasus thalassemia cukup tinggi. Data 2021 mencatat sekitar 450 pasien thalassemia dirawat. Sementara, sekitar 8% masyarakat merupakan pembawa sifat thalassemia.

Ia juga memaparkan penelitian terhadap 52 orang usia produktif dari kalangan nonkesehatan. Hasilnya, 61,5% memiliki pengetahuan kurang mengenai thalassemia, 28,8% cukup mengetahui, dan hanya 9,6% memiliki pengetahuan baik.

“Artinya, kita bisa mendapatkan gambaran bahwa masyarakat memang belum cukup mengetahui tentang thalassemia,” kata dia.

Generasi Muda

Narasumber seminar lainnya, Klinisi Patologi Klinik/Dokter Spesialis Imunologi Prof. Tonang Dwi Ardyanto, dr., SpPK, Subsp. IK(K), PhD, FISQua, CHAE., mengingatkan pembawa sifat thalassemia umumnya terlihat sehat sehingga kerap tidak menyadari kondisinya.

“Orangnya tidak kelihatan sakit, tidak berada di rumah sakit, tetapi sebetulnya dia membawa sifat thalassemia,” ujarnya.

Ia merujuk angka pembawa sifat di Banyumas yang dalam pemaparan sebelumnya disebut sekitar 8%. Dengan angka tersebut, menurutnya, di antara kelompok mahasiswa dalam jumlah besar sangat mungkin terdapat orang yang sebenarnya membawa sifat thalassemia tetapi tidak menyadarinya.

Kondisi tersebut membuat pemeriksaan menjadi penting. Menurut Tonang, seseorang tidak semestinya menunggu sampai menjelang pernikahan untuk mulai mencari tahu status pembawa sifat thalassemia.

“Maka itulah sebaiknya kita lakukan. Kalau mau menikah, atau sekarang sudah bersiap, untuk persiapan mari kita cek. Maksudnya, mengecek pembawa sifat thalassemianya,” ulas Tonang.

Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, mengatakan peningkatan kesadaran kesehatan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Keterlibatan mahasiswa dinilai penting karena kesadaran menjaga kesehatan perlu mulai dibangun sejak usia muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat bersama-sama mendorong generasi muda untuk semakin mengenal, memahami, dan menjaga kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya.

Menurut Marina, kesadaran menjaga kesehatan semestinya dibangun sebelum muncul keluhan. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa juga diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Prodia ingin membantu generasi muda membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai sejak dini. Pengetahuan ini juga diharapkan tidak berhenti pada individu masing-masing, tetapi dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar,” lanjut Marina.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, mengatakan skrining tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengetahui kondisi dan risiko kesehatannya lebih awal. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian kampus terhadap kesehatan mahasiswa.

“Bukan hanya menyiapkan calon profesional, tetapi UMP juga menyiapkan kehidupan kalian yang lebih sehat dan melahirkan generasi yang juga sehat,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Esti Novia, berharap 1.000 mahasiswa peserta tidak hanya memperoleh manfaat dari skrining, tetapi juga menjadi penyebar informasi mengenai pentingnya memahami thalassemia. “Saya ingin melihat seribu mahasiswa ini sebagai seribu orang yang membawa pulang pengetahuan dan kesadaran tentang thalassemia,” ujarnya.

Program edukasi dan skrining thalassemia Prodia telah berjalan sejak 2010. Tahun ini, Prodia menggandeng UMP dengan melibatkan 1.000 mahasiswa sebagai bagian dari program CSR yang berfokus pada edukasi, pencegahan, dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lengkapi Koleksi Commander dan Skin dengan Top Up Magic Chess

    Lengkapi Koleksi Commander dan Skin dengan Top Up Magic Chess

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Lengkapi Koleksi Commander dan Skin dengan Top Up Magic Chess  Bagi pemain Magic Chess, memiliki commander favorit dan skin keren bisa membuat pengalaman bermain terasa lebih seru. Selain mempercantik tampilan akun, berbagai item premium juga membantu progres permainan menjadi lebih maksimal. Top up menjadi solusi praktis untuk mendapatkan diamonds dengan cepat tanpa harus menunggu resource […]

  • Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

    Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Info Daop 2 Bd Kamis, 30 Juli 2026 Semester I 2026, Sebanyak 37.367 Wisatawan Mancanegara Pilih Kereta Api di Wilayah KAI Daop 2 Bandung Bandung, 30 Juli 2026 – Kereta api semakin menjadi moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara (WNA) dalam menjelajahi berbagai destinasi di Jawa Barat. Sepanjang Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni), PT Kereta Api […]

  • Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

    Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Ia menghabiskan sepuluh tahun membantu media besar merebut perhatian orang Indonesia. Lalu ia keluar, dan membangun sesuatu yang menjual keahlian itu kepada brand. Ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika sebuah brand tiba-tiba ramai dibicarakan di media sosial Indonesia: siapa yang mengatur ini? Jawabannya jarang sekali punya wajah. Industri yang menggerakkan percakapan publik di […]

  • MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 15, 2026

    MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 15, 2026

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tanggal August 16, 2026 Acara: PURANA 17: “Renjana Perca” Lokasi: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall level 1 Talkshow 1: From Bottle to Beauty (11:00 AM – 1:00 PM) Pembicara: Nonita Respati (Founder & CCO, PURANA) dan Perwakilan dari ParagonCorp. Diskusi Utama: Menyoroti perjalanan 17 tahun PURANA dalam mengubah limbah kain menjadi Livable Art (karya […]

  • Public

    Tanda Tangan Dokumen dari HP, Begini Cara Kerja Aplikasi ezSign Perorangan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    ezSign Perorangan memungkinkan pengguna menandatangani dokumen langsung dari HP tanpa perlu mencetaknya terlebih dahulu. Proses digital membantu menjaga informasi terkait penandatanganan agar dokumen lebih mudah ditelusuri saat dibutuhkan. Surat perjanjian masuk lewat email saat Anda sedang di perjalanan. Laptop tertinggal di rumah, sementara pengirimnya menunggu jawaban hari itu juga. Tanda tangan dokumen dari HP akhirnya […]

  • Public

    BINUS @Malang Gelar Local Culture and Interfaith Expo, Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya Peranakan Tionghoa

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Malang, 28 September 2026 – Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya yang tumbuh dari berbagai latar belakang sejarah, etnis, agama, dan tradisi yang hidup berdampingan di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari identitas bangsa, tetapi juga terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dan interaksi antarmasyarakat. Salah satu bentuk keberagaman yang memiliki perjalanan […]

expand_less